Dicintai Badboy Tampan

Dicintai Badboy Tampan
bab22


__ADS_3

"Yeee... Gaya an nolak akhir nya mau juga kan lu...


Gue nganter Sinta dulu ya dek, lo masuk ke dalam sana di luar dingin..." Ucap aidil mengelus kepala adik nya.


"Asiapppppp.... " Ucap Nara mengikuti jargon salah satu youtuber.


"Semangat... " Ucap Nara memberi isyarat pada Sindy.


**


Di sepanjang jalan hanya ada keheningan dari naufal dan Sinta, sinta malu untuk memulai percakapan. Ehemm... Sin boleh nanya gak..?" Ucap aidil memecah keheningan.


Nanya apa bang?..


Lo udah punya pacar belum


Belum..." Ucap Sindy.


Masa cewek cantik kaya kamu belum punya pacar sih... ?"


"Belum ada yang cocok bang


Emang type lo yang seperti apa?" Tanya aidil lagi.


Aku malu jawab nya... Ucap Sindy menutup muka nya dengan telapak tangan.


Loh kok malu sih tinggal jawab doang..." Kata aidil.


"T-type...a-aku kaya abang... Ucap Sindy lirih namun mampu di dengar naufal.


aidil tersenyum mendengar ucapan Sinta..


Apa sin ulangin lagi dong, gue gak denger... " Ucap aidil menggoda Sindy.


"Iiih bohong abang pasti denger kan...." Kata Sindy.


Aidil tertawa melihat wajah Sinta cemberut menggemaskan pikir aidil . Kamu gak mau coba lebih deket sama aku gitu..." Ucap aidil . iya mengubah kata lo-gue jadi aku-kamu.


Hah... Gue gak salah denger kan bang.. Eh..maksud nya aku gak salah dengarkan bang....Emb by the way emang abang belum punya pacar...?" Tanya Sindy aidil hanya menggeleng sebagai jawaban.


Jadi gimana? Mau kan deket sama aku...? " Tanya aidil


Sindy tersenyum dan mengangguk.


"I-iya mau bang... Tapi jangan bilang-bilang Nara ya nanti di ejekin aku malu.. " Kata Sindy.


Santai aja urusan Nara biar aku yang handle..."


"Hmmm.. Tapi.... " Sindy menggantung omongan, membuat naufal mengerutkan dahi nya.


"Tapi apa..?" Tanya aidil.


"Aku takut nanti setelah abang bosan dengan ku, abang akan pindah ke lain hati... " Ucap Sindy menunduk sambil memilin ujung sweater nya.


Naufal menepikan mobil nya, iya menggenggam tangan Sindy. Sin.. Kalo boleh jujur aku udah lama suka sama kamu, kamu ingat gak waktu pertama kamu main ke rumah saat itu kita tabrakan di dapur dan kamu numpahin es ke baju aku...?

__ADS_1


Sindy hanya mengangguk.


"Saat itu aku suka sama kamu Sin.. Tapi aku terlalu takut untuk ngungkapin nya.. " Ucap aidil.


Saat itu juga adalah jatuh cinta aku pada pandangan pertama sama kamu bang, saat aku mencoba tuk lupain rasa suka aku sama abang tapi itu susah, aku merasa tak pantai bersanding dengan abang yang menurut ku spek dewa.." Ucap Sindy.


aidil tersenyum dan memeluk Sinta...


"Makasih udah mau jujur... Ucap aidil sindy hanya mengangguk.


Jadi mulai sekarang kita pacaran nih?.." Ucap aidil.


"Menurut kamu.."


Langsung kua aja gimana? " Ucap aidil.


Iiihhhh.... Aku masih mau sekolah ya mon maaf.. " Ucap Sindy cemberut...


Hahaha siapa tau kan kamu mau...emb besok sekolah aku jemput ya.?" Ucap aidil


Boleh..." Kata Sindy.


aidil pun akhir nya mengantar kan Sindy pulang..


...****************...


Pagi di sekolah Nara baru saja datang iya sudah di sambut ke tiga sahabat nya..


Morning inces..." Mereka bertiga bersamaan.


Nara menatap tajam pada dika, dika yang merasa di tatap oleh Naura ke ketika menghentikan tawa nya.


