Diary Diana

Diary Diana
Jeritan tangis hatiku


__ADS_3

Assalamualaikum sahabat, gimana kabar kalian semua?Semoga sehat selalu ya, amiinnn๐Ÿคฒ mampir selalu di karya aku ya, akan banyak pelajaran yang bisa kita petik dari setiap cerita ini


Kehidupan rumah tangga yang terkadang terjadi kesalahpahaman dan kadang juga menjadi perpisahan, namun jika kita menjalaninya dengan ikhlas dan sabar insyaalloh semuanya akan bisa dilewati dengan mudah


Yuk langsung aja ke


๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡


"Mas, aku udah dijalan ya.Hp aku matiin biar irit baterainya"Ucap Diana mengirimkan pesan untuk Fa'i


"Iya dek, hati-hati ya"Isi balasan pesan dari Fa'i


"Ok"Jawab Diana singkat


"Kamu jadi pulang ke Lampung kan mas!Kamu jemput aku dirumah emak kan?"Tanya Diana


"Iya, ini aku lagi siap-siap juga mau otw kesana!Mungkin di jalan sekitar 5 hari dek, soalnya mau mampir acara dulu"Jawab Fa'i


Diana hanya membaca pesan dari suaminya itu, dan hanya memghembuskan nafas kasar.Kecewa, marah, namun ia tidak bisa berbuat apapun saat ini.Ingin rasanya Diana memyerah tapi orang tua Fa'i yang selalu memberikan harapan kalau suatu saat anaknya pasti akan berubah


"Baiklah mas, kali ini aku masih akan bersabar menghadapi kamu, sampai hati ini benar-benar menyerah dan lelah!Aku akan lihat selama aku pulang nanti, kamu bisa berubah atau tidak!"Ucap Diana dalam hati


"Mbak, minum dulu nih"Ucap Lia yang memberikan botol air mineral untuk Diana


"Terimakasih dek!Aku bingung dengan hati dan sikap Fa'i saat ini dek, ingin rasanya aku menyerah!Tapi aku selalu kalah saat orang tuanya sudah mengatakan kata tolong!"Ucap Diana yang matanya mulai berkaca-kaca


"Sabar dulu mbak!Kita liat aja nanti, jika dia nggak bisa berubah!Apapun keputusan kamu insyaalloh aku akan selalu mendukhng"Ucap Lia yang mengusap punggung Diana untuk memberikan semangat lagi


"Jika dia nggk mau merubah sikap juga, maka aku akan ambil keputusan akhir"Ucap Diana lagi

__ADS_1


Mereka saling berpelukan untuk saling menguatkan hati, selama didalam kapal, Diana terus menatap lautan yang begitu luas.Hamparsn yang indah dan begitu menyejukkan hati


Awan yang cerah, dan burung yang melintas terbang.Membuat hati Diana merasa damai!Rasa gelisah yang sebelumnya datang membayangi hatinya yang takut akan kegagalan membina rumah tangga lagi, semakin menjadi


"Kamu itu kuat mbak, kamu wanita yang sangat luar biasa!Kamu hebat!Aku yakin suatu saat nanti kamu akan bahagia,percayalah alloh tidak akan menguji hamba nya melebihi kemampuannya"Ucap Lia yang selalu ada untuk sang kakak


"Terimakasih ya dek, kamu selalu mendukung mbak!"Ucap Diana sembari memeluk Lia


"Semangat ya, kamu pasti bisa melewati semua ini"Lia pun tersenyum


"Sebentar lagi kita sampai rumah mbak, usap air mata kamu dan dandan lagi ya. Pakai make up biar nggak kelihatan habis nangis"Ucap Lia yang menggoda sang kakak


Plaakkk


Diana memukul bahu Lia "Kamu ini ya orang lagi sedih serius, kamu malah becanda"Ucap Diana tersenyum indah yang membuat orang disebelah tempat duduknya ikut tersenyum juga karena senyuman manis Diana heeehee


"Ayo mbak, kita ke mobil!Nanti kita ditinggal disini kan nggak lucu hehee"Lia pun masih saja bercanda


