Dicintai Badboy Tampan

Dicintai Badboy Tampan
bab23


__ADS_3

Anwar..


Bugh...


"Aduh.... Kalo jalan pake mat.....ta dong.. Eh pak anwar, apa kabar pa? " Rupa nya Naura menabrak pak anwar.


"Nara.. Nara kamu ini kalo jalan itu lihat-lihat masa saya segede ini kamu gak lihat..."


"Yee salah bapak sendiri ngapain berdiri di situ..."


Mata pak anwar melotot pada Nara, seketika nyali naura menciut.


"Pak.. Pak.. Tuh di panggil bu fany..." Ucap Nara menunjuk ke belakang pak anwar, saat pak anwar menoleh ke belakang Nara berlari sekencang mungkin.


naaaaaa


kurang ajar kamu ya bohongin orang tua..."


Ampunnnn pak...." Ucap Nara sambil berlari sampai di kelas nya.


"Huhh huh... Untung pak anwar gak ngejar gue...


Iya pun berjalan menuju meja nya, di kelas masih sepi karna masih jam istirahat kemungkinan mereka masih di kantin, taman, atau lapangan.Naura mendengarkan musik memakai earphones nya.


Saat netra nya tertuju pada jendela kaca iya melihat al memapah raya, masuk ke dalam kelas.


Kenapa lo ya..?" Tanya Nara.


Kepeleset di tangga kursi penonton..." al yang menjawab nya


Diem gue gak nanya sama lo..." Ucap Nara ketus.


al memperhatikan Nara sedari tadi,apa Naura cemburu pikir al, namun lamunan Raka buyar saat raya memegang tangan nya..


Emm.. Boleh gue minta anterin lo pulang gak nanti..gue susah jalan, kayak nya kaki gue terkilir nya makin parah... " Ucap raya.


" Sorry gue gak bisa.. " Ucap al.


Kenapa...?" Tanya raya.


Gue ada urusan.. " Ucap al dan iya melangkah ke tempat duduk nya.


Bell pulang sekolah telah berbunyi..


"Guys pulang bareng ya...?" Ucap Nara. Sorry ra gue mau ke butik... "Ucap Sindy.


"Hehehe... Gue pulang bareng renal ra .. " Ucap Lani.


Lo mau ikutan alasan juga...


"Ucap Nara menunjuk maria. maria pun menggeleng.

__ADS_1


"Rumah kita kan gak searah.. kan gue juga jarang pulang bareng kalian... " Ucap maria.


Ck... Gak asik lo pada... " Nara berlalu tanpa menghiraukan teman-temannya.


Entah mengapa mood nya hari ini tak begitu bagus.


Nara memilih menunggu. Taksi di halte, hari ini iya tak membawa mobil karena sedang di service.


Sialan... Dari tadi gue nyari driver kok di tolak semua sih.." Nara mulai kesal.


Saat iya menunggu hampir lama akhirnya ada taksi yang lewat. Iya akhirnya pulang naik taksi itu.


Saat melewati jalan sepi taksi yang di tumpangi Nara mogok.


Lok kenapa pak...?"


"Waduhh... Biar saya cek dulu mba..." Ucap supir taksi, iya membuka kap depan mobil nya .. "Wah ini ada kabel yang putus mba harus di bawa ke bengkel..."


"Astaga.... Sial banget gue hari ini... "


Nara keluar dari taksi tak lupa membayarnya walau pun sopir nya sudah menolak tapi Naura ngotot memberikan nya.


Iya berjalan kaki ke depan sapa tau ada taksi lewat pikir Naura. Di saat Nara berjalan ada suara motor meng klakson nya, motor itu berhenti di samping Nara, postur tubuh lelaki ini pernah Naura lihat tapi dia lupa siapa dan di mana... Kenapa neng pulang jalan kaki... " Ucap nya saat membuka helm fullface nya.


"Lo bukan nya... " Tunjuk Nara.


Lo kenal gue...? " Pria itu balik bertanya. Kenapa neng pulang jalan kaki... " Ucap nya saat membuka helm fullface nya.


