
Assalamualaikum sahabat novel, ada yang penasaran nggak siy sama kelanjutan cinta Diana?Mmm...Otor juga rindu sama sahabat novel semua
Jangan bosan untuk selalu mendukung karya aku ya
Terimakasih
👇👇
🌹🌹🌹
"Baiklah!Jika kamu menginginkan perpisahan ini, dan jika kamu mau semua uang mu kembali.Aku akan berikan!Tapi..Aku juga meminta 1 saja darimu"Tegas Diana, entah dari mana Diana mendapatkan keberanian itu.Tapi, memang lelah jika harus mengalah terus
"Apa yang kamu minta!"Tanya Aditya
"Kita akan bahas ini di pengadilan!Silahkan kamu angkat kaki dari rumah ini!"Ucap Diana lagi
"Ok!"Jawab Aditya singkat
Tidak pernah terpikirkan oleh Diana jika pernikahannya akan berakhir secepat ini.Namun!Diana akan selalu berjuang untuk buah hatinya,, Diana tidak akan pernah menyerah
Baginya ini adalah awal dari kesuksesan!Ini adalah awal dari petualangannya dengan bayi mungilnya
Pagi yang cerah, namun tak seindah suasana hati Diana saat ini.Hari ini!Diana harus memulai kehidupannya berdua saja
Pagi ini Diana sudah bersiap untuk segera mengurus perceraiannya, ia tidak akan pernah memberikan putrinya, sudah cukup luka yang selama ini ia pendam!Tidak akan ada lagi air mata
"Selamat pagi pak!Saya mau mendaftarkan gugatan cerai!"Ucap Diana setelah sampai di gedung pengadilan agama
"Selamat pagi bu!Silahkan duduk"Ucap pegawai yang bekerja
"Terimakasih"Diana tersenyum, seakan dirinya baik-baik saja
"Silahkan isi formulirnya dulu ya bu, nanti setelah selesai.Ibu bisa keruangan itu"Ucap pegawai itu memberikan arahan
"Baik pak!Terimakasih"Lagi-lagi Diana tersenyum manis, semanis madu hihiii
"Dengan ibu Diana Aminarti"Panggil seseorang
"Iya...Saya bu"Diana melambaikan tangannya
__ADS_1
"Mari silahkan masuk bu"Ucap pegawai lainnya
Cukup lama Diana berada didalam ruangan itu.Berbagai pertanyaan telah dijawab dengan tenang oleh Diana
Dengan tegar!Diana keluar masih dengan senyuman manisnya,dan ia bahagia karena cukup menunggu 1 minggu saja untuk mendapatkan panggilan dari pengadilan
"Assalamualaikum...Permisi!Saya petugas dari pengadilan agama, apakah ini dengan rumahnya ibu Diana?"Tanya seorang petugas pengadilan
"Waalaikumsalam..Benar pak!Mari silahkan masuk!Silahkan duduk pak"Ucap Diana
"Perkenalkan..Nama saya Daniel Prasetya, panggil saja Daniel..Saya bertugas untuk mengantarkan surat panggilan ini dari pengadilan, dan sekaligus ada beberapa kata yang akan saya pertanyakan"Ucap Daniel menjelaskan
"Baik pak Daniel...Saya Diana, dan ini kedua orang tua saya"Ucap Diana yang memperkenalkan diri juga
"Baik bu, bisakah saya melihat anak ibu?Dan apakah setelah pisah, suami ibu masih memberikan nafkah lahir untuk anak ibu?"Tanya Daniel
"Silahkan di minum pak!Maaf seadanya saja"Diana mengulurkan secangkir teh untuk tamu nya
"Terimakasih"Jawab Daniel
"Maaf sebelumnya pak!Semenjak pisah..Suami saya tidak pernah memberikan nafkah apapun kepada kami, bahkan dia meminta agar nafkah lahir yang pernah ia berikan kepada kami untuk di kembalikan!"Ucap Diana tegas
"Kok ada ya laki-laki seperti itu,, banci banget!"Daniel pun ikut kesal saat mendengarkan cerita Diana
🌹🌹🌹
Selama aku yakin dan selalu di jalan alloh, maka tidak ada yang tidak mungkin jika alloh sudah berkehendak!Alloh maha segalanya, tiada tempat mengadu selain kepada alloh
Semoga suatu saat nanti akan ada kebahagiaan yang akan alloh berikan, setelah ujian pahit ini
