Diary Diana

Diary Diana
Hilanglah separuh nafasku


__ADS_3

Tuhan!Apa sebenarnya rencana dibalik ujianmu ini.Mengapa begitu sesak nafas yang engkau berikan padaku


Saat aku mulai menyusun kehidupan baru lagi, engkau memberikan ujian yang begitu berat, aku nggak akan sanggup untuk melewatinya


Tuhan!!Akankah engkau memberikan aku sercercah sinar harapan untukku bahagia?


_ _ _ _ _


"Maaf bu!!Kami harus menyampaikan kabar ini.Saya harap, ibu bisa ikhlas dan tegar menerima kenyataan ini...Ucap Dokter


"Ada apa Dokter?Anak saya baik-baik saja kan!Hiikkksss...Dokter jawab saya Dok!!Dokter anak saya sehat kan Dok!!"Ucap Diana yang terisak


"Maaf bu!Kami sudah berusaha yang terbaik untuk putra ibu!Tapi....Tuhan sangat menyayanginya, anak ibu...Meninggal dunia"Ucap Dokter


"Nggak....Nggak mungkin!Dokter pasti bohong!Hiiikkkkssss....Hikkkkssss"Ucap Diana yang histeris


"Sabar sayang,kamu harus kuat nak! Adnan sudah bahagia disana sayang"Ucap bu Marina yang tak kuasa menahan tangisnya juga


"Adnannn......Hiiikkkkssss..Adnan sayang, kenapa kamu juga meninggalkan bunda?Bunda nggak akan kuat melalui semuanya ini tanpa kamu nak!"Ucap Diana


Bruuùuuukkkkkk


"Diana......Dokter tolong jaga anak saya.Saya akan mengantarkan cucu saya keperistirahatan terakhirnya,saya titip Diana ya Dok!"Ucap Bu Marina


"Baiklah bu, saya akan menjaga anak ibu dengan baik.Ibu harus kuat demi anak ibu ya"Ucap Dokter


"Terimakasih Dokter.Saya permisi!"Ucap Bu Marina


selama diperjalanan.Bu marina tidak berhenti menangis dalam diam!Ia memikirkan Diana yang pastinya terguncang jiwanya


'Entah apa yang akan ibu lakukan selanjutnya jika kamu menanyakan Adnan sayang!Semoga Tuhan segera memberikan bahagia setelah kesedihan yang kamu hadapi'Batin bu Marina


"Adnan...Nenek minta supaya kamu selalu memberikan semangat untuk bundamu ya, hibur bunda saat bunda kamu sedih.Nenek yakin kamu nggak akan membiarkan bundamu sedih terus"Ucap Bu Marina yang menatap nisan Adnan

__ADS_1


"Nenek pulang dulu!Besok nenek akan datang lagi bersama bunda.Kamu harus janji sama nenek,kalau kamu akan selalu menghibur bunda lewat mimpi"Ucap bu Marina lagi


* * * * *


"Adnan....Kamu dimana sayang!Suster,,,dimana anak saya?Saya mau bertemu anak saya sus!Tolong antarkan saya,pasti Adnan haus sus"Ucap Diana yang baru terbangun dari pingsan


"Adnan baik-baik saja ibu!Sebaiknya ibu istirahat dulu sebelum bertemu dengan Adnan"Ucap Suster yang terpaksa berbohong


"Tapi sus, saya ingin bertemu anak saya...Ibu!Bu...Dimana ibu saya sus,kenapa ibu saya juga tidak ada disini?"Ucap Diana


"Ibu anda sedang mengurus anak ibu,nanti jika sudah selesai pasti ibu anda akan kemari"Ucap Suster lagi


"Saya nggak sabar pengen bertemu anak saya yang tampan sus!Suster tau nggak?Dia mirip banget sama ayahnya,tapi ayahnya nggak bisa dateng buat lihat Adnan"Ucap Diana yang mulai bicara melantur


"Ibu berdoa saja,supaya ayahnya Adnan cepat datang dan bertemu kalian"Ucap Suster


"Terimakasih ya sus!Saya boleh tidur sus, nanti kalau ibu saya sudah datang!Tolong bangunkan saya ya sus"Pinta Diana


"Baik bu, ibu istirahat saja.Saya akan menemani ibu disini"Ucap Suster


* * * *


"Sus, bagaimana keadaan Diana?"Ucap Bu Marina


"Tadi Ibu Diana sudah tenang bu, beliau hanya teringat dengan anaknya yang tampan, mirip dengan suami bu Diana"Ucap Suste rmenjelaskan


"Baiklah sus, terimkasih suster sudah menemani anak saya.Sekarang suster boleh melanjutkan pekerjaan suster lagi, biar saya yang menunggu Diana bangun"Ucap bu Marina


