
Belanjaan nya tadi di apartemen maria, Nara pun pamitan pulang.
Gue pulang duluan ya girls cape banget badan gue.. " Kata Nara.
"Iya gue juga mau pulang, bareng aja deh kalo gitu lan lho gak pulang??" Ucap Sindy.
Gue nemenin maria aja disini dulu lagi mager gue, gue udah ijin si sama bokap gue pulang agak malam " Ujar Lani yang masih rebahan manja di kasur maria.
"Alah bilang aja lho mau tidur,Ya udah kita berdua pulang ya guys, asalamualaikum " Ucap Nara dan Sindy. "Walaikumsalam.. " Ucap maria dan Lani.
Nara pun melajukan mobil nya keluar dari area apartemen.
Di perjalanan mengantar Sindy pulang mobil Nara tiba-tiba seperti menginjak sesuatu yang menyebabkan sedikit oleng, iya pun lantas meminggirkan mobil nya dan turun untuk mengecek kondisi ban nya.
"Astaghfirullah kempes apa tadi ke injek paku ya?? " Ujar Nara.
"Kenapa ra?" Tanya Sindy yang juga ikut turun dari mobil. "Ban mobil gue bocor sin.." Jawab Nara.
"Trus lho bawa ban serep gak?" Tanya Sindy lagi.
"Ada sih tapi gue gak bisa ganti nya " Jawab Nara.
"Kita tunggu orang lewat aja kali ya?.. " Kata Nara.
Hampir 10 menit mereka menunggu orang lewat namun belum ada 1 pun orang yang lewat.
Ck, kok dari tadi gak ada motor atau mobil lewat ya?? " Ucap Sindy.
"Emm sin kalo lo mau pulang duluan biar pesen taksi online aja gimana??" Tanya Nara.
"Eh apaan loh gue gak mau ya ninggalin temen gue sendirian disini " Jawab Sindy.
Setelah menunggu beberapa lama Nara melihat orang bermotor lewat.
Naura pun melambai pada orang bermotor itu,para pengendara motor itu pun berhenti betapa terkejut nya saat tau siapa orang itu dia adalah al.
"Kenapa mobil lo ??" Tanya al dingin.
"Lho gak liat apa mobil kempes " Jawab nya ketus. gue "Ya santai dong gue kan cuman nanya kalo gak mau di bantu ya udah.. " Ucap al lantas ingin pergi namun tangan nya di cekal.
Ck!! Tolongin napa sih lo tega ya liat kita berdua disini, kita dari tadi nungguin gak ada orang lewat " Ucap Nara.
Tak..
al menyentil jidat Nara.
"Aawwww sakit al" Ujar Nara sambil memegang jidat nya.
"Maka nya jadi orang jangan songong mau di bantuin juga, dimana ban serep lho?" Tanya al.
"Di bagasi belakang " Ucap Nara.
al pun lantas membuka bagasi belakang dan ingin mengambil ban serep nya namun iya urungkan niat nya dan menggeleng kepala.
__ADS_1
Ckckck... Gimana mau ganti ,ban serep lu juga kempes gini " Kata al.
Yahh terus gimana dong ka kita pulang?" Tanya Sindy.
Lho biar gue pesenin taksi aja sin!!" Jawab al.
"Terus gue gimana?? " Ujar Nara menujuk dirinya.
"Lho jalan kaki " Ucap al.
"Iiih dasar rakampret reseee Kata Nara kesal. Lho pulang bareng gue.. Ucap al.
"Terus mobil gue gimana? " Tanya Nara.
'Tinggal mobil lho disini, biar gue hubungin tukang derek..! "Jawab al.
al pun menghubungi tukang derek untuk mengambil mobil Nara.
Taksi pesanan untuk Sindy pun sudah datang.
"Sin gue pulang bareng lho aja ya?. " Ucap Nara.
