Dicintai Badboy Tampan

Dicintai Badboy Tampan
bab14


__ADS_3

Mu.." Ucap mama intan tapi tetap saja Riski menolak nya.


Nanti mama carikan panti asuhan yang bagus buat Riski ya, mama akan bicarakan ini sama papa.. "


Maaf tante kalo al lancang,raka sudah merekomendasikan panti asuhan yang bagus dan raka sudah menghubungi pihak panti.. " Kata al.


"Oh bagus kalo begitu nak al, boleh tante minta tolong nanti di antarkan ke panti asuhan nya ya?"


Baik tante.. Em kalo begitu raka permisi dulu tante masihada urusan..


"Nara ngantar raka ke depan dulu mah.. " Iya pun mengantar al sampai depan.


"Thanks udah mau bantu gue.." Ucap Nara.


"Gak masalah, oh ya gue pinjem mobil lo dulu ya besok pagi gue balikin, gue mau langsung pulang aja gak jadi ke markas.."


Ya udah bawa aja.. " Ucap Nara memberikan kunci mobil nya.


Setelah raka pulang Naura pun masuk ke dalam rumah. Nara sudah menceritakan semuanya pada papa, mama dan juga abang nya.


Iya meminta maaf karena kemarin sudah membohongi mereka.


mama nya tidak marah pada Nara, mereka justru bangga padanya karena sudah memiliki hati yang tulus menolong orang lain.


**


Pagi hari di kediaman keluarga Sanjaya, mereka sudah berkumpul di meja makan untuk menikmati sarapan.


Riski makan yang banyak ya.."


Terimakasih tante ini saja Riski belum habis, makanan nya enak-enak.. " Ucap nya makan begitu lahap.


"Riski nanti mau ikut tante ajak jalan-jalan dan main di mall gak?" Tanya mama intan.


"Wah.... Mau, mau.. Riski gak pernah loh tante main di mall, eh pernah sekali Riski lewat depan mall langsung di usir sama satpam nya.." Ucap Riski mereka yang mendengar nya begitu miris. Aku ikut ya mah, sekalian mau beli skincare..."


"Abang ikut juga ya mah, udah lama gak jalan ke mall.. "


"Papah gak mau ikut juga?" Tanya mamah intan menatap suami nya.


" HaH... Ya enggak lah papa sibuk banyak kerjaan.. " Jawab papa adi.


"Ya siapa tau mau ikut juga biar jadi keluarga cempaka .."


"Lah, kok keluarga cempaka mah bukan nya keluarga cemara? Protes Nara.


Itu kalo keluarga orang,kalo keluarga kita keluarga cempaka.."


Saat Nara ingin protes lagi tangan nya di senggol naufal.


"Turutin aja kalo gak mau di potong uang jajan lo .. " Bisik aidil.


"Iya deh..terserah mama . " Pasrah Nara.


"Mama berangkat jam berapa?" Tanya Nara.


"Habis tengah hari.."

__ADS_1


"Ok habis pulang sekolah, aku nyusul mama ya.. "


Ka Nara ajak ka al juga ya biar makin rame.. " Ucap Riski membuat Naura tesedak..


Uhuk uhukk


"Ya ampun, pelan-pelan dong ra.." Ucap mama nya memberikan segelas air pada Nara.


" kaka gak bisa kalo ngajak manusia satu itu.. "


Kenapa?" Tanya Riski.


Em.. Ya.. Karna.. Dia sibuk jadi tukang parkir di monas.. "


Masa ganteng-ganteng jadi tukang parkir si ka..'


Tawa mereka Pagi mereka diisi dengan keceriaan.


Riski mau ka raka ikut ka Nara,,,biar makin ramai.. " Ucap Riski cemberut .


Karna melihat wajah Riski yang memelas, Mau tak mau Nara meng iya kan permohonan Riski yang meminta nya juga mengajak raka ke mall.


**


Baik anak-anak silahkan kalian salin materi di papan tulis, setelah itu bapak akan memberikan tugas pada kalian untuk dikerjakan di rumah.. "


"Yaelah pak pr mulu deh perasaan.." Protes rio.


