
Iya sayang kamu mudah nya aja ya.. yang
Mereka masak sambil bercanda gurau, tante silvi juga becerita bagaimana raka waktu kecil, sampai tak terasa masakan mereka pun sudah selesai.
"Nah.. Udah masak semua.. Em raka mana ya dari tadi gak ada turun.. Nara kamu panggilin raka ke atas ya..?"
Hah.. E-emang gak papa tante, Nara takut al marah...
Dia gak bakalan marah.. Kamu tenang aja kalau dia marah kamu bilang aja ke tante.. "
Mau tak mau Nara naik ke lantai atas kamar raka.
Tok.. Tok..
al.. Lo tidur ya?? Bangun makan siang dulu, udah ditunggu nyokap lo di bawah... "
Tak ada sahutan dari dalam, Nara pun membuka pintu yang rupa nya tak di kunci.
Iya melihat al tidur diatas ranjang dengan posisi ter telungkup. Nara pun berjalan mendekati al dan menoel noel tangan al.
"Hey.. Kebo bangun makan siang, gue udah cape ya masak makanan kesukaan lo.. Eh.. Bukan gue sih yang masak tapi nyokap lo tapi ya gue juga ikut bantuin...
Raka.... Bangun woy.... Nara menggoyangkan tubuh al.
Hmmm..." Gumam al. Iya mengganti posisi nya menjadi tidur terlentang,..
Heyy.. Lo latihan jadi mayat ya, rakamprett bangun.. Ah bodo amat cape gue.. " Saat Nara ingin beranjak tangan nya di tarik al.sehingga Nara terjatuh di atas dada bidang al.
liih.... Lo modus minggir al.." Nara memberontak namun pinggang nya di tahan raka. Suttt diem..." Ucap al masih memejam kan mata nya.
Nara menenggak susah payah air liur nya, al membuka mata dan tatapan mereka beradu pandang.
al menyalipkan anak rambut yang menghalangi wajah cantik Nara ke belakang daun telinga.
al memajukan wajah nya, Nara merasa gugup saat ini, apa all akan mencium nya pikir Naura iya pun menutup mata nya, al memiringkan wajah nya.
Badan lo bau bawang.." Bisik al.Nara membulat mata nya mendengar ucapan al, iya beranjak dari atas dada al. Narra memukuli raka dengan bantal.
Dasar ya lo kamprett.." Ucap Nara, wajah nya memerah bagai tomat.
Hahaha... Lo pikir gue mau ngapain? Mau nyium lo... Ya enggak lah.."
lihhh nih rasain nih... Ucap Nara melempar bantal ke wajah al.
Nara menghentakkan kaki nya keluar dari kamar al..
al tersenyum melihat wajah kesal Naura, iya berhasil menjahili Nara hari ini.. Mungkin besok-besok dia akan menjahili Nara lagi. Naura menghentakkan kaki nya keluar dari kamar raka..
al tersenyum melihat wajah kesal Nara, iya berhasil menjahili Nara hari ini.. Mungkin besok-besok dia akan menjahili Nara lagi.
__ADS_1
Nara menuruni tangga dan menuju meja makan disana sudah ada mamah dan papah al.
"Loh al nya mana sayang? "Tanya tante silvi.
"Em itu masih di kamar kata nya sebentar lagi turun, eh.. Om Hendrik kapan pulang kata tante tadi lagi main golf..?"
"Iya Nara cuman setengah hari, karna teman-teman om gak ada yang datang..'
al turun iya sudah melihat orang tua nya dan juga Nara di meja makan.
Raka melihat ke arah Nara yang tertunduk, pasti dia malu pikir al mereka pun makan bersama tanpa ada nya obrolan. Selepas makan Naura dan tante silvi duduk di gazebo dekat kolam berenang.
Saat mereka sedang asik mengobrol, papah al menghampiri mereka.
"Mah.. Papah lupa sore ini kita ada undangan pernikahan anak kolega papah.."
