
Assalamualaikum sahabat novel, jangan pernah bosan untuk selalu mendukung karya aku ya๐คญ aku juga nggak akan pernah bosan untuk selalu ingatkan๐
Bacanya sambil ngopi ya, biar nggak ikutan greget๐
Yuk langsung aja
๐๐
๐น๐น๐น
Langit pagi yang begitu cerah, hembusan angin pagi yang menusuk ke tulang, dinginnya salju tidak menyurutkan langkahku untuk segera pergi berkebun
Ditemani dengan kicauan burung-burung yang seakan ikut menyambut pagi bahagiaku ini, bahagia karena rasa syukur ku yang masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk melihat betapa indahnya dunia
"Selamat pagi sahabat-sahabat aku, apa kalian juga sedang bahagia hari ini?"Tanya Diana yang berbicara pada seekor burung gang bertengger didekat tempat duduknya
"Ooo ya sahabat!Aku mau cerita, apa kamu mau mendengarkan aku?"Tanya nya lagi pada burung itu
"Aku rinduuuuu banget sama rumah, aku rindu sama masakan ibuku.Tapi aku senang karena semalam aku bisa melihat senyuman bahagia ibuku, itulah kenapa aku bahagia pagi ini"Begitulah Diana yang selalu mengajak sahabat burungnya bercerita
"Kamu sedang apa Di?"Tanya Fa'i yang tiba-tiba muncul
"Lagi duduk aja mas!Sambil cerita sama burung"Jawab Diana
"Haaaaahaaaaa...Ada-ada aja kamu Di, burung kok di ajak ngomong!Mana ngerti siy dia"Ucap Fa'i yang tertawa melihat tingkah Diana
"Siapa tau burung ini bisa menyampaikan rasa rinduku pada ibuku"Jawab Diana kemudian
Fa'i pun langsung bungkam, terdiam dan menatap wajah sendu istrinya"Maafkan aku Di, aku belum bisa ajak kamu berkunjung kerumah orang tuamu"Ucap Fa'i sembari membelai rambut hitam Diana
"Nggak apa-apa,aku bisa mengerti kok!Tapi jangan pernah kamu berbohong lagi padaku mas!"Kata Diana yang sedikit menahan kesal
__ADS_1
"Aku tau, kalau kamu masih marah sama aku Di, marahin aku Di kalau perlu tampar aku!Jika setrlah itu membuat hatimu tenang dan nggak marah lagi sama aku"Fa'i pun meneteskan air mata
"Nggak perlu mas!Jika kamu benar-benar membuktikan kalau kamu mau berubah, itu sudah cukup buat aku!Jangan pernah kecewakan aku lagi mas!"Diana langsung berlalu pergi tanpa menoleh ke arah Fa'i
"Sebesar itukah marahmu padaku Di, sampai kamu tidak mau melihat wajahku"Batin Fa'i
Fa'i pun mengikuti istrinya dari belakang, untuk menuju kebun.Biasanya sepanjang jalan, mereka akan bercerita dan tertawa!Lain halnya dengan hari ini, mereka hanya bicara jika ada yang penting saja
Diana yang masih marah akan sikap Fa'i yang sudah membohongi dirinya, dari awal pernikahan pun Fa'i sudah berbohong.Dan kini ia mengulanginya lagi
๐น๐น๐น
Hari semakin siang, Pekerjaan dikebun membuat Diana merasa lelah dan lapar.Ia segera pulang kerumah untuk mengisi perutnya yang sudah tidak bisa ditahan lagi
"Di, ayo kita makan!Aku bikin mie tadi pakai telor plus cabe rawit sekilo hehee..Kesukaan kamu pedes Di.Mumpung masih hangat"Ucap Fa'i yang mencoba merayu istrinya
"Hmmmm..Aku mau cuci tangan dulu"Jawab Diana
"Ayo sini aku suapin ya, biar banyak kamu makannya"Kata Fa'i