"Lo kenal gue...? " Pria itu balik bertanya.


**


Oh enggak, gue salah orang ... " Kata Nara, iya tak mungkin mengaku mengenal pria itu.


Nama gue Lion.. Nama lo siapa?" Tanya nya mengulurkan tangan.


Nara.."


Nama nya cantik, persis orang nya... Emb btw kenapa jalan kaki?"


Taksi yang gue tumpangi mogok jadi gue jalan nyari taksi dari tadi gak ada yang lewat... " Ucap Nara.


"Mau gue antar... Udah sore.. Jalan disini terkenal rawan..." Ucap lion.


"Gak deh makasih, takut ngerepotin... " Tolak Nara, sebenar nya iya sedikit takut, takut jika Lukas menjahati nya. "Hahaha... Gue gak bakalan berbuat jahat sama lo tenang aja, gue cuman kasian sama lo jalan sendirian gini nanti malah di ganggu preman..


Buset kaya cenayang aja ni orang tau isi hati gue.. " Ucap Nara dalam hati.


'Jadi gimana, mau gue anterin gak...?"


Mau tak mau Nara pun ikut dengan Lion karna iya pun lebih takut jika berhadapan dengan preman yang badan nya besar-besar.

__ADS_1


Akhirnya Nara merasa lega sudah sampai di depan rumah nya, iya pun turun dari motor.


Makasih ya kalo gak ada lo mungkin sekarang gue belum sampai rumah...'


No problem... Btw gue boleh minta nomor wa lo gak..?" Ucap Lion iya menyodorkan ponsel nya pada Nara.


Nara menerima dan mengetik nomor nya di ponsel lukas.


"Nih..." Nara mengembalikan ponsel nya.


"Thanks ra... Gue pulang ya.. "Lukas beranjak pergi dari rumah Nara. Hufff... ini mulut hampir aja keceplosan, dia gak boleh tau kalo gue lawan dia waktu itu pas balapan .. "Ucap nya memukul mulut nya sendiri.


Nara masuk ke dalam rumah, betapa terkejut nya iya melihat raka sudah berdiri di depan teras dengan tangan di masukan ke saku celananya.


Dari mana aja lo..? " Tanya al.


Bukan urusan lo.. " Nara bernada dingin, iya berlalu ingin masuk ke dalam rumah tanpa memperdulikan al,namun tangan nya di cekal al. "iihh sakit tau,, apaan si loh.. Nara menepis tangan al.


"Jawab gue lo tadi dari mana ? gue denger suara motor dari depan lo di antar siapa..?"


Nara tersenyum miring.


Kenapa emang nya?... Penting buat loh?..Emang lo siapa gue? lo gak berhak ikut campur urusan gue, sejak kapan al abimana sang KETUA monarTIGER jadi cerewet gini terhadap seorang gadis... " Ucap Nara sinis.


Ucapan Nara mampu


membuat al terdiam. Benar apa kata Nara al tak berhak bertanya seperti itu pada Nara.


Lo kenapa sih hari ini aneh banget, lo marah sama gue?... Tanya al.


Lo mending pulang deh.. Gue lagi gak pengen di ganggu... Ucap Nara.


Nara pun masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar nya. Iya merebahkan tubuh nya di ranjang.


Gue kenapa sih hari ini,gue cemburu zoya deketin raka... Aaaargghh....gak,gak mungkin gue cemburu... " Nara frustrasi mengacak rambut nya.


Nara mendengar suara motor, iya mengintip dari balik jendela kamar nya raka sudah keluar dari pekarangan rumah nya.


*


Nara sudah bersiap untuk tidur setelah iya selesai mengerjakan tugas sekolah nya.


Ting...


1 Pesan masuk, Naura mengecek ponsel ada nomor tak di kenal.


[085386xxxxxx: selamat malam Naura, save ya Lion ? ]


Oh dia..."


Selamat malam juga.. Iya

__ADS_1


__ADS_2