diperkosa jin

diperkosa jin
HIDUP DENGAN JIN # 18 #


__ADS_3

" mana ca yg harus aku kerjain "


" tuu undangannya bantuin masukin ke plastiknya " (sambil nunjuk tempat tidur yg penuh dengan undangan)


" woww ca banyak banget undanganya, yakin segini"


" iyalah, emang kamu ngundang orang cuman dikit aja " (sambil senyum mengoda ana )


" ya kan aku nggak enak aja sama temen-temen masak iya bolak-balik ke nikahanku, "


" hahahha iya iya "


hari pun sudah sore ana pulang kerumahnya, sesampai dirumah ana kaget ternyata ayah, ibu dan suaminya belum juga kembali.


" sudab jam segini mereka kok belum oada pulang ya " (gumam ana dalam hati )


ana membereskan rumah dan menyiapka. makanan untuk suami dan orang tuanya, namun ditunggu beberap jam mereka tak kunjung pulang.


tiba-tiba pintu rumah ana ada yg mengetok sekilas mampak dari jendela rumah ana yg tidak ditutup tirainya, ya nampak seperti wanita paruh baya dengan 2 wanita mudah.

__ADS_1


"hee pelakor keluar kamu,"


ana mendengar dan langsung menidurkan akbar yg saat itu sedang tidur digendonganya, ana tidak membuka pintu namun dia menelpon suaminya untuk segerah pulang.


beberapa menit berlalu wanita itu masih teriak-teriak didepan rumah ana, semua tetangga ana keluar dari rumah mereka dan berkerumunan di depan rumah ana.


" lihat ibuk-ibuk si pelakor ini tidak berani keluar kan " ( sambil memberi tahu semua orang )


" ana ternyata bukan wanita baik-baik ya " ( bisik tetangga ana pada tetangga laainya )


" ya maklum lah buk janda anak 1 miskin juga, walaupun sudah banyak usahanaya tapi tetep aja kurang lah buk namanya rizki nggak barokah ya gitu ,sampai-sampai nganbil suami orang " ( cetus salah satu tetangga ana )


ana pun keluar dari rumahnya dan menemui wanita itu.


" akhirnya keluar juga ya ."


" iya ada apa "


" ha masih pura-pura dasar wanita murahan, kamu pikir kamu bisa bersenang-senang dengan suami orang ..!!"

__ADS_1


" maaf ibuk, anda ini siapa ya ??"


" saya, saya istri sah suami saya dahlan, kamu simpananya kan, ngaku kamu "


tangan ana di pegangi oleh 2 wanita mudah dan istri pertama dahlan, menarik rambut ana, menampar ana, dan memberi ana cabai di wajah ana, ana hanya terdiam dan semua oramg hanya melihatnya, tidak ada yg membantunya, maklum saja ana hanya orang yg miskin di desanya jadi sedikit kesalahan saja orang-orang enggan membantu.


belum selesai sampai disana ana harus diseret kejalan berbatu depan rumah ana, lagi-lagi orang-orang hanya menonton ana, mereka tidak tau kebenaranya namun sudah berasumsi bahwa ana hanya simpanan yg tidak mempunyai hubungan pernikahan dengan dahlan.


saat ana diseret kejalanan tanpa disengaja saat itu ahmad sedang membeli pulsa listrik di tokoh dekat dengan rumah ana, ahmad sangat shock dan mendorong wanita yg menyiksa ana itu .


" he apa kamu sudah gila ." (sambil melepaskan semua pegangan wanita itu pada ana )


" haaa siapa lagi ini, kamu juga direbut si pelakor ini ya dari istrimu."


" jaga mulutmu ya, kamu pikir kamu orang yg berhak menghakimi ana, lihat saja ku laporkan kalian semua ke polisi, "


" ha.ha.ha laporkan saja saya punya buktj banyak tentang perselingkuhan ini "


" baikalah kamu menantangku "

__ADS_1


__ADS_2