"Baik bu, saya permisi!"Ucap Suster


"Mmmmm.....Ibu..!!Ibu darimana saja?Bagaimana keadaan Adnan?Diana mau ketemu Adnan bu!"Ucap Diana tersenyum


"Sayang..Diana anak ibu kan?Diana mau nurut apa yang ibu katakan?"Ucap Bu Marina

__ADS_1


"Kenapa ibu bertanya seperti itu?Bu,,Diana akan selalu jadj anak ibu.Diana juga akan selalu mematuhi setiap ucapan ibu"Ucap Diana


"Sayang..Ibu tau kamu anak ibu yang kuat, Diana harus ikhlas ya!Doa kan Adnan yang sudah bahagia disisi Tuhan ya nak!"Ucap bu Marina berusaha tetap tersenyum


"Ibu ini bicara apa?Adnan anak yang kuat bu,Adnan nggak akan ninggali Diana sendirian!Nggak bu...Adnan hanya lelah saja tadi"Ucap Diana yang mulai menatap kosong


"Diana..Dengarkan ibu nak!Jika Diana seperti ini terus, maka Adnan tidak akan bahagia di sisi Tuhan, Diana harus kuat!Adnan membutuhkan doa yang terbaik dari kamu!Ibu mohon nak..Tenangkan hati dan pikirsn kamu, ikhlaskan Adnan"Ucap Bu Marina


"Hiiikkkkkssss....Adnan....Hiiikkkksssss....Adnan ku..Kenapa Adnan tinggalin bunda sayang!Adnan....Bunda baru saja melihatmu sebentar nak!Kenapa?Kenapa Tuhan mengambil Adnan secepat ini bu!!Kenapa!!Hiiikkkkssss....Aaaaaaaaaaaaaaaaaaggghhhhh....mAdnaaaaaannnnn....!!"Teriak Diana yang histeris


"Tenang sayang,kamu harus ikhlas.Jika kamu seperti ini, Adnan akan sedih!Adnan nggak suka lihat bundanya seperti ini...Hiiikkkkssss...Tenang sayang, tabahkan hatimu,kamu kuat sayang"Ucap Bu Marina


"Ibuu....Diana mau bertemu Adnan!Bawa Diana bertemu Adnan bu"Ucap Diana lagi


"Baik sayang,,iya ibu janji!Ibu akan mengantarkan kamu bertemu dengan Adnan,,besok kita berkunjung ke makam Adnan ya, tapi...Kamu harus sehat dulu"Ucap bu Marina memberi pengertian


Diana hanya terdiam dan menuruti perkataan Bu Marina, matanya sudah mulai sayup dan perlahan tertutup.Diana tertidur pulas dipelukan Bu Marina, Ibu Marina juga tidak melepaskan pelukannya meskipun hanya sedetik saja


'Tuhan!Tolong berikan kebahagiaan yang takkan pernah ada habisnya untuk putriku'Ucap bu Marina dihati


* * * * *


1 bulan sudah Diana menjalani kehidupannya dengan seorang ibu yang sangat menyayanginya,bahkan Diana tidak tau harus dengan apa membalas kebaikannya


Setiap luka yang datang!Bu Marina lah orang pertama yang akan datang untuk menghiburnya.Rindu untuk suami tercinta,rindu untuk putra yang sangat ia sayangi, mereka berdua adalah bagian dari jantung hati Diana


Apakah kebahagiaannya akan segera datang?Apakah Diana akan kembali pada cinta yang selalu memberikan kekuatan baginya?


"Adnan..Kamu lagi ngapain disana sayang?Apa Adnan juga merindukan bunda?Seperti bunda merindukan Adnan dan juga ayah...Hiiikkkkkssss...Riyan!!Maafkan aku.Aku nggak bisa jagain anak kita dengan baik"Ucap Diana yang masih sering menangis jika mengingat cobaan yang selalu datang menghampirinya


"Riyannn!!!Huuuuhhhh!!"Ucap Diana yang teringat dengan ponselnya


Teruntuk Istriku yang selalu ada dihati dan setiap doaku

__ADS_1


*Diana istriku!Aku sangat merindukanmu,aku merindukan kalian berdua.Apa kalian baik-baik saja!Dimana kamu sekarang Di, sungguh separuh nyawaku telah hilang, aku nggak bisa terus-terusan jauh dari kamu Diana. Plisss!!Pulang Diana, aku sangat merindukanmu, aku nggak perduli dengan keluarga yang akan menentangku.Yang aku tau aku hanya mencintaimu, aku nggak bisa hidup tanpa kamu disisiku Diana


Diana aku merindukanmu,aku merindukan anak kita!Kembalilah, aku akan selalu menunggumu disini*


__ADS_2