
Pukul 11.00 wib, ada yang datang ke rumah ibu nya maira, ternyata itu orang suruhan nya krisna untuk nganterin motor nya maira
"neng, ini kuncinya" kata orang itu
"oh iya pak, makasih ya" ujar maira
Maira kembali lagi masuk ke dalam rumah, maira.
Mas dzaky tiba-tiba saja menelfon maira
"tadi motor kamu udah di ambil ya dek, " kata mas dzaky
"iya mas, ini udah sampai rumah kok" ujar maira
"kenapa gak kamu aja dek yang ambil?" kata mas dzaky
"niatnya sih gitu mas, tapi udah diambilin ya udah" ujar maira
"oh gitu, " kata mas dzaky
"orang yang mengambil motor saya tuh orang suruhan nya krisna mas, jadi ya saya gka tau kalau mau di ambil motor nya, " ujar maira
"oalah gitu, krisna itu anak dari keluarga yang sangat mapan ya ra" kata mas dzaky
"ya begitu lah mas, bapak nya tentara" ujar maira
"pantas saja, " kata mas dzaky
"tapi udah pensiun" ujar maira
"kamu lagi sibuk gak ra? mau ikut saya belanja gak, " kata mas dzaky
"waduh gak bisa mas, ibu saya sebentar lagi mau pulang" ujar maira
"ya udah deh kalau gitu" kata mas dzaky
__ADS_1
"maaf ya mas" ujar maira
"iya gapapa ra." kata mas dzaky
Tanpa memberikan salam, mas dzaky langsung menutup telfon nya, and ya ibu nya maira tiba-tiba sudah pulang, maira bergegas keluar rumah.
"adek belum kamu ambil?" kata ibunya maira
"belum buk, " ujar maira
"ya udah, kamu bawa semuanya masuk ke dalam, ibuk mau ambil adek kamu dulu" kata
ibuk
*semuanya yang di bawa ke dalam tuh, botol-boto jamu yang ada di gerobak, sama jajanan pasar ya guys
Setelah maira menaruh semua botol nya di belakang, maira kembali keluar untuk mengambil jajanan yang ada di motor ibu nya, setelah itu maira kembali kebelakang lagi untuk mencuci semua botol nya.
Tak lama kemudian, ibunya maira datang.
"baru sebagian buk, " ujar maira
"ya udah selesaikan dulu, habis itu kamu suapin adek kamu makan ya" kata ibu nya maira
"iya buk." ujar maira
Maira melanjutkan lagi mencuci botol-botol itu, dan ibunya maira ada di dapur untuk menyiapkan apa saja yang mau di rebus, dari mulai dauh sirin, gula jawa, sama paitan juga udah di siapkan.
Beberapa menit kemudian, maira sudah selesai mencuci botolnya, maira langsung mengambilkan makan untuk adek nya.
Saat maira keluar, ternyata adek nya sedang main di kuar.
"fakhri" teriak maira sangat kencang
Adek nya maira langsung lari pulang ke rumah
__ADS_1
"mau makan gak?" kata naira saat adeknya sudah ada di hadapan nya
"mau." ujar fakhri
Maira duduk di ruang tamu sama adeknya, lalu maira menyuapi adeknya.
Hp nya maira ada di kamar, dan krisna dari tadi menelfon maira tapi maira tidak tau kalau ada telfon, saat maira ke kamar mau mengambil sesuatu, ia melihat hp nya dan maira melihat kalau krisna dari tadi menelfon terus, maira langsung menelfon balik krisna.
"na? kenapa?" kata maira
"gila sih ra, imelda punya selingkuhan" ujar krisna
"hah? bener?" kata maira
"iya ra, katanya setiap malam mereka pergi berdua ke taman krida, " ujar krisna
"kok gue gak lihat mereka ya, " kata maira berbohong
"nanti gue ikut loe ke taman krida, " ujar krisna
"iya boleh." kata maira
"tapi sumpah ra, gila banget tuh cewek" ujar krisna
"loe yang sabar ya, berfikir positif gitu loh" kata maira
"gak bisa ra, " ujar krisna
"pasti bisa, di coba aja dulu" kata maira
"ya udah ra, gue ini lagi di jalan mau pulang" ujar krisna
"eh bentar na, gue minta sama loe jangan ngebut-ngebutan di jalan ya, loe ini lagi emosi na" kata maira
"iya siap." ujar krisna
__ADS_1
Krisna langsung menutup telfon nya dan maira langsung keluar dari kamarnya.