Dicintai Badboy Tampan

Dicintai Badboy Tampan
bab06


__ADS_3

al sudah di depan rumah nya iya pun melihat mobil orang tua nya ada di halaman,tumben sekali siang begini mereka sudah di rumah pikir al.


Di ruang tamu raka sudah bisa melihat sang mama sedang membaca majalah.


"Asalamualaikum "..


"Walaikumsalam eh anak ganteng nya mama udah pulang tumben banget jam segini udah pulang sayang??" Ucap mama al. al pun mencium punggung tangan dan mencium pipi sang mama.


"Iya mah, emm papah mana mah? "


"Ada tuh di ruang kerja nya, ada yang lagi di bicarakan dengan Yoga...


Yoga adalah asisten pribadi tuan Hendrik Abimana.


Tidak lama papah nya keluar bersama Yoga.


Kalau begitu saya permisi dulu tuan nyonya!!"...ucap nya.


Iya pun tak lupa


mengangguk sopan kepada al, hanya terpaut 4 tahun.


"Tumben sekali sudah pulang jam segini ??" Tanya papa hendrik.


"Tadi ada insiden di sekolah jadi semua murid di pulang kan lebih awal"... Ucap al.


Insiden atau kamu dan genk mu telah berbuat onar?? " Ucap papa al menyelidik.


al mejawab kalo papa ngomong!!" Suara papa nya meninggi.


"Udah pah, anak nya baru pulang kok udah di marahin sih" Mama al berusaha menenangkan suami nya.


"Kalo kamu tidak mau menjawab papah akan bertanya langsung pada kepala sekolah mu


Silahkan "..


Lantas al berlalu pergi ke kamar nya.


Di kediaman Nara dia sedang berdebat dengan sang mama. Hanya karna masalah dia yang tidak ingin di ajak pergi ke acara pesta kolega orang tua nya.


"Mama sama papah aja yang pergi Nara gak mau ikutan ah, mama kan tau sendiri kalo aku gampang bosenan kalo ikut acara begituan".. Ucap nya sambil bersedekap dada.


"Ayo lah sayang banyak kok anak temen papah yang ikutan sama orang tua nya.." Bujuk mama intan.


"Maaah please lah jangan paksa aku ikutan".. Nara memelas.


"Kalo kamu gak mau ikut ya silakan tapi kredit card kamu mama sita!" Ancam sang mama.


Naura pun membulat kan mata.


"Whatt!!!! Mama apa an sih main nya ancaman "...

__ADS_1


Ya terserah mama dong, salah sendiri gak mau ikut .. "


"Ok fine aku ngalah, aku bakal ikut kalian " Ucap nya pasrah.


Senyum mama intan mengembang mendengar ucapan Nara.


"Nahh gitu kek dari tadi, ya udah siap-siap sana nanti jam 7 kita berangkat..."


Pukul 19:30 malam mereka sudah berada di pesta teman kolega papa nya.


"Mah rame banget si !!" Bisik Nara pada mama nya.


"Ya iya lah rame nama nya juga pesta, kalo sepi mah di kuburan.. " Kata sang mama.


Mereka pun bertemu dan bersalaman dengan yang punya pesta.


"Selamat malam tuan anton dan nyonya rosi.selamat aniversary langgeng terus sampai maut memisahkan " Ucap papa Nara.


"Terima kasih pak Adit


beserta istri dan anak nya berkenan hadir di pesta sederhana kami " Ucap pak anton. sudah


"Wah om lawak pesta segini mewah nya di bilang sederhana" Ucap asal Nara.


Mamah nya pun langsung mencubit pinggang nya.


"Ssttttt aduh mama apaan sih" Bisik nya.


"Tidak apa-apa jeng nama nya juga anak muda " Ucap nyonya rosi.


"Anak saya memang suka asal ceplos kalo bicara jeng maaf ya?? " Kata mama intan.


'Tidak masalah kok jeng " Balas nyonya rosi. Setelah selesai basa basi nya orang tua Nara pun ikut berkumpul dengan kolega nya yang lain.


Nara sudah merasa bosan, iya pun akhir nya mengambil beberapa kue dan minuman iya bawa ke kursi taman dekat pesta berlangsung karna memang pesta itu di tempat outdoor.


Iya pun lantas duduk di kursi sambil memakan kue nya.


Iya pun di kagetkan dengan suara seseorang yang tidak asing di telinga nya.


"Ngapain lho duduk disini sendirian? ".. Tanya al. Ya lelaki itu al, iya pun datang ke pesta bersama ke 2 orang tua nya.


"Heh... al mprett ngapain lho disini??" Tanya nya balik.


"Mencoba menjadi anak yang penurut " Kata al.


"Ck!!! Ya udah sana balik ke orang tua lho jangan gangguin gue disini.." Ucap Nara ketus.


"Kalo gue mau duduk disini lho mau apa?" Tanya al.


"Nyebelin banget si lho ...."

__ADS_1


Hanya ada keheningan setelah itu, Naura pun asik bermain handphone dan tidak "Woyy di jawab kalo orang ngomong " Ucap al.


Cih!!! Apaan si suka-suka gue lah mau benci kek enggak kek sama lho itu hak gue ya " Jawab nya ketus.


Setelah itu al pun diam tidak ingin bertanya lagi pada Nara.


Drtttt drttttt


Handphone mereka sama-sama bergetar, rupa nya itu ke 2 org tua mereka yang menelpon.


"Iya mah,,"


Aku di taman sini kok yg dekat kolam berenang " Ucap Nara.


"Iya nih aku balik ke situ " Ucap nya lagi, dan panggilan pun di akhiri begitu juga dengan al.


Mereka pun berjalan beriringan tanpa mereka sadari orang tua mereka berada di 1 meja yang sama.


Al pun lebih dulu menuju orang tua nya berada.


"Ka kenalin teman mama dulu waktu SMA, ini tante intan dan itu om adi sanjaya " Ucap mama al. al sempat terkejut mendengar nama teman mama nya ini iya seperti tidak asing dengan marga sanjaya, mungkin hanya kebetulan pikir al.


"Oh ini toh jeng yang nama nya raka, tampan sekali " Ucap tente intan.


al yang melihat tante intan mengingatkan nya pada seseorang.


Nanti tante kenalin sama anak tante ya, kayak nya kalian seumuran!!" Ucap tante intan lagi.


"Nah itu dia, kamu dari mana aja sih sayang?" Tanya mama intan.


"Maaf mah tadi habis dari toi ..." Ucap nara terputus tercengang melihat raka duduk di samping orang tua nya.


Loh ngapain lho disini almpret?" Ucap Nara menunjuk al.


al memutar bola matanya malas.


"Pantas saja sedari tadi gue merasa kalo tante intan ini mirip sesorang, rupa nya anak tante intan ini si kuman.. " Gumam al dalam hati.


"Oh kalian udah saling kenal ??" Ucap mama silvi. "Ini loh jeng anak aku Nara yang biasa aku ceritain itu !! " ..


"Wahh asli nya cantik banget ya jeng " Ucap mama silvi memuji Nara.


Cantik sih tapi sayang hobby ngereog "Celetuk Al.


"Apa lho bilang tadi dasar jambul ayam kalkun " Ucap Nara ketus.


"Naura jaga sopan santun kamu" Tegur papa adit.


Husstt udah masa di pesta orang malah berantem sih" Lerai mama intan.


"Naura nanti kapan-kapan main ke rumah tante ya " Ucap mama silvi mencairkan suasana.

__ADS_1


Nara pun hanya mengangguk dan tersenyum simpul...


__ADS_2