
Setelah berkemas, Diana pun bergegas menuju terminal.Tentu saja diantar oleh Fa'i, selama diperjalanan!Diana memeluk erat tubuh suaminya dan Fa'i pun menggenggam tangan Diana erat
Berat melepaskan, namun tidak ada lagi yang bisa mencegah keinginan Diana jika ia sudah menginginkan sesuatu
Lalu bagaimana kisah cinta ldr mereka?Apakah mereka bisa melewati segala cobaan dan godaan?Apakah mereka akan salin menjaga kesetiaan?Jika sebelumnya Fa'i pernah berpaling dibelakang Diana!Apakah akan terulang kembali?
Langsung cek aja yuk ke sini
👇👇👇
"Dek!Kok nggak ada kabar?Apa kamu pergi memang berniat mau ninggalin aku?"Bunyi pesan yang dikirim Fa'i di ponsel Diana
"Hp nya aku matiin mas, kan kamu tau kalau hp aku boros baterainya.Jangan ngomong ngawur deh!"Jawab Diana kesal
"Ooo pantesan nggak ada kabar!Maaf ya aku udah curiga"Ucap Fa'i lagi
"Hmmmm"
"Nanti kalau aku udah sampai di kosan adek,aku kabari"Kata Diana lagi
"Iya deh,jangan lupa makan ya jaga kesehatan dan jangan lupa selalu rindu sama aku"Ucap Fa'i
"Iya mas, makasih udah perhatian"Jawab Diana
"Hp nya aku matiin lagi ya mas, pusing kepala aku kalau main hp di dalam mobil"Ucap Diana yang sudah terasa pusing kepalanya terasa mual perutnya
"Iya dek, kalau udah sampai kasih kabar ya.Aku selalu menunggu chat kabar dari kamu"Setelah mengirimkan pesan untuk Diana, Fa'i pun melanjutkan pekerjaannya
Sedangkan perjuangan Diana menuju kerja dilaluinya dengan sangat lancar, meskipun Diana muntah selama perjalanan.Tapi itu semua tidak menjadi penghalang niatnya untuk tetap kerja
_____________
Tuuuuttttt
Berkali-kali Diana menghubungi Lia, tapi belum ada jawaban, Lia adalah adik satu-satunya dari Diana.Lia juga yang mencarikan pekerjaan untuk kakaknya itu
__ADS_1
"Mbak Diana telpon sampai 7 kali, apa udah sampai ya"Lia pun memcoba menghubungi Diana kembali
Tuuuttttt
"Halo,,lama banget angkatnya.Aku udah sampai nih, udah kayak orang ilang aku nungguin kamu"Protes Diana yang sudah lelah badannya ingin segera merebahkan badannya untuk melepaskan lelah
"Aku kerja lah, kamu dimana?Nanti jam 2 aku baru jemput ya, kamu makan aja dulu kan disitu ada orang jualan makanan!Nanti aku usahakan cepet deh!"Jawab Lia yang masih bekerja
"Udah pengen tidur rasanya badanku ini, capek banget tau.Mana muntah aku di mobil"Kata Diana yang berusaha membujuk sang adik untuk segera menjemputnya
"Iya sabarlah!Kan aku kerja, nanti aku usahakan cepet deh!"Ucap Lia yang langsung mematikan teleponnya karena malas debat
"Huuuuhhhh dasar, nggak tau orang keburu pengen baring juga.Udah capek!Perut juga dari tadi masih mual aja"Ucap Diana mengomel sendiri
"Mana hp juga mau lowbet,aduuuhhh!Sudahlah mendingan aku isi perut dulu,udah pada demo ini kampung tengah hehee"Diana yang lapar langsung memesan satu porsi nasi dan lauknya
Setelah lama menunggu Lia pun datang "Lama banget siy!Sampai berakar aku nuggunya" Ucap Diana yang cemberut
"Baru juga berapa jam aja,ngomel terus!Ayo pulang nanti langsung mandi terus tidur"Jawab Lia yang ikut ngomel
"Jangan ngebut juga lah, pelan-pelan aja"Protes Diana
"Tadi aku bawa pelan kamu nggak sabaran katanya udah capek!Sekarang aku bawa ngebut malah ngomel"Jawab Lia lagi
