Dibuang Suami Dinikahi Presdir Kejam

Dibuang Suami Dinikahi Presdir Kejam
DSDPK 019


__ADS_3

Arumi merias dirinya dengan dibantu oleh MUA terkenal yang telah dipersiapkan oleh Adrian. Arumi hanya menggunakan Make up yang Natural dengan rambut yang di Curly menambah kecantikannya.


"WA mba sangat cantik... " kagum penata Rias melihat kecantikan Arumi, walaupun ia tidak menggunakan Make Up Arumi tetap Cantik. Arumi juga menggunakan gaun berwarna Hijau dengan bahan sutera yang halus. Adrian membelikan gaun Arumi dan gaun yang dibeli Adrian sangat pas ditubuh Arumi. Sedangkan Adrian pakai kemeja yang senada dengan pakaian Arumi.


"Sudah siap Sa... " Perkataan Adrian terhenti ketika melihat Arumi yang sangat cantik. Seakan ia tidak rela ada yang melihat kecantikan calon istrinya.."


"K.. kak. jelek ya." Cicit Arumi menunduk dengan meremas kedua tangannya karena gugup ditatap oleh Adrian.


Adrian mendekat dan mengangkat dagu Arumi. "Kamu sangat cantik sayang."


"Permisi Tuan tugasku sudah selesai"


"Hem, Nanti aku transfer"


"Baik Tuan."


Penata Rias meninggalkan sepasang kekasih yang sedang kasmaran. Karena tugasnya sudah selesai.


"Ayo kita berangkat!" Ajak Adrian dengan mengenggam tangan Arumi. Genggaman tangannya tak lepas sampai mereka sampai di Mobil dan Adrian membukakan Mobil untuk Arumi. Sedangkan Arumi sangat senang mendapat perhatian dari Adrian yang tak pernah dia dapatkan dari Mantan suaminya.


"Terimakasih kak." Ucap Arumi tulus setelah ia duduk di dalam mobil sedangkan Adrian hanya membalas senyuman.

__ADS_1


Setelah memastikan Arumi nyaman duduk, ia pun menutup pintu mobil dan ia memutar untuk menuju ke bagian kemudi.


Adrian menjalankan mobil dengan kecepatan sedang. Dan hanya butuh 15 menit untuk sampai di hotel tempat yang diadakan pesta pernikahan Rizal dan Adrian.


Adrian turun terlebih dahulu, lalu ia membukakan pintu Calon istrinya.


"Ayo sayang." Bisik Adrian ditelinga Arumi yang membuat Arumi tersentak kaget.


Adrian menarik pinggang Arumi. Agar Arumi lebih dekat dengannya. Sedangkan tangan yang lain mengenggam tangan Arumi yang memeluk lengannya.


"Tetap pegang tanganku sayang." Titah Adrian dengan lembut.


"WA Tuan Adrian datang juga menghadiri pesta Pak Rizal?" Tanya tamu undangan yang di jawab cuet oleh Adrian.


"Iya."


"Ayo sayang." Ajak Adrian untuk mengucapkan selamat pada sang pengantin.


"Iya kak."


Arumi bejalan dengan Anggung yang membuat semua orang terpesona dengan kecantikannya bahkan lebih cantik dari sang pengantin. Sedangkan Adrian semakin memeluk posesif Arumi memperlihatkan kesemua tamu yang ada kalau Arumi hanya miliknya.

__ADS_1


Sementara Rizal tidak berkedip menatap Arumi yang sangat cantik. " Kenapa sekarang Arumi lebih cantik disaat bersamaku dulu." Batin Rizal yang masih mengagumi kecantikan Arumi.


"Mas.. " Panggil Mawar dengan suara pelan dan muka yang ditekuk karena seharusnya ini malam dialah ratunya. Tapi ketika kedatangan Arumi semua orang beralih menatap Arumi yang sangat cantik.


"Apa mas masih suka ya sama mantan mas yang mandul itu. " Ucap Mawar cemberut.


"Tidak sayang, aku hanya mencintaimu percayalah padaku." Gombal Rizal yang membuat Mawar tersenyum bahagia.


"Aku percaya padamu mas. Tapi aku tidak percaya pada Arumi bisa ajah dia mencoba merayumu agar kamu kembali padanya.


"jangan khawatir sayang aku tidak akan tergoda padanya apalagi sebentar lagi kita akan menjadi orang tua."


Bruk


"Aaaaak


" Sayang kamu tidak apa-apa." Ucap Adrian khawatir.


"Aku ti... " perkataan Arumi terhenti ketika mendengar suara perempuan yang sangat ia kenali siapa lagi kalau bukan mantan mertuanya.


"He, perempuan mandul kalau jalan itu pakai mata. kamu lihat ini baju mahal ku kotor karena ulahmu" Amuk Bu Widya dengan menunjuk-nunjuk Arumi.

__ADS_1


__ADS_2