
Assalamualaikum sobat!Apa kabar kalian semua?Semoga sehat selalu ya🤲 bagi yang kurang sehat, siapin kopi aja yuk kita nongkrong bareng sambil baca novel mellow ini🤭
Kopinya pahit tapi tak sepahit kisah cintaku,🤣🤣aseeekkkk..Minum kopi jangan manis-manis ya, takut nanti kamunya tambah sayank sama aku🤭cukup aku aja yang manis ya, kopinya jangan!Nanti kamu bisa diabetes🤭
Ok sudah dulu melawaknya ya, aku takut soalnya🤔takut kamu makin baperr🤣🤣
Yuklah kita lanjut keceritanya dibawah
👇👇👇
"Selamat pagi unyiill!Kamu nyenyak banget ya tidurnya semalam hehehe,ayo bangun!Temenin aku didapur yuk!"Ucap Diana dipagi hari yang sudah sibuk dengan kucingnya
"Kamu mau makan atau duduk dulu nyil?"Tanya Diana"Yeee kamu ditanyain kok diem aja siy!"Ucap Diana lagi
Ya iyalah dianya diem aja Diana, kan itu kucing bukan anak bayi haahhaa"Aku mau masak yang enak-enak dulu ya nyil,kamu jangan kemana-mana!"Ucap Diana tegas
Meoong, meonggg
"Aduhh!Itu si janda kenapa bisa dateng kemari?Kamu suruh mbok janda dateng ya nyil"Ucap Diana yang menepuk jidatnya
"Lain kali kalau mau mesra-mesraan jangan di panggil kesini unyill,sana kamu main aja dulu sama janda kamu hihiii"Perintah Diana sudah seperti ibu yang menasehati anaknya aja hahaha
Tak lama Fa'i pun terbangun karena suara Diana dipagi hari"Ada apa siy dek?Pagi-pagi udah sibuk sendiri,kamu nggak capek apa jam segini udah bangun?"Tanya Fa'i yang memeluk manja Diana
"Masih capek mas, tapi mau gimana lagi!Kan aku harus bikinin kamu kopi habis itu masak!"Jawab Diana yang berbalik badan
"Kalau capek, masaknya nanti aja!Atau kita beli aja makanan diluar, nanti mas yang beli deh!"Ucap Fa'i sambil menyeruput kopinya
"Iiisshhh kamu nggak cuci muka dulu?"Tanya Diana
"Kalau minum kopi enaknya sebelum cuci muka,Kalau udah cuci muka rasanya udah hambar Di"Jawab Fa'i
"Nggak mungkinlah!Kamu ini ngada-ngada deh mas"Jawab Diana yang melanjutkan pekerjaannya kembali
"Nanti agak siangan aku mau keluar bentar ya dek!Aku mau ada perlu sama temen"Ucap Fa'i nyengir
"Iya, tapi sebelum makan siang kamu udah dirumah ya"Kata Diana cemberut
__ADS_1
"Jangan cemberut dong sayank, aku kan cuma sebentar aja.Kamu masih kangen ya sama aku hehee"Fa'i kembali menggoda istrinya
"Bukannya kangen mas,cuma kamu tuh kalau udah keluar kumpul sama temen-temen kamu lupa deh sama istri dirumah!"Jawab Diana sambil memotong sayurannya
"Aku janji deh!Nanti akan cepat pulang"Fa'i pun memasang wajah yang sok imutnya itu
"Ok!Kalau sampai kamu bohong awas aja ya mas!"Ucap Diana menatap tajam suaminya
"Iya sayank, aku janji nggak akan bohong lagi sama kamu"Fa'i pun ikut membantu istrinya yang sedang sibuk menyiapkan makanan
Dihati Diana banyak pertanyaan,apakah suaminya akan berubah?Apakah suaminya akan kembali lagi seperti dulu?Sampai kapan Diana akan terus bertahan dalam kecewa ini terus?
