Dicintai Badboy Tampan

Dicintai Badboy Tampan
bab08


__ADS_3

.Mereka memang tidak menggunakan uang itu untuk foya-foya, setiap Nara menang balapan iya tak pernah mengambilnya sepeser pun, iya selalu menggunakan uang itu untuk bersedekah kepada anak jalanan atau para pengemis.


Tidak jarang iya menggunakan uang pribadi nya sendiri.


"Btw mumpung besok hari minggu gimana kalo kita beli barang nya besok aja ?? " Kata Sindy.


"Setuju " Ucap mereka


bersamaan. "Ok deh girls kalau gitu gue pamit pulang dulu ya besok gue harus kerja sift pagi " Ucap jeckgul berpamitan.


"Emang kalo hari minggu gak libur bang?" Tanya Lani.


Ya gak lah, emang caffe punya bapak gue apa seenak nya libur, ya udah ya bye.. " Jeckgull pun keluar dari apartemen mega.


"Lho bertiga tidur disini aja lah ya gak usah pulang temenin gue?" Kata maria.


"Emang lho gak pulang ke rumah?" Tanya sindy.


Mega pun hanya menggeleng, Teman-teman nya sudah sangat paham dengan maria kalau iya bertengkar dengan orang tua nya iya akan memilih tidur di apartemen pemberian kaka nya ini.Pukul 12 siang Nara dan ketiga teman nya sudah belusukan ke pertokoan di tanah abang, mereka membeli buku-buku, sembako dan jajanan yang akan mereka bagikan pada anak jalanan dan para pengemis.


"Ra ini udah semua kan?" Tanya sindy.


"Hmm.. Kaya nya udah deh!" Jawab nara.


"Guys makan dulu yuk gue laper... " Ajak maria.


"Iya nih kaki gue juga cape banget " Kata Lani.


"Kita ke cafe bang jeck aja lah gimana deket juga dari sini ?? Tanya Nara.


Teman-teman nya pun mengangguk tanda setuju.


Sekitar 10 menit dari tanah abang mereka sampai di cafe tempat jeckgull bekerja.


Mereka pun memilih duduk di pojok dekat kaca.


Saat menunggu pesanan nya, kemudian seseorang menghampiri mereka.


"Tumben kalian kesini? " Ucap nya.


"Eh bang jeckgull, iya kita hbis dari belanja barang-barang tadi !! "Jawab Nara.


Rupanya itu jeck yang menghampiri mereka.

__ADS_1


"Udah pesen makan? " Tanya jeckgull.


"Udah bang " Jawab mereka bersamaan.


"Gimana persiapan kalian, kalo masih ada yang kurang bilang ya biar gue bantu.. " Kata jeckgul.


"Alhamdulillah udah semua bang, tinggal kita turun ke lapangan aja buat bagiin " Kata Nara. "Nanti abang akan bantu sama temen-temen abang.."


"Aduh kita jadi ngerepotin abang terus nih jadi gak enak " ucap nara.


Santai aja kali kaya sama siapa aja, sudah sepatutnya gue bantuin kalian apa lagi kalian teman ade gue ini..." Ucap jeckgul sambil mengelus kepala mega.


Jeckgull sangat menyayangi mega seperti adik nya sendiri karna iya pun sudah di beri amanah oleh almarhum mamah nya mega untuk menjaga nya sampai mega bisa mandiri, walaupun mega mempunyai kaka tapi karna jam terbang nya terlalu padat iya tidak punya waktu banyak untuk mega.


"Ok lah gue tinggal kerja lagi ya?? " Ucap jeckgul.


"Siap bang..." Ucap mereka bersamaan.


Saat mereka sedang asik makan Nara mendengar ada yang memanggil nama nya iya pun melihat siapa yang memanggil nya.


"Nara apa kabar? " Ucap nya.


