
sebelum pergi glen mengucapkan kata-kata indah dan memberi tawaran kepada ana tuk menjadi kekasihnya
" sayang maukah kamu menjadi permaisuriku, kekasihku selamanya "
" yaa tentu "
keesokan harinya.
kringggh... kringggg.kringggg
hp ana berbunyi
" halo siapa ? "
" ana ini cika kamu dimana "
" haaa ( langsung bangun ) kamu dimana ayo ketmu "
" aku dikamr sama anak- anak yg lainya kamrku dekat dengan kolam renang kesini an. cepat.!! "
" oke 15 menit oke "
ana tersadar dan mencoba menginggat apa yg tela terjadi semalam ana tidak pernah merasakan belaian laki-laki senikmat itu, ana merasa kejadian semalam itu hanya mimpih, tetapi ana masih antara percaya dan tidak percaya , ana mencoba membuka jendela itu kembali dan benar saja ana menemukan setangkai bungga mawar yg indh terselip di pojok jendela bungga mawar itu mempunyai bauh wanggi yang khas. yaaa wanggi bungga itu seperti wanggi tubuh glen,
" aku yakin semalam itu nyata "
anapun segerah mandi dan melihat ranbutnya banyak yg rontok ana masih berfikir mungkin karna rambutnya yang rapuh,
ana pun membasuh seluruh tubunya dan ana menemukan luka goresan kecil di bawah telingganya, kaki ana lebam dan pergelangan tangan ana memar,
" aku tidak percaya laki- laki tampan itu , tidak, tidak aku masih prawan ana masih prawan ."
anapun menuju kamar cika ana keluar dari kamar itu dan ana melihat disekeliling kamar yg ia tempati itu terdapat banyak kamar.
" aku merasa semalam ini hanya sebuah lorong yg gelap," ( mengerutu didalam hati)
ah sudhlah .
setelah berputar- putar akhirnya ana menemukan kamar cika .
" cikaaa.cikkk buka pintu "
" iya bentar "( saut kyky)
" woyyy ana cantik ( goda reno pada ana)
" apasih ( jawab ana sambil melempar tas)
mana cika mana cika ?"
" bentar cika masih mandi "
" eh ky kalian sekamar berempat ya ?"
" iya"
" kita masih SMA lo ya !!"
" kan aku seranjang sama cika, reno sama beni. "
" ya sama aja nggk boleh lah.!!"
" udahlah an kamu nggk tau seberapa mahalnya villa ini yaa itung-itung kita menghemat biaya lah.(saut cika )
"ahh cikaaa (langsung memeluk) aku sekamar sendiri aja yaa aku gamau sekamar cowom cewek jadi satu."
" terserah tapi kamu bayar sewanya sendiri lo ya disini permalamnya 700.000 lo an. kita disini liburan 1 minggu bisa kamu total sendiri tu,!!"
" tapii gimana dong aku juga nggk punya uang aku kabur dari rumah "
" yaudh gabung aja lah sama kita "
" gabisa"
" yaudh gini aja kamu pinjem aja tuh sama reno pacarku 3jt atau 5 jt tapi pas nanti kamu ada uang balikin "
" haaaa banyak banget uang drimana aku "
" yaudh lah an sekamar rame-rame aja (saut reno)
" enggak .!!! " (jawab ketus ana)
pagi itu mereka berlima keluar villa untuk mencari sarapan dan melihat-lihat pemandangan diatas bukit, selama perjalanan ana merenung ya dia merenungi apa yg terjadi malam itu.
"an kamu ngapain bengong gtu mikir uang sewa?. udh pinjem reno aja biar dia sekalian nanti ke minimarket nyari atm buat ngambil uang ya kan syng (sambil menepuk pundak reno )
" iya syng "(jawab reno)
" ohh iya thanks ya cik (jawab ana)
hari sudah sore mereka pun kembali ke villa reno dan cika langsung masuk kamar dan kyky dengan benny duduk di dekat kolam renang.
ana pun kembali ke kamarnya sepanjang perjalanan ana selalu teringat dengan sosok glen yg tela menemani tidurnya semalam, ana masih merasa bahwa apa yg telah terjadi itu benar-benar bukan mimpih tapi ana masih tidak punya cukup bukti untuk bercerita kepada ica sahabatnya,
"maaf neng...neng... " (suara penjaga villa)
" iya pak ada apa ya ?.
