Dicintai Badboy Tampan

Dicintai Badboy Tampan
bab25


__ADS_3

Lo kira gue bakteri... " Ucap dilan.


"Ya 11 .. 12..hahahaha"


"Sialan lo ren..." Dilan melempar sendok untung saja meleset tak kena kepala rio.


Iiihh.... Dilan.. Kalo tu sendok kena kepala ayang gue gimana..Nanti kepala nya peang terus dia gak unyu lagi... " Ucap lanimenyelus kepala rio.


Uwwweeeekk Mereka bersamaan mengeluarkan suara muntah. Teman-temannya yang lain sedari tadi hanya menyimak perseteruan dilan. lani, dan rio saja.


Hai.... Boleh ikutan gabung.


Mereka menoleh pada sumber suara.. Itu raya..


Boleh.. Boleh.. Duduk sini samping aa dika.. " Ucap dilan sambil membersihkan kursi di samping nya yang masih kosong.


"Makasih.. Gue duduk samping al aja.." Ucap raya.


Haii al... Lo gak makan..? "Udah selesai !!!" Ucap al sambil memainkan game di ponsel nya.


Nara dan ke tiga teman nya merasa jengah dengan raya, posisi duduk Nara bersebrangan dengan al, iya bisa melihat kalau al sedikit risih dengan raya.


Gue kerjain lo..." Nara tersenyum miring.mendengar Nara berkata manja sekali.


Ra.. Lo sakit... " Ucap renaldi menempel kan tangan nya di kening Nara lalu berpindah di pantat nya sendiri..


"Iyuhhh Renaldi jorok banget.. " Ucap maria.


"Aman.. Gak panas... Wahh fiks kesambet ni anak.. " Ucap Renaldi.


Apa sih Rendra gue gak papa kok, iya kan al sayang... Ucap Nara mengedipkan 1 mata pada al.


"WHATTTT SAYANGGGG!! !! " Pekik mereka bersamaan


alll..... Nanti malam kita jadi jalan kan?" Ucap Nara mengubah suara ny menjadi manja.


Teman-temannya nya terkejut begitu juga al sampai-sampai membuat seisi kantin menoleh pada mereka.


Bos jelasin sama kita lo pacaran sama Naura tapi gak ngasih tau kita... Wahh parah lu bos.." Ucap anggi.


"Parah lu bos.. Bilang aja takut di minta traktiran.. " Ucap rio.


Hah... G-gue sama Nara


gak-..."


Gak boleh gitu sayang... temen kita berhak tau kok..." Nara langsung memotong perkataan al.


al merasa heran dengan sikap Nara. Fiks emang kesambet pikir al.


Gue ke toilet duluan ya sakit perut... "Ucap raya lalu pergi meninggalkan mereka, Nara melihat raut wajah zoya yang kesal.


"Mampus lo.." Ucap Nara lirih. Sinta menyenggol tangan nya.


Lo tadi ngerjain raya kan..." Bisik Sindy.


Lo pikir... " Ucap Nara tersenyum lebar.


Mereka sedang duduk di bawah pohon taman sekolah. Ra lo beneran pacaran sama al..?" Tanya mega.

__ADS_1


"Ya enggak lah, gue sengaja pengen bikin Hahaha.." raya kesel aja..


Gila lo ra... Emang best akting temen gue satu ini .. " Ucap maria, mereka bertepuk tangan.


Tanpa mereka sadari raya mendengar pembicaraan mereka di balik pohon.


Lo salah mau main-main sama raya Nara.. Gue pastikan al akan jadi milik gue... " raya tersenyum smik.


Bell pulang sekolah sudahberbunyi..


Ra gue pulang bareng lo ya. .?" Ucap Lani.


Lah tumben... Perasaan selama jadian sama renal lo pulang bareng dia terus..? "


Hehehe katanya renal sama yang lain mau langsung ekskul basket.." Ucap Lani.


"Oohh.. Yuk pulang.. Eh tapi temenin gue ke toilet dulu ya..


Mereka berdua berjalan menuju toilet, zoya mengikuti mereka, saat Naura dan Lina keluar zoya bersembunyi karna toilet ada di bawah tangga. Iya melihat Nara dan Lani sudah menjauh raya pun menuruni tangga perlahan untuk memastikan mereka sudah pergi..