Setiap hari ia hanya ditemani dengan kucing peliharaannya itu, si unyil lah yang selalu ada disaat Diana sedih dan bahagia.Bahkan ia seolah tau ketiks Diana sedang merasa kecewa dan terluka
"Unyil, dia berbohong lagi"Curhat Diana pada kucingnya
Meoong
"Iya nyil, tadi dia bilangnya keluar cuma sebentar!Ini udah mau maghrib belum pulang juga!Hikkksss"Diana pun tak kuasa membendung kesedihan dihatinya
Sahabat Diana alias si unyil pun mendekatinya dan menjilati lengan Diana seolah berkata"Jangan sedih Diana!Aku akan selalu menemani kamu"Andaikan kucing itu bisa bicara, maka ia akan mengatakan seperti itu
Tiiinnn
"Assalamualaikum, dek!Mas pulang"Ucap Fa'i yang baru pulang
"Darimana kamu mas!Kenapa baru pulang?Kamu kan janji kalau kamu cuma sebentar!"Tanya Diana yang langsung mengomel
"Iya maaf, tadi temen minta tolong dibengkel karena rame"Ucap Fa'i yang mencolek dagu Diana gemas
"Terus dibayar nggak?"Tanya Diana lagi
"Dikasih dong, ini!Istriku ini galak banget kalau lagi ngambek hehehe"Fa'i pun menggelitik Diana yang sedang ngambek
"Mas!Aku kan lagi marah sama kamu, jangan diganggu deh!"Ucap Diana yang menahan tawa karena kesal
"Yaudah, aku mandi dulu ya"Ucap Fa'i berbisik ditelinga Diana
__ADS_1
Tak ada jawaban, Fa'i pun tidak ambil pusing.Karena sudah terbiasa dengan sikap istrinya yang suka ngambek hehehe.Diana melanjutkan kesibukannya didapur!
Sedang asyik dengan pekerjaannya, Diana pun bertanya-tanya siapakah yang datang siang hari gini"Siapa yang manggil ya"Ucap Diana yang bergegas menuju kedepan rumah
"Assalamualaikum"Ucap bu Murni
"Waalaikumsalam, masuk bu!Maaf masih berantakan,Diana belum sempet beberes masih capek badannya"Ucap Diana yang sungkan dengan keadaan rumah yang masih berantakan
"Nggak apa-apa, Fa'i mana?"Tanya bu Murni kemudian
"Ada bu, mas Fa'i lagi mandi. Ibu ada perlu ya sama mas Fa'i?"Tanya Diana
"Ibu ada perlunya sama kalian berdua"Jawab bu Murni yang membuat Diana semakin banyak bertanya-tanya dalam hatinya
"Oooo tunggu sebentar bu, biar Diana panggil dulu mas Fa'i nya"Kata Diana yang bergegas menggedor pintu kamar mandi hehehe
"Mas!Kamu masih lama nggak?"Tanya Diana sedikit berbisik
"Bentar lagi dek!Ada apa?Kamu kangen!"Ucap Fa'i yang mulai jahil
"Isshhh, bukanlah!Itu ada ibu didepan, katanya mau ngomong penting sama kita berdua, ada apa ya mas?"Kata Diana yang bertanya pada suaminya
"Mana mas tau! kan mas nggak bisa baca isi hati irang dek!Hehehe"Lagi-lagi Fa'i jahil
"Buruan mandinya udah ditungguin itu sama ibu!"Kata Diana ketus
"Iya sayank, sebentar lagi ya"Jawab Fa'i
Setelah hampir 15 menit, Fa'i pun selesai menyegarkan badannya"Udah lama bu!"Tanya Fa'i yang berbasa basi
"Udah sampai mau habis air minum ibu karena nungguin kamu nggak selesai-selesai mandinya!Mandi kok lama banget"Jawab bu Murni yang melirik kearah anaknya itu
Fa'i hanya diam, ia langsung masuk kekamar untuk memakai baju.Setelah selesai, ia pun langsung ikut nimbrung duduk disebelah Diana yang sedang asik ngobrol dengan ibu mertuanya
"Ada apa bu, kata Diana ada sesuatu yang penting!"Tanya Fa'i langsung
"Nggak ada apa-apa siy, ibu cuma mau tanya.Diana kemarin kerja kira-kira uangnya masih ada apa nggak?Kalau masih, kira-kira ada berapa?"Tanya bu Murni yang langsung pada intinya
__ADS_1
Degggg
"Ya alloh, belum hilang rasanya capek dibadan!Kenapa harus uang yang dipertanyakan"Ucap Diana dalam hati