Diary Anak Pertama

Diary Anak Pertama
bab 67


__ADS_3

"lagi ngapain mas?" kata maira bertanya dengan nada pelan


"lagi nemenin kamu" ujar mas wildan


"dih apaan sih," kata maira masih dalam nada pelan


Maira mengalihkan pandangan nya, ia fokus sama laptop nya.


"serius amat dek" kata mas wildan tiba-tiba


"iya, lagi serius nih mas" jawab maira sedikit tertawa


"nulis novel apa sih ra?" tanya mas wildan


"novel yang di aplikasi mas, judulnya bagus loh" jawab maira


"apa?" tanya mas wildan


"friendzone berakhir jadi lovezone" jawab maira


"siapa yang friendzone? kamu? sama siapa?" kata mas wildan


"iya aku mas, friendzone sama temen lah" ujar maira


"nanti bakal happy ending gitu? kamu bakal keluar dari frindzone?" kata mas wildan


"iya mas, tapi sebenarnya ini bukan kisah ku kok, kisah nya temen aku" ujar maira


"kok kamu mau nulis novel yang isinya itu kisah dari teman mu itu" kata mas wildan


"menurutku, kisahnya tuh bagus mas" ujar maira

__ADS_1


"oh gitu, ya udah lanjutkan dek" kata mas wildan


"siap mas" ujar maira


Maira fokus sama laptopnya, dan di sisi lain mas wildan sholat isya'.


"belum sholat toh" gerutu maira melihat mas wildan sedang sholat isya'


Lalu maira lanjut nulis lagi di laptopnya. Beberapa menit kemudian, maira sudah selesai nulis dan mas wildan juga sudah selesai sholat.


"aku udah selesai nulis nih mas" kata maira dengan nada pelan


"ya udah, sekarang tidur aja ya" jawab mas wildan


"iya mas" kata maira


Mas wildan menutup telfon nya, dan maira siap-siap untuk tidur.


Pagi hari yang cerah, maira bangun pagi-pagi karna harus pergi ke rumah ibu nya.


Di rumah ibu nya maira.


"assalamualaikum" kata maira masuk sambil mengucap salam


"waalaikumsalam, kok tumben kesini nya pagi banget" jawab ibu nya maira


"iya buk, mau ngerjain sesuatu" kata maira


"ya udah kalau gitu" ujar ibuk


Maira masuk ke dalam kamar nya, maira membawa laptop nya, dan di kamar dia main laptop karna dia mau nulis novel lago, tiba-tiba ibu nya maira muncul.

__ADS_1


"ra, tolong bentar" kata ibuk membuka gorden kamarnya maira


"iya buk bentar" ujar maira


"itu laptopnya siapa ra?" kata ibuk


"ini laptopnya maira buk, kemarin di kasih sama ken" ujar maira


"ken kok sampe beliin kamu laptop sih ra" kata ibuk


"maira juga gak tau buk" ujar maira


"ya udah kalau gitu, di jaga betul-betul laptop nya" kata ibuk


"iya buk siap" ujar maira


"tadi ibuk nyuruh maira buat ngapain?" imbuhnya


"menggoreng ikan sama gorengan" kata ibuk


"iya buk bentar" ujar maira


Ibunya maira kembali ke dapur, maira pun berdiri dan langsung berjalan ke dapur untuk membantu ibu nya.


"kamu yang goreng ya, ibuk mau buat jamu" kata ibuk


"iya buk" ujar maira


Maira menggoreng bakwan sama tahu bakso, dan ibu nya membuat jamu. Maira sudah sering menggoreng seperti ini, dan kali ini tugas nya maira bertambah karna dia harus mengantar neneknya ke pasar, mengantar neneknya sambil membawa dagangan nenek nya maira, itu semua di angkut maira dalam satu motor.


Maira menggoreng sambil mendengarkan musik kesukaan dia. Tapi tiba-tiba saja mas wildan menelfon, maira kaget dan dia sponton tidak menjawab telfon dari mas wildan.

__ADS_1


__ADS_2