Diary Diana

Diary Diana
Badai akan berlalu


__ADS_3

Assalamualaikum sahabat novel, apa kabar kalian semua?Semoga selalu sehat dan zelalu rindu sama othor ya🥰udah tiga hari othor istirahat nggak nulis!Apa ada yang rindu?Othor siy rindu sama kopinya😁


Kerjaan othor yang membuat othor kadang sudah lelah dan malas buat buka Novel,tapi kalau kalian suoort dan selalu ingetin othor buat update,othor akan langsung semangat!Biarpun lelah yang penting kalian senang dengan karya othor, maka othor juga akan bahagia


Yukkk sediakan kopi pahitnya dulu sebelum mulai ke ceritanya.Jangan lupa cemilan dan selimut,hmmm kenapa selimut siy thor?Biar nggak kedinginan kalau baca novelnya diluar😁😁


👇👇👇


Malam yang sunyi,Diana berjalan disepanjang danau yang remang remang, hanya sedikit cahaya lampu yang menyinari langkahnya.Diana duduk bersandar disebuah pohon yang cukup terang, ia melihat sekitarnya


"Langit memang sudah gelap!Awan pun sudah tidak terlihat,tapi harapanku selalu ada akan bahagia.Harapanku untuk memulai hidup baru yang penuh warna"Ucap Diana yang sedang memandangi langit


Drrttttt


"Hallo"Jawab Diana saat ponselnya bergetar


"Hy bestie,dimana dirimu saat ini?Aku rindu mau bertemu sama kamu"Ucap Frans yang jahil


"Lebay deh kamu Frans!Aku lagi dipinggir danau ini,kesinilah.Aku lapar nih"Jawab Diana


"Siap bos,aku segera meluncur kehatimu"Lagi lagi Frans jahil


"Iisshhh waalaikumsalam"Ucap Diana yang langsung mematikan ponselnya


Tak butuh waktu lama,Frans sudah tiba dipinggir danau"Kamu ngapain malam malam disini sayang"Ucap Frans yang selalu menggoda Diana


"Aku sedang menatap langit!Akankah langit menjawab semua pertanyaanku tadi Frans?"Kata Diana menatap Frans penuh kasih

__ADS_1


"Diana,percayalah suatu saat nanti akan ada orang yang mampu membahagiakan kamu!Akan ada cinta yang tulus datang menyembuhkan lukamu"Jawab Frans mengusap rambut Diana lembut


Diana menangis dipelukan Frans,ia akan merasa tenang saat Frans selalu disampingnya.Meskipun sikapnya kadang tengil dan jahil!Tapi kasih sayang seorang sahabat nggak pernah ada habisnya ia berikan untuk Diana


"Frans,,makasih ya kamu selalu ada buat aku!Kamu selalu menemaniku saat senang maupun sulit!Kamu sudah seperti kakak yang selalu ingin melindungi adikmu"Kata Diana yang masih menangis dipelukan Frans


"Diana...Dengarkan aku,kamu adalah orang yang selalu menemani aku,kamu adalah orang yang membuatku belajar banyak tentang kehidupan!Diana... Aku ingin mengatakan sesuatu padamu.."Ucap Frans terhenti


Diana mengusap air matanya lalu menatap mata Frans "Katakan Frans,apa yang bisa aku bantu"Ucap Diana


Frans pun bangkit dari tempat duduknya,dan menggandeng tangan Diana untuk berdiri tepat diantara sinar bulan,ia kemudian berlutut didepan Diana"Eehhh Frans kamu ngapain jongkok disitu!Bangun Frans,malu dilihat orang"Ucap Diana


"Diana dengarkan aku, malam ini disaksikan rembulan yang bersinar terang!Disaksikan hembusan angin yang bertiup dingin hingga ketulang rusukku!Disaksikan oleh masyarakat didanau yang sedang berjualan juga...Diana aku mau menyampaikan niat tulusku padamu"Ucap Frans tersenyum kecil menatap Diana yang merona wajahnya


"Diana...Maukah kamu menjadi bagian dari hidupku?Maukah kamu menjadi bidadari tak bersayap untukku,menjadi penguat setiap langkahku yang akan banyak rintangan?"Ucap.Frans lagi sambil membuka kotak cincin mungil yang sudah ia siapkan sejak lama



