
Setiap sudut pohon, tanaman, tumbuhan bahkan kupu-kupu sekalipun tak terlewatkan untuk aku perhatikan!
Suasana baru yang sepi, udara yang dingin di malam hari. Malam yang dingin membuat tubuhku menggigil, tulang ini rasanya seperti di tusuk jarum
"Diana kamu kenapa?" Ucap Fa'i yang terlihat panik melihat tubuh istrinya menggigil
"Mas..Dingin....Aku nggak kuat dingin, aku alergi mas!Badanku gatal semua mas"Ucap Diana, badannya pun sudah mulai bentol-bentol
"Di,,aku harus gimana?Aku cari selimut lagi ya supaya badan kamu hangat"Ucap Fa'i yang langsung sigap mencari apapun untuk menghangatkan tubuh Diana
"Diana...Sabar ya Di, besok kita kerumah ibuku ya buat ambil selimut lagi"Ucap Fa'i yang memeluk tubuh Diana agar tidak kedinginan lagi, air matanya pun tumpah
"Iya mas, apa nggak apa-apa kalau kita besok datang kerumah mas?"Tanya Diana, bibirnya sudah mulai bengkak akibat alergi nya
"Tenang saja Di, kita nggak lama kok kesananya. Malam aja kita kesana ya, kalau malam kan hatimu bisa tenang tanpa harus memikirkan omongan orang"Ucap Fa'i lagi
"Terserah mas saja!Sudahlah sebaiknya kita tidur, sudah malam"Ucap Diana yang merasa nyaman saat berada di pelukan Fa'i.Seakan mengingatkan pelukan hangat dari orang yang selalu ada di hati Diana
๐นโค๏ธ๐นโค๏ธ
"Diana..Ayo bangun, sudah siang...Aku sudah masak buat sarapan kita"Ucap Fa'i
"Mmmm....Masih ngantuk aku mas"Ucap Diana, matanya masih lengket
"Oooowwww....Cantiknya istriku ini kalau lagi manja kaya gini, hehee"Ucap Fa'i cengengesan
"Ayo bangunn....Cuppp...Cuppp... Kalau nggak mau bangun-bangun bisa aku apa-apain loh,,hahaaa"Masih sempat Fa'i menggodanya,dengan ciuman lembut di kening dan pipi Diana
"Mas...Bentar lagi ya, mataku masih berat banget"Ucap Diana merengek
"Baiklah!Kamu yang meminta ya, hihiiii"Ucap Fa'i
"Iiiiihhhhhh....Awas kalau macem-macem ya"Ucap Diana langsung bangun dari tempat tidur
"Hahaaaa....Kenapa memangnya?Kan kamu istriku Di, halal buat aku sentuh bahkan ngapa-ngapain kamu, hahaha"Ucap Fa'i yang mencoba menghibur Diana
"Sudahlah aku mau mandi,dimana tempat mandinya?"Tanya Diana celingukan
"Di sungai lah Di, kalau kita mau mandi!Kita harus ke sungai, tuh ada disebelah sana sungai nya"Ucap Fa'i yang menunjuk kearah lain tempat sungai itu berada
"Aku takut mas!Aku nggak pernah mandi di sungai"Jawab Diana yang memeluk erat lengan Fa'i tanpa sadar
__ADS_1
"Aku akan menemani kamu mandi Di, aku juga nggak rela kalau sampai tubuh indahmu ini di lihat orang lain hehehe" Ucap Fa'i lagi
Buuukkฤทk
"Aduuuhhh!Kamu suka banget mukul aku Di, haahaa...Nanti kamu jatuh cinta sama aku loh Di"Ucap Fa'i
"Ayo mandi mas!Udah gerah badanku!"Ucap Diana yang mencoba mengalihkan pembicaraan
"Yaudah ayo...Mau aku gendong nggak?" Ucap Fa'i menggoda nya lagi
"Aku bisa jalan sendiri!"Ucap Diana yang ngambek
Fa'i menarik lengan Diana, hingga membuat Diana hampir terjatuh!Untung saja Fa'i dengan cepat menangkap tubuh kecil Diana dengan erat
Fa'i menatapnya dalam, Diana hanya terdiam.Fa'i kemudian mencium kening lalu bibir Diana yang membuatnya candu, Diana memejamkan matanya.Panasnya cuaca ditambah panas dalam tubuh Fa'i yang semakin bergejolak, membuatnya semakin bergairah
* * * *