" begini neng sesuai dengan prosedur villa ini tamu harap membayar terkebih dahulu sebelum memasukki kamar, berhubung semalam sudah malam jadi saya berencana meminta pembayaranya pagi hari saja neng karna neng semalam kan kelelahan."
" ohhh baiklah pak saya bayar " untung saja aku mengambil tawaran pinjaman reno (gumam dalam hati)
" silakan neng totalnya 1.400 neng "
" berapa pak.?? ( tanya ana dengan terkejut)"
" 1.400 neng permalamnya neng dikenakan 200 neng, "
" yakin ini pak "
" iya neng"
" oh yaudah maksih pak"
neng merasa ada yg aneh dengan villa tersebut kamar yang ia tempati bahkan 2X lebih luas dari kamar ica tapi kenapa dia mala mendapat harga sangat murah, ana pun kembali kekamarnya untuk mandi sore dan istirahat,
__ADS_1
wussssss (suara angin melalui jendela kamar ana yg terbuka )
" aneh perasaan tadi jendelanya tertutup"
ana pun melpas bajunya dan mandi didalam kamar mandi ana menyanyii dan tak sengaja ia memangil nama GLEN, dan dalam sekejap sosok laki-laki yg berparas tampan itu datang dan berdiri tepat di samping ana yg sedang mandi.
" hii sayangku."
" glen kamu disini "
" iya sayang "
" glen aku lagi mandi please kamu keluar dulu cepattt ( sambil mebalikkan badan berusaha menutupi badanya ) "
" oke oke, aku keluar " ( sambil bersiul )
glen menunggu ana di depan kamar mandi sembari sesekali glen memanggil ana.
" anaa sayangg, sudahkah selesai mandimu??"
anaaaaa sayangg cepatlah "
" sabarlah sedikit aku akan keluar sebentar lagi "
" baiklah "
anapun keluar dengan mengenakan handuk ditubuhnya glen tidak berhenti menatap tubuh ana yg sangat indah rambut hitam panjang ana basah kuyup setelah kramas, menambah keindahan pada tubuh ana.
" glen kamu tunggu aku dikamar mandi sebentar aku mau ganti pakaian cepatlah kumohon "
" baiklah 3 menit saja ya 3 menit oke "
" oke " ( jawab ana dg jengkel)
3 menit pun berlalu ana pun telah selesai mengenakan pakaian ana menggunakan dres berwarna merah gelap membuat ana terlihat semakin bersinar, rambut ana yg panjang menambah keindahan tersendiri, ana tidak menggunakan riasan wajah namun ia tetap terlihat cantik dan anggun, glen yg menatap ana sedari tadi pun dibuat tak berkedip sedetikpun.
" glen bagaimana bisa kamu masuk kamarku sedangkan kamar dan jendela sudh ku tutup dengam rapat.?? bagaimana bisa kamu.?"
" sudahlah sayang jangan menanyakan hal yang tidak penting ayo kita keluar mencari suasana baru .(sambil menarik tanggan ana)"
" tapi glen ...."
" sudahlah ayo"
jam menunjukkan pukul 18:46 ana dan glen keluar dari kamar dan pergi menuju ke taman disamping villa tersebut, ditaman itu terlihat banyak mudah-mudi duduk berduaan, glen dan ana duduk dibangku taman yg disampingnya terdapat bungga mawar merah yg bauhnya tidak seperti bauh bungga mawar pada umumnya.
anapun mencoba mencium bungga mawar itu dan mencoba mngingat bau yg sepertinya familiar bagi dia.
" glen bolehkah aku bertanya "
" ya tentu ( sambil mengelus rambut ana)
" glen mengapa bau wanggi bungga mawar ini seperti bau tubuhmu ? "
" yaaaa ayahku yg menanam bungga-bungga ini dan ayahku yg menciptakan bau khas pada bungga mawar ini."
" lantas baumu? "
" yaaa ibuku penjual parfum jadi ibuku membuatkanku parfum dari bungga mawar ini, apa ada pertanyaan lagi.?
" sekarang sudah berani pegang-pegang ya " ( sambil tersenyum menggoda )
" upss sudahlah glen kamu juga sering menarik tanganku kan "( dengan wajah malu-malu)
hari itu sudah malam jam menunjukan pukul 20:56 ana dan glen kembali ke villa sepanjang perjalanan ana dipandangi oleh banyak orang yaa semua orang mengira bahwa ana sedang berbicara sendiri.