"Ba-baik tante, tante gimana kabar nya juga sama siapa kesini? "Tanya Nara sambil bersalaman kepada mama al. ya orang yang menghampiri Naura adalah mama al.


"Ini temen-temen kamu ya?" Tanya tante silvi melihat ke tiga teman Nara.


"Iya tante ini Sinta, mega, sama Lani!!" Ucap Nara, dan mereka pun bersalaman.


"Saya silvi mama nya al kalian kenal raka juga kan?" Tanya mama al.


"Oohh tante mama nya raka, siapa sih tante yang gak kenal sama al end the genk,wah lu ra di depan aja lu berdua kaya tom& jerry di belakang udah di kenalin aja lo sama orang tua nya raka.." Ceplos Mariaa.


Nara pun langsung melotot dan mencubit tangan maria.


"Awwww tangan gue kenapa lu cubit ege sakit tau" Ucap maria sambil memegang tangan nya.


"Diem gak lu" Bisik Nara pada maria.


"Hehehe tante maaf ya teman Nara agak sedikit gesrek.. Ucap Nara sambil tersenyum kecut. "Gak papa kok ra, oh iya tuh temen-temen tante udah pada datang tante kesana dulu ya kamu jangan lupa nanti main ke rumah.." Ucap mma al.


"Iya tante nanti Naura pasti main ke rumah tante kok,hehe tapi gak waktu dekat ini ya karna Nara masih sibuk... " Jawab Nara.


"Iya gak papa kok, kalo tante boleh tau emang kamu sibuk apa sayang?" Tanya tante silvi.

__ADS_1


Ini tante Nara dan temen-temen lagi ada kegiatan berbagi sama anak jalanan dan pengemis!! " Jawab Nara. "Wah bagus itu sayang, kalo kamu perlu bantuan bilang ya nanti tante bisa minta raka bantuin kalian.."


"Hehehe gak usah kok tante kita juga udah cukup kok takut ngerepotin.." Tolak Nara secara halus, sebenarnya iya malas sekali kalo harus berurusan dengan raka.


"Ya udah tante pergi kesana dulu, kalian kalo pulang hati-hati ya? " Ucap tante silvi.


"Iya tante " Jawab mereka bersamaaan.


Saat tante silvi sudah beranjak dari hadapan merekaNaura pun bernafas lega.


"Huuffff"


"Lho kenapa ra?" Tanya maria.


Naura langsung memasang tatapan tajam pada maria.


"Ck!! Mulut lho itu ya meg emang gak bisa di rem apa asal ceplos aja.." Omel Nara.


"Yakan emang bener lho berdua kalo ketemu kaya tom& jerry, tapi tau-tau nya udah di kenalin aja sama orang tua nya" Ucap maria.


"Nyokap raka sama nyokap gue itu temen 1 SMA dulu .." Terang Nara.


"Wah ra jangan-jangan lho sama al bakal di jodohin lagi?.. Ucap Lani.


Nara pun frustasi mendengar celotehan maria dan Lani.


"Aagghhhh sin urus nih ke dua temen lho cape gue, nih bayarin makanan " Ucap Nara memberikan black card nya pada Sindy lalu beranjak dari tempat duduk nya.


"Loh loh ra mau kemana??" Tanya Sindy.


"Mau cari bestie baru yang otak nya normal tanpa minus.. Jawab Nara.


Emang ada yang jual bestie? "Tanya Lani dengan wajah polos nya.


'Astaghfirullah.. " Ucap Sindy menepuk jidat nya melihat tingkah temen-temen nya ini.


"Lho pada mau pulang apa mau gue gadein di sini? " Kata Sindy pada Lani dan maria.


"Ya pulang atuh beb!! " Ucap mereka berdua.


Mereka pun menyusul Nara yang sudah keluar lebih dulu dari cafe.


Setelah membereskan belanjaan nya tadi di apartemen maria, Nara pun pamitan pulang.

__ADS_1


__ADS_2