
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, maira pun bergegas membuka pintunya
"maaf mba, apa benar ini rumah nya mba maira?" kata kurir yang ada di depan nya maira
"iya pak, ada apa ya?" ujar maira
"ini ada paket buat mba maira" kata kurir
"tapi saya gak pesen paket apapun pak" ujar maira
"ini dari temen nya mba maira" kata kurir
"siapa pak?" ujar maira
"maaf mba, saya hanya mengantar paket saja, saya permisi ya mba" kata kurir
Kurir itu langsung pergi meninggalkan rumah nya maira.
Maira langsung masuk lagi ke kamar nya untuk membuka paket itu tadi.
Di kamar
"ini dari siapa sih? gak ada nama pengirim nya juga" gerutu kaira di dalam kamar
Maira mengambil gunting di meja, dan dia langsung menggunting dengan pelan pembungkus paket itu.
Maira terkejut karna isinya tuh baju set couple.
"ini pasti ada couple nya juga nih, siapa ya?" gerutu maira lagi
Tiba-tiba ken menelfon maira
"udah nerima paketnya?" kata ken
"ini paket dari loe?" ujar maira
"iya, suka gak? udah di coba belum?" kata ken
"belum sih, tapi kenapa loe ngasih gue ginian?" ujar maira
"karna loe bentar lagi mau ultah, ya gue mau jadi orang pertama yang ngasih loe kado, jangan lupa di pakai ya" kata ken
"makasih ya, loe baik banget sih sama gue" ujar maira
"gue mau kasih kabar bahagia sama loe, tapi nunggu besok minggu aja, " kata ken
"kabar apa?" ujar maira
"tunggu aja waktu loe ultah" kata ken
"ya udah deh, makasih ya" ujar maira
"iya ra, gue mau pergi dulu ya" kata ken
"loe mau pergi kemana?" ujar maira
"gue mau keluar sama temen gue, " kata ken
"ya udah kalau gitu." ujar maira
Maira pun langsung menutup telfon nya kemudia ia mencoba baju yang di kasih ken
"bagus juga nih baju, warna juga gue suka" ucao maira di depan kaca
Maira menelfon syifa sahabatnya.
__ADS_1
"hay ra, kenapa ra?" kata syifa
"loe tau gak syif? ken ngasih gue baju couple dong" ujar maira
"baju couple?" kata syifa
"iya beneran deh" ujar maira
"udah deh ra, loe mending sama ken aja" kata syifa
"dih apaan sih, hati gue masih sama ya" ujar maira
"ra plis, krisna itu udah punya pacar ra" kata syifa
"bukan krisna lagi syif, gue juga gak mau suka sama sahabat gue sendiri" ujar maira
"terus siapa ra?" kata syifa
"itu loh, mas nasgor" ujar maira
"heh ra, loe suka sama dia? plis woy umur kalian beda jauh, " kata syifa
"paling beda berapa tahun sih, tapi gue gak berharap lebih sama mas nasgor" ujar maira
"bener nih?" kata syifa
"iya bener, btw gue udah tau namanya loh" ujar maira
"namanya siapa?" kata syifa
"mas dzaky," ujar maira
"wih, sekarang udah tau namanya, bentar lagi pasti tau siapa pacar mas nya, " kata syifa tertawa
"dih, kok loe tau sih?" kata syifa
"sekarang gue kerja bantuin masnya, masnya buka cabang di depan taman krida, dan gue bantuin dia" ujar maira
"nanti malem gue mau mampir deh, " kata syifa
"wih, mampir aja kuy" ujar maira
"siap nanti malem, udah dulu ya ra, gue masih bantuin ibu gue" kata syifa
"iya syif." ujar maira
Maira langsung menutup telfon nya.
Maira melihat jam, ternyata sudah pukul 08.55 wib, dan maira bergegas masuk meet lagi untuk melanjutkan pjj.
Pukul 09.30, maira selesau pjj dan maira langsung keluar kamar karna dia merasa jenuh dari tadi di dalam kamar. Tiba-tiba krisna datang ke rumahnya maira.
"mau ngapain?" kata maira
"ya mau main lah, boleh gak?" ujar krisna
"boleh kok, ayo masuk." kata maira
Krisna pun langsung masuk ke dalam rumah, dan ia duduk di sofa ruang tamu.
"makasih ya" kata maira menatap krisna
"makasih buat?" ujar krisna
"karna loe udah bisa bujuk ibu gue, sekarang gue udah di bolehin untuk kuliah, " kata maira
__ADS_1
"syukurlah kalau gitu, mau kuliah di mana?" ujar krisna
"loe mau lanjutin sekolah di mana?" kata maira
"surakarta mungkin, gak tau juga sih" ujar krisna
"kalau di surakarta, gue mau kuliah di universitas sebelas maret" kata maira
"oalah di situ, ya udah lah gue mah gampang" ujar krisna
"lah kok gitu" kata maira
"ya gapapa, yang penting tuh loe ra" ujar krisna
"dih apaan sih, gue ngikut loe" kata maira
"gue masih bingung sih, mau kuliah atau lanjut sekolah polri" ujar krisna
"heh, ini udah mau lulus loh" kata maira
"kuliah aja deh, takut gak kuat gue kalau sekilah polri" ujar krisna
"kuliah jurusan?" kata maira
"bisnis lah" ujar krisna
"oalah, di uns ya" kata maira
"iya di uns, besok minggu depan baru bisa dapet beasiswa nya" ujar krisna
"makasih loh ya, gue berasa kayak punya kakak" kata maira
"ya emang gue ini kakak loe," ujar krisna dengan pd nya
''dih apaan" kata maira
"tapi kita ke surakarta gak setelah lulus sekolah ya ra, gue mau di sini dulu 6 bulan gimana? ya gak langsung kuliah gitu, tapi kalau loe mau kita langsung ke surakarta sih ya gapapa, " ujar krisna
"liat nanti aja deh, kita kan baru beberapa bulan naik kelas 12, belum ada 6 bulan kan?" kata maira
"iya sih." ujar krisna
Krisna langsung berdiri dan berniat mau pulang, tapi tiba-tiba maira bilang...
"jangan ngambek dong na, iya deh loe ini abang gue" kata maira
"gitu dong, abang nya pulang dulu ya" ujar krisna
"hati-hati ya bang" kata maira
"eh gak jadi pulang deh, mau nemuin imelda dulu" ujar krisna
"mau ngapain? katanya tadi habis pergi berdua?" kata maira
"ya gapapa, cuma mau ketemu doang" ujar krisna
"terserah loe aja deh, gue mau lanjut zoom" kata maira
"ya udah sana masuk, yang rajin ya belajarnya" ujar krisna
"siap abang." kata maira
Maira mengantarkan krisna ke luar rumah, setelah itu maira melanjutkan zoom nya.
Tiba-tiba saja.......
__ADS_1