"Kalo kamu tidak mau saya kasih tugas, nilai kamu di raport akan saya kurangi.."


"Maka ny jangan banyak protes.."


Seketika kelas menjadi hening karena mereka tidak mau ada nya tambahan tugas, mereka tau sekali kalau pak tono di protes iya akan menambah tugas nya menjadi 3x lipat.


Tettt.....


Suara bel jam istirahat, para murid lain sudah keluar kelas.


Girls kantin kuy, gue laper.. Ucap pani


Kalian duluan, toilet.. "Ucap Nara. gue mau ke


Bos kita duluan ya ke warung kang mamat..." Kata dika.


Setelah kepergian teman-temannya, Nara memberanikan diri melangkah ke kursi raka.


Di kelas hanya ada mereka berdua.


al yang melihat pun mengangkat satu alisnya.


Ada angin apa nyamperin gue?" Tanya al.


"Ck.. Lo gak usah terlalu kepedean ya, kalo bukan karna Riski gue gak bakalan mau nyamperin lo.." Ucap Nara ketus.


al mengerutkan kening nya.


Riski kenapa?" Tanya al.

__ADS_1


"Dia mau lo ikut jalan-jalan ke mall sama dia. " Jawab Nara.


"Kalo gue gak mau, lo mau apa?"


Nara menatap tajam pada al.


Lo gak kasian apa sama dia, dia berharap lo bisa ikut. Sebenarnya gue juga gak mau ngajak lo, tapi karna gue kasian sama dia gue iyakan permintaan dia, gue gak mau dia kecewa.."


Nara melangkah keluar dari kelas menuju kantin.


Pukul 13.00wib para murid sudah mulai keluar dari kelas karna sudah waktu nya pulang.


Guys, gue duluan ya, ada janji sama nyokap.. " Ucap Nara.


Nara berjalan menuju parkiran, parkiran mobil dan motor bersebrangan.


Naura melewati al dan teman-temannya begitu saja tanpa menghiraukan panggilan renal.


"Hey,, Naara.. Yuhuuuu...... Wah parah nih sejak kapan princes nya karsa mulya jadi budek.." Ucap rio.


Naura sudah melajukan mobil nya yg sudah dikembalikan al tadi pagi.


Sesampainya di mall iya langsung pergi ke cafe dimana mamah nya sedang menunggu dirinya...


Mah..


Ka Naura..." Ucap Riski sangat girang dan memeluk Nara. Heyyy seneng banget sih.. Kata Naura mengacak rambut Riski, Riski yang semula ceria tiba-tiba wajah nya berubah muram.


Ki kenapa, kok jadi murung ..?" Tanya Nara.


Ka al mana, kata nya mau ikut kesini? " Riski bertanya balik.


"Em... Maaf ya ki, ka al nya lagi sibuk jadi gak bisa ikut.." Jawab Nara merasa bersalah pada Riski karna tak bisa membawa raka ikut bersama nya.


'Terus itu yang di belakang ka Nara siapa??.. " Ucap Riski. Ha...???" Nara pun menengok di belakang nya sudah ada al yang berdiri dengan membawa bungkusan besar.


"Ka al...." Senyum mengembang dari bibir anak kecil itu.


Hei.. Kaka punya sesuatu buat kamu.." Ucap al memberikan bungkusan itu pada Riski.


Wahhh... Robot besar... Makasih ka al"ucap riski.


al tersenyum dan mengelus kepala Riski.


Nara melihat wajah riski sangat senang mendapatkan hingga main di Timezone.


Ayo ka al... Kalahin ka Nara.." Ucap Riski. Mereka sedang bermain basket.


Riski kok dukung nya si jambul ayam sih.." Protes Nara cemberut.


"Hehe kan tadi sudah di kasih sogokan mainan.. " Ujar Riski.


Gimana kalo kita taruhan siapa yang paling banyak cetak skor.." Ucap al.


"Ok, klo memang dapat apa?


"Kalo lho menang,lho boleh

__ADS_1


__ADS_2