"Ok, nanti yang dibuka pintu mobil sebelah kiri aja ya mas!"Ucap Lia pada supir travel


"Iya mbak,beres pokoknya!"Jawab supir itu


Lumayan jauh siy jalan masuk kerumah mereka, tapi segala ide kejutan untuk orang tua mereka sudah disiapkan, ada-ada saja deh kelakuan mereka berdua hihiii


__________


Setelah hampir 3 jam lamanya menuju kedesa tempat tinggal mereka, Diana yang sudah siap untuk turun terlebih dulu memberikan kode pada Lia"Ingat ya sebeluk bapak atau emak buka pintu mobilnya kamu jangan nongol dulu"Ucap Diana memberikan peringatan hehee


"Iya, udah sana buruan turun!Nanti mereka curiga"Lia pun sudah tidak sabar untuk memberika kejutan pada orang tuanya

__ADS_1


"Assalamualaikum pak!Mak, kalian sehat kan?Ooo ya pak, dibelkang kursi supir ada tas aku ketinggalan!Tolong ambilkan ya.Aku udah lemes ini"Ucap Diana yang berpura-pura lemes kaya nggak dikasih makan 1 bulan hahaa


"Tas warna apa?"Tanya pak Heri


"Aku lupa warna apa,tapi ada disitu cuma 1 tas kok tadi tuh!"Jawab Diana, didalam hatinya ia begitu senang


"Baaaaaa,hahahaaaa"Lia pun tertawa karena berhasil membuat bapaknya kaget


"Ya alloh pada pulang semua"Mak Yuni pun langsung berlari memeluk kedua putrinya itu


Air mata bahagia yang keluar dari seorang ibu yang sangat Diana rindukan, sudah hampir 4 tahun Diana tidak bertemu orang tuanya karena ada sesuatu hal yang membuatnya harus menyendiri


Hiiiiiiiikkkkkssss


"Diana rindu banget sama emak,bapak!Diana masih diberikan kesempatan umur panjang untuk bertemu dan berkumpul kalian lagi hiiikkksss" Diana tak kuasa lagi menahan air matanya yang sudsh sedari dijalan tadi akan tumpah


"Ayo nak kita masuk rumah dulu!Emak juga rindu sama kamu nak, emak dan bapak kira kamu udah meninggal!Karena udah lama nggak ada kabar hikkkssss"Tangisan bu Yuni pun ikut pecah karena tak kuasa menahan kerinduan yang terlalu lama tidak bertemu anaknya


Mereka masuk kerumah, dan melepas rindu.Tak lama para tetangga pun berdatangan berkunjung kerumah bu Yuni"Ya alloh nduk, kamu masih hidup!Kemana saja kamu selama ini nduk, bude ikut seneng kalian sudah berkumpul lagi"Para tetangga yang datang pun ikut menangis, bukan karena tangisan sedih tapi tangisan bahagia


"Aku mau mandi dulu mak!Lengket semua badanku"Ucap Diana yang rindu dengan kamar kesayangannya


Diana perlahan membuka pintu, satu persatu barang yang ada dikamarnya disentuhnya"Masih tetap sama seperti dulu!Nggak ada yang berubah!"Ucap Diana tersenyum saat memandangi fotonya waktu masih remaja


Ia kembali mengenang masa dulu ketika ia belum menikah dan masih suka berdandan hehee, peralatan make up nya aja udah kayak toko sembako dipasar aja, semuanya ada pokoknya deh dari ikan,sayur.lalapan,,ahhh pokoknya komplit hahaaa


"Kasur aku yang paling nyaman, apakah kamu merindukan diriku?"Tanya Diana pada setiap barang yang disentuhnya


"Aku sangat rindu dengan kalian, aku ingin menjadi Diana remaja yang dulu!Kalian dukung aku kan"Ucapnya lagi pada sebuah meja belajar tempat favoritnya ketika ia sedang marah

__ADS_1


Diana lama sekali melepas rindu dengan kamar kesayangannya, sampai terlelap tidur dan lupa untuk mandi hehehehe


__ADS_2