" lihatlah bukankah itu ana ca " ( ucap kyky pada ica )
" iya sedang apa dia disana sendirian"
anaaaa. ann. annaaa. ( suara kyky dan ica memanggil ana dari kejauhan)
sontak ana terkejut dengan panggilan mereka ana takut teman-temanya mengetahui bahwa ana telah menghabiskan waktu dengan seorang pria sepanjang malam dikamarnya, ana juga takut teman-teman ana mengetahui hubungan ana dengan glen yg sangat singkat tapi sudah sejauh itu, anapun meminta glen untuk pergi terlebih dahulu.
" iyaaa caa ky " (jawab ana)
" glen bisakah kamu pergi terlebih dahulu"(pinta ana kepada glen dengan pelan)
" kenapa sayang apa kamu malu jika teman-temanmu tau kalo aku adalah pacarmu" ( sambil senyum menggoda ana )
" sudahlah glen aku sedang tidak bercanda "
"oke oke aku pergi "
ica dan kyky pun menghampiri ana dan sembari memandangi sekeliling
" ana aku bingung dengan tingkah anehmu" ( ucap kyky )
" iya nihh aku juga bingung " ( saut ica )
" ehh bingung kenapa yaa ? " ( dengan wajah yg kebingungan )
" gini lo an kamu itu aneh banget aku perhatiin dari tadi kamu itu ngomong sendiri"
" haaa ngomong sendiri ( apa mereka tidak liat cowok yang jalan sama aku ya )
" iya an "( saut ica )
" perasaan kamu semakin hari semakin aneh deh an udh sekarang kamu pindah kamar aja deh sama kita iya kan ca "( sambil menepuk pundak ica )
" iya deh an please kita udah 2 hari kesini tapi nggak pernah jalan bareng atau tidur bareng ayolah"
" gini lo ca ky bukanya aku gamau atau gimana tapi aku ini kan udah terlanjur bayar biaya penginapanya selama 7 hari gamungkin kan aku keluar gtu aja, lagian aku nggak mau ganggu kalian.!"
" haaa..! ganggu gimana " ( jawab ica dan kyky dengan cepat )
" gini lo kalian kan udh sekamar ber empat sama pasangan masing-masing mana mungkin aku nimbrung gitu aja, ya kan nantinya kalian gabisa gituan, " ( sembari tersenyum )
" he ana kamu ini kenapa sih kita nggak mungkinlah gituan, lagian aku satu ranjang sama kyky kok ya kan ky " ( sambil menepuk pundak kyky )
" haa iya,, iyaa kita seranjang"
" an yakin kamu nggak kenapa-kenapa.?"
" maksudnya.??"
__ADS_1
" yaa nggk gitu an kamu aneh aja hari-hari ini"
" he kyky, ica yg paling cantik terbaikku dengerin ya, aku nggak kenapa-kenapa aku cuman lagi pengen menikmati suasana disini aja , udah yaa jangan mikirin yg aneh-aneh lagi, bye. !" (sambil berjalan meninggalkan ica dan kyky)
ana pun bergegas kembali ke kamarnya dia terus memikirkan apa yg dikatakan teman-temanya, ana merasa ada yg aneh dengan glen, glen bisa datang disaat ana memikirkanya, dan hari ini glen tidak terlihat oleh teman-temanya, ana pun mencoba mencari tau melalui penjaga villa.
" permisi pak " ( sambil mengetok meja receptionist)
" iya neng ada yg bisa bapak bantu "
" pak saya mau tanya disamping kamar saya apa ada kamar lain selain ruangan pemilik villa ini ?.
" memangnya kenapa neng kok tanya begitu "
" ayolah pak jawab saja ,"
" bapak kurang tau neng, bapak juga baru kerja disini 2 minggu neng, "
" lo bagaimana bisa bapak penjaga villa tidak tau jumlah kamar disini,!! "
" jadi begini neng,, gimana ya , ehmm ( sembari melihat-lihat disekeliling).
"disini itu ada kamar yg tidak nampak neng"
" maksudnya gimana ya pak.? "
" gini neng .."
