
"aku langsung pulang ya ra, ini buat ibu kamu" kata mas wildan saat maira sudah turun dari motor
"iya mas, makasih ya" ujar maira
"iya dek, pamit ya" kata mas wildan
"iya mas, hati-hati ya, kalau udah sampai rumah nanti kabarin ya" ujar maira
"iya siap" kata mas wildan
Mas wildan langsung melajukan motornya, maira pun masuk ke dalam rumah nya, ia langsung di sambut sama ibu nya.
"itu siapa ra?" kata ibuk
"itu yang jual nasi goreng buk" ujar maira
"oalah gitu, kamu bawa apa?" kata ibuk
"ini tadi di beliin kue bandung buat ibuk, tadi juga di kasih bouket sama mas wildan buk" ujar maira
"wah baik juga ya orang itu, kamu udah makan apa belum?" kata ibuk
"udah buk, mas wildan emang orang baik kok buk" ujar maira
"ya udah ra, kamu tidur di sini apa pulang?" kata ibuk
"pulang aja deh buk" ujar maira
"ya udah kalau gitu" kata ibuk
Maira berjalan masuk ke kamar nya, dia menaruh bouket yang di kasih mas wildan, kemudian maira melepas tas nya. Kemudian maira kekuar kamar karna dia mau pulang ke rumah nenek nya.
Setelah maira sampai di rumah nenek nya, maira langsung masuk.
"assalamualaikum" kata maira masuk ke dalam rumah
"waalaikumsalam, kok baru pulang to ra" ujar kakeknya maira
"iya kek maaf, maira langsung ke kamar ya" kata maira
"ya" ujar kakeknya maira
Kemudian, maira masuk ke dalan kamar nya. Maira duduk di kasurnya sambil cek hp
"aku udah sampai di rumah ya dek" isi chat dari mas wildan
"iya mas" jawab maira
Tiba-tiba krisna menelfon maira.
"gimana ra?" kata krisna langsung bertanya
__ADS_1
"gimana apa nya?" jawab maira
"itu tadi, kan habis jalan sama wildan"
"oh itu, ya gak gimana-gimana sih"
"lah kok gitu ra, cerita dong"
"tadi mas wildan ngasih gue bouket uang loh, sama kue ultah"
"terus di kasih apa lagi?"
"tas, sama kalung yang ada cincin nya"
"wah-wah, udah jadian nih?"
"dih apaan sih, gak jadian kok na"
"terus apa? kakak adek?"
"menjalin sebuah komitmen tanpa kata pacaran"
"ribet amat mba, yang simpel kan ada"
"gak mau, gue sama mas wildan udah setuju kok, lebih enak yang ribet loh"
"dih apaan, besok pergi yok ra"
"lah kenapa? gapapa kali"
"ya jangan gitu dong, kan virus corona lagi meningkat"
"iya sih"
"eh iya na, gue boleh minta tolong gak?"
"apa? bilang aja kali ra"
"baju gue kan nambah banyak, itu lebih baik gue taruh di gantungan kayak orang jualan baju, apa gue beli lemari aja ya na"
"menurut gue lebih bagus di gantung aja ra, beli gantungan yang di bawah nya bisa buat naruh sepatu, habis itu jangan lupa beli kayak......."
"lebih simpel kan ya, tapi gue gak tau beli nya di mana, mana uang gue belum tebel"
"beli online lebih murah, gue kemarin juga habis beli, loe sih gak bilang dari kemarin"
"dih, gue juga gak tau kali kalau bakal dapet baju sebanyak ini dari ibuk sama loe"
"gue kemarin habis beli gantungan nya, tapi belum sampai, loe beli punya gue aja, harga miring lah buat loe"
"gak aht, itu kan punya loe
__ADS_1
"ya gapapa kali, kan loe bayar nya ke gue"
"udah gak usah, kasih tau aja nama olshop nya apa"
"besok gue kasih tau, ini udah malem"
"iya deh, gue mau tidur dulu"
"iya, good night"
Krisna langsung menutup telfon nya, maira langsung menaruh hp nya di kasur. Dia langsung berjalan menuju kamar mandi untuk mengmbil wudhu, setelah itu maira melaksanakan sholat isya'.
Tiba-tiba hp nya maira berdering di samling nya maira yang sedang sholat, telfon berhenti berdering beberapa menit kemudian. Setelah maira selesai sholat, ia langsung mengecek siapa yang tadi menelfon.
"mas wildan ngapain nelfon" gerutu maira
"ya udah deh, gue telfon balik aja" imbuhnya
Maira langsung menelfon mas wildan.
"assalamualaikum mas, ada apa? tadi maira masih sholat" kata maira
"waalaikumsalam, aku cuma mau ngabarin kalau aku udah di rumah dari tadi" jawab mas wildan
"oalah iya mas" kata maira
"udah mu tidur ra?" ujar mas wildan
"belum mas, habis ini mau nulis novel dulu" kata maira
"mau di temenin gak?" ujar mas wildan
"gak usah mas, nanti malahan aku ganggu mas wildan yang mau tidur" kata maira
"ya enggak lah, video call ya" ujar mas wildan
"boleh kalau gak ganggu" kata maira
"kamu nulis nya di mana?" ujar mas wildan
"di laptop mas" kata maira
"oalah oke, saya alihkan ke video call dulu" ujar mas wildan
"iya mas"
Maira berdiri, lalu ia duduk di kasur sambil membawa laptop. Mas wildan telah mengalihkan panggilan nya, maira langsung menerima video call dari mas wildan. Tapi maira berdiri lago untuk mengambil airphone.
"bentar mas" kata maira
Mas wildan tak merespon. Setelah maira mengmbil airphone nya, ia kembali duduk.
__ADS_1