Setelah olahraganya tadi, meskipun hanya beberapa jam saja.Namun Fa'i merasa sudah cukup menyalurkan gairahnya.Sedangkan Diana yang masih tertidur nyenyak, hanya dipandangi wajahnya oleh Fa'i
"Maafkan aku sayang!Aku belum bisa membahagiakan kamu..Cuuuppp"Ucap Fa'i dalam hati sembari mengecup kening Diana lembut
"Sayang....Bangun yukk!Sudah sore, kita kan mau kerumah ibu"Ucap Fa'i yang membangunkan Diana dengan lembut
"Nggak!Aku udah ambilkan air buat kamu mandi, ayo buruan bangun!Nanti kita kemalaman pulangnya"Ucap Fa'i lagi
Dengan malas, Diana beranjak dari tempat tidur.Untuk segera membersihkan badannya
Setelah mandi, Diana mencium aroma makanan yang sangat menggugah perut Diana.Tak sabar Diana cepat-cepat menyelesaikan mandinya dan langsung masuk ke dalam rumah
Sesampainya didalam, sudah tersaji beberapa masakan yang di buat oleh Fa'i sendiri.Dan yang lebih spesialnya lagi!Fa'i tau makanan kesukaan Diana, yaitu sambal ampela...Wiiiihhhh mantap sekali ya hahaaa
"Pakai baju dulu sayang, nanti kita baru makan!Tenang aja, nggak akan aku habiskan kok lauknya, hahaaaa"Ucap Fa'i tertawa melihat istrinya yang langsung menyantap makanan, dengan berbalut handuk saja di badannya
Diana yang cemberut, langsung berlari ke kamar untuk memakai baju. Rumah kecil!Hanya ada 1 ruang tamu yang sekaligus digunakan untuk ruang makan juga
1 kamar, dan dapur.Rumah kecil, tapi menurut Diana cukup simpel karena nggak capek buat bersih-bersihnya
"Makannya pelan-pelan sayang!Nanti kesendak loh!"Ucap Fa'i
"Laper aku mas!Kan dari pagi aku tidur terus.Ngantuk!"Ucap Diana sambil mengunyah makanannya
__ADS_1
"Yasudah....Yang banyak ya makannya biar cepat gendut hiiihiii"Ucap Fa'i tertawa
Setelah menyelesaikan makan, mereka bersiap-siap untuk berkunjung ke rumah orang tua Fa'i
"Assalamualaikum"Ucap Diana dan Fa'i bersama
"Waalaikumsalam...Masuk Sini"Ucap bu Murni
"Iya bu...Terimakasih"Ucap Diana yang masih malu-malu
"Ibu lagi apa?Udah makan belum?Ucap Diana lagi yang mulai banyak bertanya
"Ibu lagi masak!Belum, biasanya ibu sama bapak makannya sehabis sholat isa"Ucap bu Marina
Diana hanya manggut-manggut kepala saja, sambil menyesuaikan diri juga.Diana masih takut akan sikap ibu Murni beberapa waktu lalu
"Bapak sudah selesai mengajar ngajinya, sana temui bapak dulu"Ucap bu Murni
"Baik bu, Diana temuin bapak dulu"Ucap Diana yang polos
๐น๐น๐น
"Assalamualaikum pak"Ucap Diana yang mengulurkan tangannya bedmaksut ingin mencium punggung tangan ayah mertua
"Waalaikumsalam...Eeee..Sudah!Tidak usah cium tangan segala!Nanti wudhu saya batal!"Ucap pak Yusuf
"Ooooo... Iya maaf pak"Ucap Diana yang merasa kecewa
Sekuat mungkin, Diana menahan agar air matanya tidak tumpah.Sebisa mungkin, Diana menyembunyikan kesedihan atas penolakan yang sangat menyakiti hatinya lagi
Namun...Apa yang bisa Diana lakukan, karena semua sudah terjadi!Diana sudah masuk ke dalam keluarga Fa'i yang dingin seperti es batu, hahahaaa
Hari yang ia harapkan akan penuh kebahagiaan.Namun nyatanya ujian dan ujian yang harus Diana lewati lagi, hanya kesabaran yang bisa Diana lakukan
Bagaimana kira-kira kehidupan Diana?Akankah orang tua dan keluarga nya akan tetap memperlakukan Diana seperti itu?
Tunggu kelanjutan ceritanya ya
Dukung terus karya aku di sini
๐๐๐
__ADS_1
Terimakasih