
Beberapa bulan kemudian, maira akan melaksanakan ujian secara online, tahun ini adalah tahun spesial buat angkatan nya maira karna sudah tidak ada lagi tryout, ujian dilaksanakan pada hari senin tanggal 20 maret.
Pagi hari di hari minggu
Di rumahnya maira
"ra, kamu belajar aja di rumah, biar ibuk aja yang jualan di pasar" ucap ibu nya maira
"iya buk" jawab maira
Maira masih membantu ibu nya,setelah ibunya maira berangkat ke pasar, ia masuk ke dalam kamar untuk belajar.
Tiba-tiba mas wildan menelfon maira.
"udah bangun ra" kata mas wildan
"udah mas" jawab maira
"lagi ngapain ra" kata mas wildan
" lagi belajar nih mas, oh iya maira mau ngomong sama mas wildan" jawab maira
"mau ngomong apa?"
"maira mau langsung ke surakarta mas"
"owalah oke boleh, karna besok kamu udah mau ujian, kemarin hari terakhir kamu bantuin saya ya"
"beneran mas? Gapapa?"
"iya gapapa, nanti saya cari orang lagi"
"makasih ya mas"
"iya sama-sama, saya boleh ketemu sama kamu gak?"
"boleh, kapan dan dimana?"
"setelah kamu ujian, biar saya jemput kamu"
"boleh mas"
"ada yang harus saya sampein ke kamu"
__ADS_1
"apa mas? Ngomong aja di telfon"
"gak bisa, aku mau secara langsung"
"ya udah kalau gitu"
"saya mau ke pasar dulu ya ra"
"iya mas, hati-hati ya"
"oke siap, selamat belajar dan semoga lancar ujian nya"
"iya mas makasih"
Maira menutup telfon nya dan melanjutkan belajar.
Ke-esokan harinya
"buk, maira berangkat dulu ya" kata maira keluar kamar sambil jalan keluar rumah
"gak sarapan dulu ra" kata ibuk
"enggak buk, udaj di tungguin ken" jawab maira
"iya buk, assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
Saat maira dijalan ia di telfon sama ken, tapi maira membiarkan hp nya berdering, setelah sampai di parkiran motor, maira langsung bergegas menemui ken yang sudah menunggunya di belakang pos satpam.
"ra..." teriak ken memanggil maira
"hey" jawab maira menghampiri ken
"lama banget sih, di telfon juga gak di jawab" kata ken
"tadi gue dijalan, ya kali gue jawab telfon dari loe" jawab maira
"ya udah ayo cari kelas" kata ken
"ayo" jawab maira
Maira sama ken langsung berjalan mencari kelas mereka, setiap ada ujian atau tes apa pun itu, pasti kelasnya akan diacak sesuai nomer absen muridnya.
__ADS_1
"ken, gue ada disini nih" kata maira berhenti di depan kelas
"ruang 16?" jawab ken
"iya" kata maira
"gue ada di ruang 15, ah gilak sih kita beda kelas" jawab ken kesal
"semangat-semangat" kata maira
"ini gak boleh masuk dulu kan ya" jawab ken
"gak boleh" kata maira
Maira duduk di kursi yang ada di depan kelas, dan ken juga duduk di sebelahnya maira.
"loe gimana ra?" kata ken
"gak gimana-gimana, mencoba untuk tenang" jawab maira
"bukan itu, maksud gue tuh loe sama mas wildan" kata ken
"oh itu, baik-baik aja sih ken" jawab maira
"terus loe jadi ikut krisna?" kata ken
"jadi kok, satu minggu setelah wisuda, gue sama krisna langsung berangkat ke surakarta" jawab maira
"jadi loe gak ikut sbmptn ya?" kata ken
"enggak, gue kuliah nya tahun depan, jalur mandiri sama krisna" jawab maira
"kalau kuliahnya tahun depan, kenapa ke surakartanya tahun ini?" kata ken
"biar bisa adaptasi sama lingkungan di sana" jawab maira
"gue sama krisna udah masuk lewat jalur mandiri ken, maaf kalau gue udah bohong sama loe" gerutu maira dalam hati
"owalah, gue jadi nya ke semarang ra" kata ken
"semangat ya" jawab maira
"siap" kata ken
__ADS_1
Bel berbunyi dan semua murid yabg ada di depa kelas sudah pada berdiri menunggu pengawas ujian untuk membuka kan pintu kelas, setelah pintu di buka dan pengawas masuk, murid-murid yang ada di depan kelas langsung aja masuk ke dalam untuk melaksanakan ujian.