"Sudahlah ayo cepetan jalannya, badanku udah lengket nih mata juga udah ngantuk"Jawab Diana me galihkan pembicaraan
Sesampainya di rumah, Diana langsung menuju kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah bau keringat
"Segernya badanku habis mandi, habis ini mau tidur langsung lah"Ucap Diana,tanpa disadarinya Fa'i yang menanti kabar dari istrinya malah Diana melupakannya, karena lelah dan kantuk yang datang
🌹🌹🌹
"Wooyyy bangun!Udah mau maghrib, cari makan dulu yok!Laper aku"Kata Lia yang sejak 1 jam membangunkan Diana
"Jam berapa ini?"Tanya Diana
__ADS_1
"Udah jam 06.30, ayo keluar beli makanan dulu!Laper aku"Jawab Lia lagi
"Apa?Udah jam 06.30, aduuhhh!Aku lupa belum telpon Fa'i.Hp aku juga mati dari tadi, nanti pasti dia uring-uringan"Diana langsung beranjak dari tidurnya dan mencari hp nya untuk menghubungi Fa'i
"Kamu pergi sendirilah, aku telpon dulu"Ucap Diana
"Yaudah, kamu mau makan apa?"Tanya Lia
"Apa ajalah yang penting nggak pedes"Jawab Diana yang masih sibuk dengan hp nya
"Ok"
Tuuutttttt tuuutttt
"Hallo mas,kamu lagi apa?Aku udah nyampek kosan Lia"Ucap Diana yang cemas
"Iya udah sampai disana lupa kalau yang disini lagi nungguin chat,mungkin kamu betah disana ya Di"Ucap Fa'i yang langsung protes
"Bukannya aku lupa mas!Aku tadi sampai sini jam 09.45 terus nungguin Lia jemput baru aku ke kosan jam 02.00 an lah, terus sampai kosan aku langsung tidur dan baru bangun"Ucap Diana menjelaskan
"Oooo, gitu!Kalau betah disana juga nggak apa-apa kok, kan aku juga nggak bisa bikin kamu bahagia, aku nggak bisa kasih apapun yang kamu mau Di"Ucap Fa'i lagi
"Kamu itu kenapa siy mas!Mau marah-marah aja, aku kesini niatnya mau kerja mas!Dan kamu tolong jangan marah-marah, cemburu boleh aja mas.Tapi jangan cemburu nggak jelas gitu!"Sudah panas cuaca kota Jakarta, ditambah lagi cemburu buta dari suaminya yaaa tambah emosi deh
"Aku cuma takut aja kalau kamu akan lupain aku Di,aku takut kamu pergi dan nggak akan kembali sama aku lagi"Ucap Fa'i yang menyesal
"Sudahlah mas, aku kesini buat kerja. Kalau kamu takut aku bakalan ninggalin kamu!Makanya kamu kerja biar aku dirumah aja!Dan biar kamu nggak curiga terus!"Perut yang tadinya lapar, kini sudah terasa kenyang saat orang yang kita sayangi selalu menaruh cemburu tanpa sebab
"Makan cuyy, aku beli gulai kambing nih enak loh!Atau mau sotonya kan pas buat kamu makan sehabis kamu muntah tadi"Ucap Lia yang baru datang
"Iya duluan aja, aku bentar lagi makannya. Aku mau cuci muka dulu habis itu terus makan"Jawab Diana
"Oklah kita makan bareng aja, lebih enak kalau makan sama-sama.Jangan lama-lama dikamar mandi"Ucap Lia yang ngegas
Lia tau kalau Diana hanya berasalan saja kekamar mandi untuk melepaskan kesedihannya, Lia tau jika Diana tidak pernah mau cerita tentang masalahnya.Selama kakaknya itu masih bisa menyelesaikannya sendiri. Maka Diana akan pendam sendiri semua beban di pundaknya
__ADS_1
Lia juga tidak mau terlalu ikut campur, toh Diana juga nggak mau tau urusannya.Mereka saling suport jika sudah saling terbuka, namun saat ini Lia belum mau bertanya sampai Diana tenang