"Terima mbak, ayo dong diterima"Ucap.orang orang disekitar danau yang sudah mengelilingi mereka berdua


"Aku tau Di,mungkin ini terlalu cepat bagimu!Tapi kamu tau Diana, aku sudah sejak lama menanti saat ini tiba,saat dimana aku membahagiakan kamu,melamar kamu dan menjadikan kamu ratu dalam hidupku!Aku ingin membahagiakan kamu Diana,aku nggak mau lihat kamu sedih ataupun menangis lagi"Ucap Frans mencoba meyakinkan Diana


Diana tak kuasa menahan tangis bahagianya,ia menganggukkan kepalanya"Iya Frans,aku terima lamaran kamu.Aku mau menjadi bagian dalam hidupmu,aku mau menjadi bidadari tak bersayapmu"Ucap Diana yang mengusap air matanya


Frans memasangkan cincin dijari manis Diana,Frans pun tak kuasa menahan air matanya!Ia lalu berdiri dan memeluk Diana,orang yang sangat ia nantikan akan jatuh kepelukannya,sahabat sekaligus orang yang ia cintai selama ini


Cinta yang Frans pendam untuk Diana akhirnya berujung manis,kini mereka sama sama akan menghadapi setiap ujian cinta yang akan datang,Frans juga akan siap menjadi pelindung bagi Diana dan putrinya

__ADS_1


"Mulai sekarang,apapun yang kamu rasakan,apapun yang akan terjadi!Aku akan selalu melindungi kamu dan juga anak kita, ingat ya putrimu adalah putriku mulai saat ini"Ucap Frans mengecup kening Diana lembut


Diana memeluk erat tubuh Frang yang kekar"Makasih ya Frans,kamu selalu ada buat aku selama ini.Jangan pernah berubah ya,aku ingin kamu tetap sayang dan cinta sama aku selamanya"Ucap Diana terisak


"Cupp cuppp, udah ya mulai saat ini Dianaku nggak boleh menangis lagi!Aku nggak akan rela jika kamu meneteskan air mata lagi meskipun hanya setetes saja"Ucap Frans mengusap rambut Diana lembut


Diana pun mengangguk"Aku lapar Frans, aku mau makan"Ucap Diana kemudian


"Hehehe iya ayo kita cari makanan dulu,kamu mau makan apa?"Tanya Frans


"Hmmm aku pengen makan bakso aja deh,kayaknya pas dnegan cuaca nya yang dingin"Ucap Diana


"Siap ibu negara,bentar ya aku mau pesenin dulu"Jawab Frans yang bergegas menuju tukang bakso yang tak jauh dari tempat duduk mereka


"Tunggu sebentar ya, lagi dibikin sama abangnya!Kamu besok jangan kerja lagi,cukup dirumah duduk main hp kalau bosan kamu tinggal dateng kekantor aku"Ucap Frans mencubit pipi Diana gemas


"Tapi Frans,aku kan nggak enak kalau nggak kerja!Qpalagi sama keluarga kamu,nanti kalau aku dutanya sama orang tuamu soal pekerjaanku gimana?"Kata Diana menatap Frans serius


"Tenang aja Di, orang tuaku sudah tau kok semuanya tentang kamu!Dan besok malam,mereka mengundangmu untuk makan malam dirumah!Kamu tau nggak ini semua ide siapa?"Tanya Frans kemudian


Diana menggelengkan kepala"Nggak tau,pasti ide konyol kamu lah"Jawab Diana


"Salah!Semua ini idenya mama aku, tadi mama sempet liat kamu berjalan di danau yang disana,terus waktu aku pulang.Mama cerita sama aku dan beliau memberikan ide romantis ini"Ucap Frans


Uhuukkkk"Mama kamu!Serius ini ide mama kamu Frans?"Tanya Diana penuh selidik


"Beneran,tapi ngomong ngomong,panggilnya jangan Frans lagi dong.Sayang atau ayah gitu kan biar mesra"Protes Frans

__ADS_1


"Iya sayang, maaf ya kan kadang aku suka lupa kalau udah liat makanan hehee"Jawab Diana lagi


__ADS_2