"Kaya nya gue mau mampir ke butik nyokap dulu deh ra, nyokap udah chat gue suruh mampir ke sana.. " Ucap Sindy. tadi
Sinta hanya berbohong, sebenernya iya tak ingin mampir ke butik nyokap nya iya hanya ingin Naura bisa pulang bareng dengan al.
Ya udah ya ra gue duluan.. ' Kata Sindy Lantas masuk ke taksi nya.
Kan lho sama al, gue duluan ya bye..!! "
Taksi Sindy pun sudah melaju, tinggal menyisakan Nara dan al.
Lho mau pulang bareng gue apa mau pulang bareng tukang derek..?" Tanya al yang sudah duduk di atas motor nya.
"CK... Iya bawel banget sih awas ya lho modus.." Ucap Nara lantas naik ke atas motor raka.
Sepanjang jalan hanya ada keheningan dari mereka.
al bisa melihat dari kaca spion nya bagaimana menggemaskan muka Nara jika sedang cemberut, terpikirkan ide untuk menjahili Nara.
al menggas motor nya lebih cepat, membuat Nara kaget dan reflek memeluk pinggang al.
almpret... Lho ngerjain gue ya??" Kata Nara kesal dan memukul punggung al.
Arrghh sakit b*go.. " Kata al.
Lho tuh yang b*go ngapain ngagetin gue.." Kesal Nara.
Setelah berhasil mengerjai Nara al tidak lagi menjahili gadis itu iya merasa punggung nya panas di pukul Nara. "Ternyata kalo mukul kuat juga ni anak.." Gumam al dalam hati.
Saat melintasi taman yang ada di komplek perumahan mereka, al melihat ada tukang eskrim iya pun lantas berhenti.
"Ngapain berhenti rumah gue bukan disini.. " Ucap Nara ketus.
__ADS_1
"Turun bentar.. " Ucap al.
Naura pun menurut dan turun dari motor al.
Ikut gue.. " Ucap al sambil menggandeng tangan Nara. Iihh apaan si
pegang-pegang, modus banget lo anjir.." Ucap Nara menarik tangan nya yang di pegang raka, namun nihil tangan nya di cekal begitu kuat.
"Awww al tangan gue sakit nih.."
"Makanya diem ikut gue.. Ucap al.
Nara pun menurut tidak ingin berontak lagi..
Sampai nya di penjual eskrim raka memesan eskrim rasa coklat dan strawberry untuk nya dan untuk Nara.
"Nih..sebagai permintaan maaf gue tadi.." Ucap al sambil memberikan eskrim rasa strawberry pada Nara.
Gue gak suka rasa strawberry, gue suka yang rasa coklat.. "Ucap Nara.
"Ya udah nih.. " al pun memberikan eskrim nya pada nara.
"Makasih..." Ucap Nara mengambil eskrim dari tangan al.
Mereka pun mencari tempat duduk untuk menikmati eskrim.
Gue boleh ngomong??"
Tanya al. Nara menoleh sesaat pada al dan kembali menikmati es krim nya.
Kalo gak penting mending gak usah ngomong.." Jawab Nara.
"Yang balapan tadi malam itu lho kan??" Tanya al.
Nara seketika tercengang bagaimana raka bisa tau itu diri nya.
Lo-lo tau dari mana?? " Nara bertanya balik.
"Jadi bener kan yang tadi malam tu lho??" Tanya al lagi.
"Iya itu emang gue sih, kok lho bisa tau kalo itu gue " Tanya Nara balik.
Gue ngikutin kalian.." Jawab al.
Sampai segitu nya lho pengen tau hahahaha...eh ya tolong sama jangan bilang sama abang gue ya..?" Pinta Nara.
al hanya mengedikan bahu.
Abang lho bisa tau dari mana aja.. " Kata al.
Btw thanks ya lo udah kasih kode ke gue.." Ucap al lagi.
"Ya sama-sama.. " Singkat Nara sambil memakan es krim
__ADS_1