" anaa (saut glen sembari memotong pembicaraan ana dg penjaga villa ) "
" sebentar ya pak " ( sembari berjalan mengampiri glen )
" aneh bicara sama siapa itu neng ana " ( gumam dalam hati penjaga villa)
ana dan glen pun berjalan menuju ke kamar ana, ana masih tidak sadar bahwa glen merupakan mahluk gaib yg tidak terlihat oleh orang lain kecuali dirinya, ana dan glen selalu berdua seoanjang hari, sepanjang malam, sepanjang waktu, hingga tanpa ana sadari hari itu adalah hari terakhir ana menginap divilla itu, dan keesokan harinya dia sudah harus pergi kembali ke rumahnya.
malam terakhir saat glen dan ana menghabiskan waktu,
" ana bisakah kamu tidak melupakan kejadian malam ini, bisakah kamu mengingat semua kenikmatan ini,"
" glen sungguh aku tidak ingin kembali" ( sambil memeluk erat tubuh glen)
" tentu akupun tidak ingin kamu kembali ana, tapi aku tau kamu masih harus melanjutkan kehidupanmu seperti semula,"
" iyaa glen, bisakah kamu ikut pergi bersamaku "
" tidak bisa ana, ada tugas yg harus aku kerjakan disini"
" tugas. tugas apa glen.?."
" kamu tak akan mengerti ana sudahlah, ayo kita nikmati malam terakhir kita"
malam telah berlalu suara angin dan burung dipagi hari pun membangunkan ana yg tertidur pulas itu, ana merasa tidak ingin bangun, ana merasa seluruh badan ana lelah.
" glen apa kamu sedang mandi " ( sambil melihat-lihat disekitar )
"glennn glennn ...( terus memanggil dan beranjak dari tempat tidur)
" yaaa dia pergi meninggalkan aku lagi !! "
ana mendekati jendela ana melihat ada setangkai bungga mawar dan surat dalam botol ana membaca surat itu,
# dear ana kekasihku #
maaf mungkin aku terlalu mudah meninggalkanmu disaat kamu tertidur pulas, percayala ini bukan inginku,
ana kekasihku jangan pernah dekat dengan laki-laki manapun, karna aku tak mau berbagi dengan siapapun, ana kekasihku dengarkan aku, jika suatu saat nanti aku datang mencarimu, kamu harus menghampiriku, jika suatu saat nanti aku merindukanmu aku akan datang dalam mimpihmu, ana jika kelopak bungga mawar ini sudah habis kamu harus membakar rontokan kelopak ini. karna kalau tidak aku akan sangat marah padamu.
dari yg mencintaimu glen #
ana pun merasa aneh dengan isi surat dari glen namun waktu sudah menunjukan pukul 8:00 ana harus segerah mandi dan kembali kerumah.
" anaaaa " ( ica memanggil ana )
" iya sebentar ini masih beres-beres"
" an bukak pintu dong "
" iyaaa masuk aja nggak aku kunci kok "
" waoooowww gilaaa ini kamar keren banget an, ngapain aja kamu disini kenapa nggak posting di instagram atau apa gitu gila."
" apaan sih ca bantuin aku dong ini susah ditutup kopernya "
" an kamu pantes aja betah disini lah ini kamar aja lebih luas daripada rumahmu "
" caa udahlah kamu gitu banget sih. gara- gara sewa kamar ini aku harus bayar hutang ke cowokmu kan."
" hahahaha. iya juga sih yaudah ayok aku bantuin "
" telat udah selesai juga "
sesampainya dirumah
" bu, "
" iya an ada apa ibu masih dibelakang"
" ayah dimana bu?.."
" ayahmu masih di sawahnya bpk supri an ada garapan hari ini "
" oh yasudah bu, kambingnya sudah dikasih makan ta bu? "
" belum an coba kamu kasih rumput itu, ibu masih repot nyuci pakaian bu lurah."
" bu aku sebenarnya setelah lulus SMA mau langsung kerja aja, buat ngringanin beban ibu sama ayah."
" sudahlah an jangan memikirkan apa yg belum harus dipikirkan."
" bu maaf ya " ( sambil memeluk )
" maaf untuk apa ayah sama ibu yg mintaj maaf, bagaimana liburanmu senang atau tidak .? "
hari itu ana sudah sangat lebih baik dari beberapa hari yg lalu, ana sudah tidak merasa sakit hati lagi dengan ayahnya.
__ADS_1