"Mulut doang gede, nyali kaga ada..." Ucapan nara menohok. Hahaha rasain... Emang enak, kena mental kan lu.. " Ucap Sinta.


Tettt.. Tettt... Tettt...


Bell sudah berbunyi para murid pun kembali duduk ke tempat nya.. Mereka melihat bu fany masuk ke kelas bersama seorang gadis.


Selama pagi anak-anak.... '


SELAMAT PAGI BU....." ucap mereka semua.


Baiklah anak-anak mulai hati ini kalian punya teman baru, ibu harap kalian bisa berteman baik dengan dia, kamu silahkan masuk..." Ucap bu fany mempersilahkan murid baru masuk.


Iya melangkah kan kaki nya menuju depan kelas.


Nara menyeritkan dahi nya iya seperti pernah melihat gadis ini tapi dimana iya lupa.


"Silahkan perkenalkan diri kamu.." Ucap bu fany.


Hai gue Queen raya Anjani, kalian bisa panggil gue raya, gue pindahan dari Surabaya... "


al yang sedari tadi hanya menunduk tak memperdulikan murid baru itu, tapi saat iya mengucapkan nama kepala al langsung terangkat. "Dia bukan nya cewek yang waktu itu.." Ucap al dalam hati.


Baik terimakasih atas perkenalan nya raya, kamu bisa duduk di belakang al ... "

__ADS_1


raya berjalan menuju kursi di belakang al iya sempat melirik ke arah al dan tersenyum.


Bell istirahat pertama sudah berbunyi semua murid sudah keluar begitu juga al dan teman-temannya sudah lebih dulu keluar.


Nara dan ke tiga teman nya sedang menyantap makanan mereka di kantin..


"Hai.. Boleh gabung..?"


Mereka menoleh ke sumber suara, itu raya.


"Boleh kok silahkan duduk... Ucap Nara.


raya duduk di samping Lina.


Eh iya btw lo yang waktu itu nemuin dompet gue kan..? '


"Ahh... Iya pantes gue kaya gak asing sama wajah lo... " Ujar Nara.


Kita waktu itu belum sempat kenalan, nama gue raya nama lo siapa? " raya mengulurkan tangan pada Naura. Nama gue Nara, ini sahabat-sahabat gue ini Sindy, yang ini mega nah yang duduk di samping lo ini Lani.. " Ucap Nara.


Salam kenal ya.. Kalian mau kan jadi teman gue... " Ucap raya.


Nara melirik teman-teman nya yang nampak acuh.


"Boleh lah... Emang ada peraturan di larang berteman.. " Ucap Nara.


Habis ini ke lapangan basket yuk guys, mau semangatin ayang... " Ucap Lani.


"Iya deh si paling punya ayang... "Ucap Nara.


Para gadis duduk di kursi penonton, Nara melihat ala sedang bermain basket wajah nya yang penuh peluh menambah nilai ketampanan nya, para fans al tentu saja bersorak heboh...


"Nara.. Lo kenal al gak?


Nara menoleh pada raya.


Lo kenal dia?" Tanya Nara balik.


"Iya dia waktu itu pernah nyelamatin gue, waktu itu gue hampir di perkosa sama preman.. Ucap raya. Nara hanya ber oh saja.Dia udah punya pacar belum...?" Tanya raya lagi.


Lo tanya lah dia, gue gak ngurusin hidup orang... " Ucap Nara bernada ketus.


al dan teman-temannya beristirahat di pinggir lapangan sedangkan renal menghampiri Lani.


Bebiiii ini minum buat kamu..." Lani memberikan air mineral dingin pada renal.


Makasih beb.." Renaldi meminum nya hingga habis.


Nara ingin menghampiri al namun sudah keduluan raya, Nara melihat al mengambil botol air dari tangan raya.


Ck.. Apaan sih mau mauan, tadi kata nya minta di beliin minum..." Gerutu Nara.


Memang saat Nara di kantin al mengirim pesan pada nya untuk menitip membelikan nya minum.


Gue balik ke kelas... " Ucap Nara lantas pergi tanpa menghiraukan panggilan teman-temannya, Raka pun melihat kepergian Nara.

__ADS_1


" Gila tuh cewek baru sehari udah ganjen aja..." Ucap Nara menggerutu sepanjang jalan tanpa sengaja iya menabrak pak.


__ADS_2