
Gerbang udah di tutup.
"Yah ka udah d tutup, gimana dong bolos aja kali nya?"
"Gue udah keseringan bolos yang ada gue gak naik kelas, Lo tunggu disana." Tunjuk al.
"Lo mau kemana? Jangan ninggalin gue sendiri."
"Gue mau parkir motor di warung kang mamat."
Nara menunggu al tak lama al pun datang dan iya berjongkok di bawah Nara.
"Naik."
"Eh mau ngapain? " Ucap Nara
bingung."Udah naik cepetan keburu ada yang lihat."
Gak, nanti lo ngintip daleman gue lagi, gak mau." Ucap Nara.
"Ya udah.. " al pun memanjat tembok seorang diri, saat iya akan turun kaki nya di pegang Nara. "al, jangan tinggalin gue
anjir.."
"Ck.. Nyusahin gue lo.
Mau tak mau Raka turun lagi untuk membantu Nara. Iya pun naik ke pundak al dan berhasil ada di atas.
al cepetan naik, nanti ada guru piket."
"Iya bawel."
Mereka sudah berada di bawah, saat ingin mengendap-endap ada yang menepuk bahu mereka, mereka pun menoleh ke belakang Nara dan al terkejut dengan orang yang ada di belakang mereka.
"Eh pak Anwar, pagi pak, sehat pak?." Nara mencium tangan pak anwar.
Kalian terlambat kan dan manjat tembok sekolah, sekarang ikut saya."
#flashback of
"Ah sialan gara-gara mereka tuh kita kena hukuman, cape banget anjir mana mungutin sampah segala kan gue jadi malu. "Gerutu Nara.
"Ck lo pikir lo doang yang cape, gue juga." Ucap al.
"Tapi lo kan udah biasa kena hukuman, eh btw mereka tadi siapa ya.?" Tanya Nara.
"Mungkin orang-orang nya lukas." Ucap al. "Lo kenapa malah nuduh lion, belum tentu dia dalang nya. "
"Gue tau, gue kenal gimana licik nya dia, lo harus hati-hati sama dia ra." Ucap al.
Tak lama bel istirahat berbunyi.
Teman-teman nya menyusul ke kantin karena Nara mengirim pesan pada Sindy.
"Wuih laki bini disini lo pada, kok bisa di hukum barengan.?" Tanya dilan.
__ADS_1
Sedikit gangguan di jalan." Ucap al.
"Tapi kalian gak papa kan?"Gak papa kok.." Ucap Nara. "Hai guys?"
raya menghampiri mereka dan duduk langsung di samping al.
"Eh Raka ini kenapa kok di plester, "raya memegang jidat Raka namun langsung di tepis al.
'Gak papa luka kecil." Ucap al dingin.
"Oh iya guys ni gue mau kasih undangan ultah gue malam ini, jangan lupa dateng ya," rayya memberikan undangan pada mereka semua.
"Wah kita pasti dateng kok." Ucap rio.
Asik makan gratis bro. " "al lo datang juga ya?" Ucap raya
"Hmmm."
"Ya udah gue mau ngasih undangan ke lain dulu, bye."
raya berlalu dari meja mereka.
Kalian aja yang datang gue males." Ucap Nara.
"Kenapa ra, datang aja lah kita rame-rame, ya gak guys?" Ucap Sindy.
"Yoi ra, datang aja lah, bos lo datang juga kan? " Tanya dilan, alhanya menjawab dengan deheman.
"Lo mau si raya deketin al terus." Bisik Sindy pada Nara."Ya udah gue ikut." Ucap Nara.
"Nah gitu dong baru bestie gue."
"al sama Nara kemana si lama banget." Ucap Lani.
"Sabar ngapa sih lu baru jam berapa juga, acara nya masih jam 8 ini." Ucap sindy
Mereka melihat mobil al memasuki halaman markas.
"Buset si bos kita pake motor lu malah naik mobil. " Protes renaldi.
"Lo lihat tuh dress nya kuman, ya kali naik motor kaya gitu. " Gerutu al.
Memang Nara sedang memakai v neck long dress berwarna navy menyusahkan nya naik motor al yang tinggi.
"Berangkat sekarang aja lah yok ." Ucap dilan..
"Yang cewek ikut di mobil gue aja. "Ucap al.
Mereka berangkat ke hotel dimana pesta raya di gelar. Sekitar 15 menit mereka sampai ke lokasi.
Gila ini mah kaya orang kondangan, meriah banget anjir. Ucap renaldi. "
"Jangan kebanyakan bacot, ayo masuk." Mereka masuk ke dalam aula begitu banyak tamu yang datang, raya yang melihat al dan teman-temannya sudah datang langsung menghampiri mereka.
"Hey akhirnya kalian datang juga, makasih ya udah mau dateng. " Ucap raya.
__ADS_1
Happy birthday raya." Ucap mereka bergantian.
Silahkan nikmatin pesta nya gak usah sungkan, gue temuin tamu yang lain dulu ya." Ucap raya.
"Gila ini pesta bukan sembarang pesta guys, noh lo liat sebelah sana ada minuman setan." Ucap rio menujuk pada meja yang menyediakan berbagai minuman beralkohol.
"Bebi awas ya kamu mabok, aku tinggal pulang. "Ancam Lani.
"Astaghfirullah beb aku
walaupun nakal gini gak pernah nyentuh minuman itu kok beneran.' Ucap rio
Saat teman-temannya nya sedang asik dengan pesta raya, raya datang menghampiri al dan memberikan al minuman.
"Nih diminum, "raya memberikan 1 gelas minuman pada al.
"Sorry gue gak minum alkohol. "
"Ini bukan alkohol kok tenang aja, ini limun biasa. "Ucap raya.
al pun mengambil gelas yang ada di tangan raya sebagai tanda menghargai yang punya pesta, raka pun meminum pemberian raya setelah habis Raka berpamitan.
"Gue permisi ke toilet. " al pun pergi toilet .Setelah dari toilet al terkejut raya sudah ada di depan pintu.
"Lo ngapain disini.?"
"Nungguin lo!" Ucap raya iya pun menghampiri al.
"Lo gak mau seneng-seneng sama gue malam ini," raya mengalungkan tangan nya di leher al.
al pun tersenyum dan memindai raya dari atas sampai bawah.
raya tersenyum al berhasil masuk perangkap nya.
Saat wajah mereka sudah hampir berdekatan al membisikan sesuatu. "Lo pikir gue bodoh, lo mau jebak gue pakai minuman yang udah lo kasih obat kan. "
raya terbelalak bagaimana al tau rencana nya.
# flashback on
Al ingin menemui Nara namun iya urung kan, iya melihat pelayanan memasuki sesuatu ke minuman dan memberikan nya pada raya.
"Dia mau ngasih minuman itu ke siapa?" Batin al.
Rupa nya raya memberikan minuman itu pada Raka, saat raya lengah al mengganti minuman nya dengan yang lain iya meminum nya agar raya tak curiga.
Bagus al. sedikit lagi lo akan masuk ke pelukan gue. "raya tersenyum licik.
#flashback of
"Gue gak nyangka lo wanita licik raya." Ucap Al..
"Gue bisa jelasin al."
"Jelasin, apa?"
__ADS_1
Karena gue suka sama lo, gue mau lo jadi milik gue al.gue gak suka liat lo dekat sama siapa pun termasuk Nara, gue akan ngasih semuanya termasuk tubuh gue raka. Ucap raya.
Cewek gila lo.. "Ucap al..