Diary Anak Pertama

Diary Anak Pertama
bab 6


__ADS_3

Pulang sekolah maira mau beli buku, tapi dia ingat adik nya.


"buk, maira mau beli buku dulu ya" kata maira menelfon ibu nya


"iya, adikmu sama ibuk di rumah nenek" ujar ibu nya


"ya udah nanti maira ke rumah nenek aja" kata maira


"iya" ujar ibu nya


Maira pun langsung menutup telfon nya, lalu dia bilang sama ken.


"loe sibuk gak?" kata maira


"enggak sih kenapa?" ujar ken


"temenin gue beli buku yuk" kata maira


"oke, dimana?" ujar ken


"di toko modern aja yang dekat alun-alun" kata maira


"ya udah ayo" ujar ken


Maira sama ken langsung jalan menuju parkiran mobil, tiba-tiba saja ada reyhan yang langsung memukul ken


"plak" suara pukulan dari reyhan


"reyhan" kata maira marah


"maksud loe apa hah?" kata ken


"gue gak suka loe deket-deket sama maira" ujar reyhan


"basi" kata ken


Ken membalas pukulan dari reyhan, ken menonjok perutnya reyhan dan dengan cepat mereka berantem, maira berusaha melerai tapi mereka gak mau dengerin sampai tiba-tiba maira berdiri di depan nya ken, dan reyhan menonjok maira karna dia gak tau kalau ada maira tiba-tiba di depan nya ken.


"maira" kata reyhan bingung


Maira pun jatuh ke bawah tapi tidak pingsan


"ra , loe gapapa?" kata ken


"iya gapapa" ujar maira dengan suara lesu dan tangan yang masih memegang kepala nya


"ra , gue minta maaf ra" kata reyhan


"pergi aja yuk ken" ujar maira


"ya udah ayo gue bantu" kata ken


Ken membantu maira berdiri dan setelah itu maira sama ken kembali berjalan menuju parkiran, sepanjang jalan maira masih memegang kepala nya.


"pusing juga ya" kata maira


"gue minta maaf ya ra, karna gue loe jadi seperti ini" ujar ken dan dengan spontan ken merangkul pundaknya maira sambil berjalan


"ini bukan salah loe kok" kata maira


"kita pulang aja ya" ujar ken


"gak mau, gue mau beli buku dulu" kata maira


"buku apa sih ra?" ujar ken


"buku diary" kata maira

__ADS_1


"ya udah nanti gue beliin deh, tapi sekarang kita pulang aja ya" ujar ken


"gak mau ken" kata maira


"ra, lihat kondisi loe dong" ujar ken


"gue gapapa ken, gak usah khawatir gitu dong" kata maira


"ya gimana gue gak khawatir, loe kena pukulan nya rey karna gue ra" ujar ken


"udah ah, ayo beli buku aja" kata maira


"ya udah deh kalau loe maksa" ujar ken


"nah gitu dong" kata maira


Maira sama ken pun langsung masuk ke dalam mobil dan tak butuh waktu lama mobil nya di lajukan menuju toko modern.


Di toko


"loe mau ikut masuk apa nunggu disini?" kata maira


"ikut deh" ujar ken


Mair sama ken langsung masuk ke dalam toko, mereka langsung aja naik ke lantai 2.


"ini bagus ra" kata ken membawa buku diary yang bagus


"mahal itu ken, gue cari nya yang murah" ujar maira


"ya gapapa, loe suka gak? kalau loe suka biar gue yang bayarin" kata ken


"gue gak mau ngerepotin loe terus ken" ujar maira


"udah, loe milih aja yang mana tanpa melihat harga ntar gue yang bayar" kata ken


"bener nih?" ujar maira


"ya udah deh, yang loe pegang aja" ujar maira


"oke, ambil 3 ya" kata ken


"banyak banget" ujar maira


"ya gapapa, buat loe nulis puisi" kata ken


"satu aja udah cukup kok" ujar ken


"ya udah satu, ini doang? apa ada yang lain?" kata ken


"udah sih, ini doang" ujar maira


"ya udah, loe tunggu di bawah biar gue yang bayar" kata ken


"oke, gue ke bawah ya" ujar maira


Maira pun langsung turun ke bawah, ia menunggu ken di depan toko. Ken yang masih ada di lantai 2 dia mengambil beberapa bolpoin warna, buku diary tambah 2, pembatas buku, sama spidol silver dan gold, setelah itu ken menuju kasir untuk membayar semua nya.


"ini mba, ada paper bag gak mba?" kata ken


"ada dek, mau di taruh paper bag?" ujar mba kasir


"iya mba" kata ken


"oke, tunggu sebentar" ujar mba kasir


Setelah ken membayar semuanya, ia turun ke bawah mencari maira.

__ADS_1


"nih ra, pulang yuk" kata ken memberikan paperbag


"kok lama sih?" ujar maira


"udah ayo pulang, ini di buka nanti aja pas udah di rumah" kata ken


"okey" ujar maira


Ken langsung mengantarkan maira pulang ke rumah nenek nya.


Di rumah neneknya maira


"gue langsung pulang ya ra" kata ken di dalam mobil


"iya, hati-hati ya" ujar maira


"oke, besok gue jemput lagi ya" kata ken


"gak usah, tapi makasih ya udah anterin gue" ujar maira


"ya udah deh oke, besok jangan sampe telat" kata ken


"siap deh." ujar maira


Maira pun langsung turun dari mobil, sedangkan ken langsung melajukan mobilnya. Maira langsung masuk ke dalam rumah


"assalamualaikum" kata maira masuk ke dalam rumah


"waalaikumsalam, " ujar ibu nya maira


"nenek sama kakek dimana buk?" kata maira


"tadi siang mereka ke solo" ujar ibunya


"loh kenapa buk?" kata maira


"gak tau ra, udah kamu masuk ke kamar aja." ujar ibunya


Maira langsung masuk ke dalam, dan dia membuka paperbag yang dikasih ken tadi, maira kaget melihat isinya yang begitu banyak karna tadi ia cuma minta buku diary satu aja tapi ken membelikan beberapa bolpoin juga.


"kok banyak banget sih, ada bolpoin warna juga" gerutu maira


"udah ah, gue tanya nanti aja" imbuhnya


Maira langsung masuk ke dalam kamar mandi untum mandi dan mengambil air wudhu, setelah itu maira melaksanakan sholat asar. Setelah maira melaksanakan sholat asar , ia duduk di meja belajar.


"nulis apa ya" gerutu maira


Tiba-tiba ken menelfon maira


"ra, gue ada info lomba nih" kata ken


"kek nya gue gak mau ikut lomba lagi deh ken, gue mau fokus nulis novel" ujar maira


"wihh mantap, gue dukung loe ra" kata ken


"makasih ya ken, tapi gue gak akan ngelupain puisi kok, gue akan selalu membuat puisi tapi gue gak mau ikut lomba lagi" ujar maira


"ya udah gapapa, kalau menurut loe itu pilihan loe ya gue dukung aja ra, selagi itu positif buat loe" kata ken


"tapi ini kenapa ya loe beliin gue banyak kek gini" ujar maira


"ya gapapa, pengen aja" kata ken


"makasih ya ken, gue mau nulis dulu ya" ujar maira


"siap ra" kata ken

__ADS_1


Maira pun langsung menutup telfon nya, dan dia mulai menulis sesuatu.


Apa yang di tulis maira? Stay tune ya guys


__ADS_2