Lo liat aja Nara, gue bikin perhitungan buat lo, gue pikir lo bakal bisa jadi temen gue, nyata nya lo cuman jadi duri dalam daging buat gue deketin al.." Iya tersenyum sinis lalu masuk ke toilet.


Pritttttt.....


Okey kita istirahat 5 menit..


Baik coach..." Ucap mereka.


11 Huufftt gila cape banget anjir... "Ucap rio Gue ke toilet dulu... " Ucap Klaim al.


Ke toilet aja bilang-bilang.. Kenapa minta di pegangin.." Ucap dilan .


"Wadooooww.... Bos laknat


lo..." Ucap dilan memegang punggung nya.


"Lo tuh yang laknat, gue masih normal... " Ucap al berlalu.


Saat raka ingin masuk ke toilet mendengar orang menangis.. "Ni sekolah kalo sore angker juga ya..." Ucap al menggosok tengkuk nya.


"Hiks.. Hiks.. Tolong.."


Eh bentar..Suara nya dari dalam toilet.." Ucap al, iya pun mencoba mengetuk nya.


Tok.. Tok.. Tok..


"Ada orang di dalam... "Ucap al.


al hanya mendengar suara lirih orang menangis dari dalam toilet, terpaksa al mendobrak nya.


Bruakkkkk Pintu terbuka.


al membulatkan mata nya melihat orang di dalam toilet.


"Astaga raya....


Lo tunggu sini sebentar.." Ucap al mendudukan raya di kursi, iya berlari ke loker nya untuk mengambil jaket untuk raya.


Rio dan yang lain melihat al berlari ke ruang ganti.

__ADS_1


"Weh.. Tu si bos kenapa dah. ..?" Tanya rio.


"Eh liat dia keluar bawa jaket tuh.. Ke toilet lagi?? Ngapain..?" Ucap Renaldi "Tembus kali.. " Celetuk dika langsung dapat toyoran dari teman-temannya.


'Sembarangan lo.. Emang. raka apaan...


Samperin yuk, kaya buru buru gitu..."


Raka kembali pada raya, dan memberikan jaket nya.


"Nih pake... " al menyodorkan jaket dan air minum pada raya.


Lo kenapa? Siapa yang sudah buat lo jadi gini..?"


raya hanya diam saja iya malah memeluk raka, tak lama rio dan yang lain datang.


Astaga raya.. Lo kenapa basah kuyup gini,wah parah lu bos di apaain nih anak oran..?" Ucap dilan.


Dilan mendapatkan tatapan tajam dari raka.


Bos dia kenapa..?" Tanya dilan


al hanya mengedikkan baju.


"Zoya lo bilang sama kita siapa yang udah bikin lo kaya gini ..." Kata anggi.


Kalian mungkin gak percaya karena gue masih anak baru disini..." Ucap raya.


Klaim


'Jawab aja siapa, biar kita kasih pelajaran ke tu orang.. " Ucap dilan.


"N-nara dan L-lani.. "


Mereka semua terkejut Naura dan Lina tega seperti itu.


Gak.. Lo bohong kan.. Pacar gue gak mungkin bully orang.. Gue gak percaya.. " Ucap rio


"Tapi tadi gue sempet liat Lani sama Nara ke toilet ini sih, habis mereka pergi sambil ketawa ketawa gitu..." Ucap Renaldi.


Lo yang bener re.. Mereka gak mungkin bully orang di sekolah..." Ucap renal.


Gue udah bilang kalian gak akan percaya sama gue.. Hiks.. Hikss... Nara gak suka sama gue karna gue deket al,gue cuman mau berteman dengan kalian ..." Ucap raya.


Biar gue antar lo pulang.. Guys gue cabut duluan... " al memapah raya, tanpa mereka sadari raya tersenyum penuh kemenangan.


Lo liat Nara ini baru permulaan.. " Batin raya.


Di apartemen mega ada Lina, Nara dan Sindy, mereka memang sering berkumpul di apartemen mega bisa seperti markas untuk mereka berempat.


Drrrtttt....


Lin bangun...tuh hp lo bunyi.. Terus dari tadi... " Ucap Sindy.


Hmmmm... Siapa si ganggu aja.. " Ucap Lani iya melihat nama di layar handphone nya tertulis " Ayang" Buru buru Lani bangun.


"Iya bebi ada apa...? " Tanya lani.


[……………………….……….. ]

__ADS_1


Hmm aku di apartemen


__ADS_2