Ya ampun papah ni gimana sih kok bilang nya mendadak, kan gak enak ada Nara di sini masa di tinggal..."
Om tante kalau mau pergi kondangan gak papa kok, Nara juga mau pulang sebentar lagi..."
"Aduh ra.. Tante jadi gak enak nih sama kamu.. "
Gak papa tan, nanti kalo Nara ada waktu main kesini lagi kok..." Oh iya tante panggil al dulu buat anterin kamu pulang ya
Saat mama silvi ingin memanggil al. al sudah turun terlebih dahulu..
Ka, kamu mau ke mana..?" Tanya mama nya.
Kamu anterin Nara pulang ya dia udah mau pulang tuh, mama sama papa mau kondangan habis ini, papa kamu ngajak nya mendadak banget..."
"Iya mah iya... " Tante om Nara pamit dulu ya nanti kapan-kapan main ke sini lagi.. "Nara mencium tangan orang tua al.
Maaf ya Nara om sama tante jadi gak enak sama kamu.. '
Santai aja om... Nara pamit ya asalamualaikum..
"Waalaikumsalam.."
Di perjalanan pulang Naura masih kesal dengan al, al melihat nya dari kaca spion.
Lo masih marah sama gue.. "Ucap al.
Bodo amat.." Kata Naura. Gue kan cuman bercanda... Lo nya aja yang piktor.." Ucap wl..
"Yee lo tuh yang bikin gue jadi piktor.." Ucap Nara ketus.
Hahaha... Sorry deh.."
Gak..." Jutek Nara.
__ADS_1
Mau es krim gak..? " Tawar al.
"Mau lah.. Tapi lo yang bayarin.. " Ucap Nara.
Mereka pun sampai ke stand eskrim.. al memesan 2 cup es krim rasa coklat.
"Nih.."al memberikan 1cup untuk Naura, iya pun menerima nya.
Mereka duduk di sebuah kursi dan menikmati eskrim nya.
Gue ke toilet dulu.. Lo jangan kemana-mana.. " Peringat al.
"Yee.. Lo tuh awas ya ninggalin gue, gue aduin ke nyokap lo..."
al berlalu ke toilet.. Nara menunggu al sampai es krim nya sudah habis..
"Si kampret lama banget si timbang ke toilet doang,bertelor apa dia yak...jangan-jangan dia ninggalin gue.. Ckk awas ya lo.. 'Mata Nara melihat di atas meja ada handphone dan kunci motor raka,berarti al tak akan meninggalkan nya pikir Nara.
Sementara di tempat al Setelah selesai buang air al keluar dari toilet, saat ingin menuju ke tempat Nara al mendengar suara orang minta tolong.
Bergegas al mencari keberadaan orang yang meminta tolong, iya melihat seorang gadis di tarik-tarik oleh 2 orang preman masuk ke sebuah gudang..
"Tolonggg...."
"Udah ayo ikut kita senang-senang..." Ucap si preman.
Bughhhh
Salah satu preman tersungkur..
"Woy.. Siapa lo
berani-berani nya gangguin kita..'
"Lepasin gadis itu atau gue patahin batang leher kalian.... Ucap al.
Hahaha bocah kaya lo mau ngelawan kita berdua, lo Terima nih.. "Si preman berusaha menyerang al mereka duel 2 lawan 1.
al tersenyum miring.. Segitu doang kemampuan
lo berdua.."
Sett... Bughhhh.. Bughhhh
al menghajar mereka berdua.
"Ampun mas.. Ampun.. Kita gak akan ganggu orang disini lagi. .." Ucap si preman.
"Sekali lagi gue ngeliat lo gangguin orang sini habis lo sama gue.. "Ucap al.
__ADS_1
Kedua preman berlari tunggang langgang, al menghampiri gadis itu yang sedang ketakutan.
Lo gak papa..?" Tanya al.