Diary Anak Pertama

Diary Anak Pertama
bab 30


__ADS_3

pukul 11.30 wib sudah waktunya untuk istirahat kedua, ken masih diam aja tanpa ada sepatah kata yang kekuar dari mulutnya, ken sholat dzuhur juga tak mengajak maira, maira kesal sama ken.


"tuh anak kenapa sih" gerutu maira di dalam kelas


Tiba-tiba ada temen nya maira yang memanggil


"ra, loe mau sholat kan?" kata wildan


"iya, kenapa?" ujar maira


"gue bareng ya" kata wildan


"duluan aja, gue mau nelfon temen gue bentar" ujar maira


"ya udah, gue tungguin" kata wildan


"loe kesana aja dulu, nanti gue bisa kesana sendiri kok" ujar maira


"ya udah kalau gitu" kata wildan


Maira pun sedikit menjauh dari wildan dan maira mengambil hp di saku rok nya, maira mau menelfon krisna. Maira menelfon krisna sambil jalan menuju musholla


"gue ganggu loe gak?" kata maira dalam telfon


"enggak ra, emang nya kenapa?" jawab krisna


"si fina gak mau ikut, gue ngajak ken juga gak mau" kata maira


"ya udah, kita berdua aja" jawab krisna


Tiba-tiba ada imelda yang sengaja menyegat maira

__ADS_1


"heh cewek gak tau malu, berhenti loe" kata imelda


Spontan maira langsung menutup telfon nya dan maira memasukkan hp nya ke dalam saku rok


"kenapa?" ujar maira santai


"gue tau loe sama krisna udah sahabatan dari kecil, tapi jaga jarak dong" kata imelda ngegas


"jaga jarak? kenapa harus jaga jarak? emang gue virus?, " ujar maira


"iya, loe virus yang bisa ngerusak hubungan gue sama krisna" kata imelda


"hahaha, " ujar maira tertawa


"ngapain loe ketawa, gue lagi gak bercanda ya" kata imelda


"heh, apa untung nya sih ngiket krisna sampai segitu nya?, " ujar maira


"gini ya mba, sekuat apa pun loe ngiket pasangan loe kalau allah gak menakdirkan kalian bersama ya bakal lepas juga, " ujar maira


"maksud loe apa?" kata imelda


"pahami aja sendiri" ujar maira


"pasti loe ada rasa sama krisna, " kata imelda


"enggak, gue sama krisna cuma sahabatan" ujar imelda


"oke kalau gitu, tadi ada yang bilang kalau krisna ngajakin loe pergi ke jogja, gue tantang loe untuk bawa gebetan loe ikut dan gue juga bakal ikut kalian, " kata imelda


"siap, gue pacarnya maira" kata ken tiba-tiba datang menjawab omongan nya imelda

__ADS_1


"ken?" ujar maira


"udah gapapa, " kata ken berbisik pada maira


"oke, gue akan kabarin tanggal pastinya" kata imelda


"siap, di tunggu" ujar ken


Imelda pun pergi meninggalkan mereka berdua.


"loe sadar gak atas apa yang barusan loe ucapin?" kata maira menatap ken


"gue cuma mau bantuin loe ra, kalau tadi gue gak jawab imelda, pasti loe akan bingung mau jawab apa" ujar ken


"tapi ken....." kata maira


"cuma pura-pura kok ra, gue janji gak akan nyentuh loe?, " ujar ken dengan mengangkat 2 jari nya


"ya udah deh kalau gitu, makasih ya" kata maira


"maafin gue ra, gue gak bermaksud untuk cuekin loe kok, " ujar ken


"iya gapapa, gue sholat dulu ya" kata maira


"gue juga belum sholat, ayo deh masuk bareng" ujar ken


"ayo, " kata maira


Ken sama maira berjalan menuju musholla, setelah sampai di depan musholla ken sama maira berpisah, ken ke arah kiri dan maira ke arah kanan.


Setelah beberapa menit kemudian, maira sudah selesai sholat terlebih dahulu daripada ken, saat maira duduk untuk memakai sepatu ia melihat masih ada sepatunya ken, maira pun berniat untuk menunggu ken selesai sholat.

__ADS_1


__ADS_2