"Saudari Diana Aminarti,,apakah anda sudah yakin akan berpisah dengan saudara Aditya?Begitu pun sebaliknya?"Ucap hakim yang bertanya
"Insyaalloh saya siap pak!"Ucap Diana dan Aditya bersamaan
"Silahkan untuk saudara Aditya memberikan alasan perceraian ini"Ucap Hakim lagi
"Saya sudah tidak mencintai Diana lagi, dan saya ingin meminta semua nafkah lahir yang pernah saya berikan padanya, teriamakasih"Ucap Aditya dengan angkuh dan sombongnya
"Bagaimana dengan saudari Diana?Apakah anda sanggup memenuhi permintaan saudara Aditya,"Tanya hakim lagi
__ADS_1
"Saya bersedia bapak hakim yang terhormat!Saya akan mengembalikan semua nafkah lahir yang dia berikan, tapi dengan 1 syarat!"Ucap Diana tegas
"Silahkan katakan apa persyaratannya, dan jika kalian sudah setuju, maka sidang akan di putuskan!"Ucap Hakim ketua
"Saya minta agar Aditya mengembalikan keperawanan saya bapak hakim ketua!Tidak lebih dan tidak kurang!Harus seperti dulu saat pertama beliau menikahi saya waktu masih gadis"Ucap Diana lantang
Senyap..Tidak ada yang percaya jika Diana meminta keperawanan nya dikembalikan..Bagaimana caranya Aditya mengembalikan keperawanan Diana?
Hmmm...Memang pandai Diana memberikan keputusan!Tidak bisa diragukan...hihiii
🌹🌹🌹
Back to story
"Nenek...Apakah Diana akan terus melewati ujian pahit seperti ini terus?Diana juga ingin bahagia nek!Diana udah capek kalau harus menjalani kehidupan pahit terus!Hiiikkkkssss...Hiiiikkkksss"Diana menangis sesenggukan, meratapi setiap pernikahannya
Didalam berkarir ataupun pekerjaan, Diana sangat beruntung!Namun dalam kisah percintaan, Diana masih harus berjuang terus
"Nenek...Diana pulang dulu ya, besok Diana datang lagi"Ucap Diana yang selalu berbagi kesedihannya dengan nenek dari Fa'i
"Diana..Maafkan aku!Aku tidak bermaksut membuat hatimu terluka!Maafkan aku Di"Ucap Fa'i yang sudah lama memperhatikan Diana berbicara pada neneknya yang sudah meninggal
"Hiiikkkkssss....Mas...Aku cuma ingin kamu nggak akan pernah berubah!Aku cuma ingin dicintai"Ucap Diana yang masih menangis
"Maafkan aku Di, aku janji nggak akan mengulanginya lagi"Fa'i pun langsung memeluk Diana dan mengusap air matanya yang membasahi pipi
Fa'i menggendong Diana yang sudah sejak tadi menangis, Fa'i mencoba memperlakukan Diana seperti ratu, meskipun..Fa'i tau jika dihati Diana akan selalu ada nama Riyan!Tapi itu tidak menjadi masalah.Bagi Fa'i ia harus berjuang untuk mendapatkan hati Diana
"Kita pulang ya, aku sudah masak indomie, hehee"Fa'i mencoba menghibur hati Diana
"Iya mas, nggak apa-apa. Tapi aku mau disuapin sama kamu"Manjanya Diana kambuh lagi, hahaha
"Siap tuan putri..mau di mandiin juga nggak?Hahahaa"goda Fa'i yang membuat Diana langsung mencubit pinggang Fa'i
"Aaawwwww...ampunnn sayang...Sakiitttt...Kalau cubitnya pakai bibir mansimu pasti nggak terasa Di, hihiii"Ucap Fa'i lagi yang menggoda
"Nanti kalau sampai rumah, aku cubit pakai tang, mau nggak?Hehehe"Balas Diana menjahili Fa'i
"Janganlah sayang, bisa jontor nih bibir kalau kamu cubit pakai tang,gimana kalau kita mmmmmm heheee, pasti tau dong kamu Di"Ucap Fa'i yang ragu untuk mengatakannya. Takut di cubit lagi ckckck
__ADS_1
"Berat juga ternyata kamu Di"Ucap Fa'i yang mengeluh
Diana langsung berlari kedalam rumah, setelah 2 jam menangis. Perutnya terasa lapar dan tenggorokannya begitu kering, ia langsung menenggak air minum yang sudah di siapkan oleh Fa'i