"Soalnya aku sering lihat ibuku kalau bikin mie dikasih tomat, jadi aku ikutan aja hehee"Jawab Fa'i
Diana hanya terdiam saat Fa'i menyebutkan nama ibunya.Rasa sakit yang menggores hatinya masih tetap ada dan akan selalu ia ingat sampai kapan pun
---------------
"Mbak, Fa'i nya ada nggak?"Tanya seseorang yang datang bertamu kerumah Diana
"Baru saja keluar!Ada apa ya?Nanti saya sampaikan kalau sekiranya penting!"Jawab Diana
"Nggak ada apa-apa mbk, cuma mau main aja!Kalau Fa'i nggak ada ya saya pulang saja, nanti tolong bilangin ke Fa'i kalau ada yang cari.Nama saya Roki mbk"Kata Roki dan segera berlalu pergi
__ADS_1
"Hmmmm...Aku masak aja deh!Sambil lihat Radha dan Krishna.Tapi kejauhan liatnya, apa aku pindahin aja tv nya ke dapur!Iya sebaiknya aku pindahin aja tv nya"Kata Diana yang berbicara sendiri
Tidak lama, Fa'i pun datang dan membawa buah tangan"Ya ampun dek!Hahaaaaa kamu ini ada- ada saja. Tv nya kok dipindah ke dapur!Nggak sekalian d bawa tidur, hahaha"Fa'i pun tertawa saat melihat istrinya masak sambil mandangi tv yang di dapur
"Berisik kamu mas!Diamlah nggak kedengeran tuh film nya"Protes Diana merajuk
"Hadeeehhh emak-emak korban sinetron"Ucap Fa'i
"Mas!"Diana kesal dan melempar Fa'i kentang yang mau dimasaknya
"Haahahaa....Iya deh maaf, silahkan nonton film lagi sayank.Sini biar aku yang masak kentangnya, nanti gosong lagi kamu masak sambil liat tv"Rayu Fa'i yang sebenarnya juga malas masak heheehe
"Yasudah nih!Yang enak loh mas, aku mau lanjutin nonton tv dulu"Ucap Diana memberikan pisau dan kentang
"Beneran lagi, aduh!Padahal aku tadi cuma bercanda"Batin Fa'i
"Ooo ya mas, tadi ada yang nyariin kamu.Nama nya Roki!Emang ada urusan apa kamu sama dia"Tanya Diana
"Nggak tau,kan aku baru pulang.Nanti deh aku tanyain lagi"Jawab Fa'i
"Kamu mau kerumah Roki?Pulang malam nggak?"Tanya Diana
"Nggak, nanti sebelum maghrib aku udah pulang"Jawab Fa'i
Hanya butuh waktu 10 menit saja Fa'i memasak, setelah selesai Fa'i pun segera mandi "Dek, aku mau kerumah Roki dulu ya.Sebentar aja"Ucap Fa'i
"Hmmmm.Ingat!Pulang jangan malam-malam, kalau pulang malam aku kunci pintunya!Lagian aku heran sama kamu mas,setiap hari pergi pulang malam kalau nggak pagi, ngapain aja siy kamu di luar?"Kata Diana sewot
"Adalah...Yaudah aku pergi dulu, jangan cemberut terus nanti cantiknya hilang loh"Fa'i pun langsung pergi meninggalkan Diana yang hampir setiap hari sendiri di rumah
'Sampai kapan kamu seperti ini mas!Kapan mu berubah mas!Jujur aku nggak sanggup kalau kamu tinggalin aku setiap malam sendirian terus, kamu anggap apa aku mas, hikkssss'Batin Diana menangis. Entah sudah berapa banyak air mata yang dikeluarkan Diana
__ADS_1
Entah kapan Diana akan selalu tersenyum setiap hari, jika suaminya nggak pernah mau mengerti dirinya!Capek, lelah dan rasanya ingin menyerah, namun ia takut orang tuanya akan malu karena kegagalan nya dalam membina rumah tangga lagi
Saat ini hanya si unyil, kucing peliharaan Diana yang selalu setia menemaninya.Saat sedih dan bahagia Diana selalu berdua hanya dengan kucing nya saja