diperkosa jin

diperkosa jin
HIDUP DENGAN JIN # 5 #


__ADS_3

" iya glen pergila"


" sayang cepatlah selesaikan, madinya dan kita lanjut nanti malam "


glen pun keluar dari kamar mandi, ana pun menyelesaikan mandinya, setelah ana mandi ana mencoba menghungi ibunya, ana menanyakan apakah ibunya akan pulang.


" tuttttttt... tutttt ( ana menelpone ibunya)


" iya ana hallo "


" ibu apa ibu nanti pulang.?"


" tidak ana ibu tidak pulang "


" lantas ibu kapan akan pulang "


" entahlah mungin besok pagi "


" baiklah ibu "


" benar kan apa yg aku katakan "


" glen "


" ha..haaa. asikk kita bisa lanjutkan"


" dasar "


jam sudah menunjukkan pukul 19:00 hp ana berbunyi, ya ana dapat panggilan telpon dari ahmad,namun ana tidak mengangkatnya, ana merasa cemas, ana takut glen mengetahui hubunganya dengan ahmad.


" sayang kemarilah "


" apa. iya nanti dulu aku mau makan "


" baiklah "


ana merasa perutnya sangat lapar ana mencari makanan didapur, namun tidak ada apapun yg bisa dimasak kecuali mie instant, ana pun terpaksa memakan mie instan, dan glen terus menunggu ana hingga jam menunjukan pukul 23:06


" ana kemarilah "


" glen aku sedang capek glen "


" ana ... anaaa.anaaaaaaaa (mata glen mulai merah )


" iya glen baiklah "


" buka baju ana sekarang cepat.!!!"


"......................"


" glen sudah ya aku lelah, "


" nikmatilah sayang, nimkmati " ( sembari mengelus rambut ana )


jam menunjukkan pukul 04:00 ana dan glen belum juga menyelesaikan urusanya, hingga malam sudah berubah menjadi pagi ana terbangun dari tidurnya, dan saat ana terbangun ana merasa seluruh badanya memar dan sakit sekujur badan.


" glen "


" glen"


"haaaa syukurlah dia sudah pergi, aku harus segerah mandi dan pergi kesekolah, jika aku terus dirumah dia akan datang lagi "


jam menujukkan pukul 06:00 ana keluar dari kamarnya dan pergi kekamar mandi, saat sedang mandi pintu kamar mandi ada yg mengetuk.


" ana "


" haaa haa ( teriak ana dg kaget )


" kenapa kamu seprti itu ? "


" ah ibu mengangetkanku saja "


" ada mie instant itu dimeja sebelum berangkat makan mie nya dulu ibu sama ayah mau ke sawah dulu, "


" iyaa buu, "


jam sudah menujukkan pukul 06:44 ana bergegas menuju sekolah, ana berangkat dengan jalan kaki, dan ditengah perjalanan ana merasa sudah tidak kuat untuk berjalan, ana berhenti sejenak di bawah pohon pinggir jalan.


--- titttt ----- titttt


" woy cantik bareng kita yuk " ( suara reno mengoda ana )


" iyaa ayoo an " ( saut cika )


" eh kalian baiklah aku ikut "


mereka pun berangkat ke sekolah bersama sesampainya disekolah ana turun dari mobil reno namun saat ana turun dari mobil tiba-tiba rok yg ana kenakan tertiup angin dan tidak disengaja cika melihat kaki ana penuh dengan lebam dan bekas cakaran, cika oun bertanya kepada ana.


" an tunggu deh ( sambil memegang pundak ana )


" iya ada apa cik "


" kenapa kaki kamu lebam lagi, ini malah lebib parah lo an "


" gpp kok cik "


" udahlah an kamu nggak usah bohong sama aku, ceritalah"


" sudahlah cik aku gpp."


" ana kamu dipukuli ayahmu ya ,? "


" haaaa gilaa apa . nggak lah ."


" trus,, itu kenepa .??


" sayang ayoo " ( ajak reno pada cika )


" tuu reno manggil tu "


" oke nanti kamu harus cerita "


" udah sana "


" aku duluan ya an dah "


" oke, aku ke toilet dulu "


" oke sampai ketemu dikelas"


ana menuju ke toilet, saat sedang dalam perjalanan menuju ke toilet ana tidak sengaja bertemu dengan ahmad.


ahmad mencoba menghentikan langkah ana


" ana "


" ana "


ana terus berjalan dan tidak menghiraukan panggilan ahmad.


" ana " ( sambil menghadang ana )


" iya ada apa sih "


" ana kenapa kamu begini ?"


" kenapa.? "


" ana kenapa kamu tidak ada kabar, kenapa kamu lari dariku, kenapa kamu berubah ? "

__ADS_1


" sudahlah lebih baik kita sudahi saja hubungan ini "


" tidak bisa an" (sambil memegang tangan ana )


" lepaskan ( sambil menarik tanganya )


" ana aku tidak mau kehilangan kamu, aku tidak mau ana, maaf ana maafkan aku malam itu ,bukanya aku tidak cinta sama kamu ana, tapi aku tidak mau ngotori kesucianmu."


" ha munafik "


" sungguh ana aku tidak mau, aku tau aku pernah melakukanya sebelumnya tapi saat itu aku sungguh khilaf ana, aku tidak mau mengilanginya ana, aku tidak mau kamu menjadi pemuas nafsuku saja ana "


" tapi aku tidak keberatan bukan "


" ana kumohon, aku sangat menyayangimu, aku tidak mungkin rela jika hubungan inj selesai ana ( menarik dan memeluk ana )"


" kamu sudah gila ya pak, ini disekolah, !!"


" biarkan ana " (terus memeluk erat )


" aku tidak mau semua orang tau tentang hubungan kita, lepaskan !."


" baik ana aku harap kamu menarik apa yg telah kamu ucap tadi, nanti selulang sekolah kita lnjutkan pembicaraan kita "


" baik "


jam pelajaran pun telah dimulai ana memasuki kelas dan duduk, ana langsung meletakkan kepalanya diatas meja dan menutupi wajahnya dengan buku, ana tidur sangat pulas, hingga jam pelajaran pun berganti ana tetap tidur pulas, jam pelajaran telah usai semua murid-murid keluar kelas, ana masih tertidur didalam kelas itu ana tertisur sangat pulas hingga membuat ica dan kyky susah membangunkanya,


" ana bangun ayo kita pulang " ( ica membangunkan ana


" ana ayo bangun " ( kyky oun membangunkan ana )


" hoooooooeee bangun hoeee ( reno sambil mengoyangkan meja ana )


" ehmm apaan sih " ( ana terbangun dari tidurnya )


" ayo pulang " ( saut ica )


" sudah selesai emang pelajaranya.? "


" udahlah kan cuman lembahasan soal-soal aja "


" yaudah kalian pulang duluan aja aku ada janji "


" yaa tau gitu kita tinggalin tadi " ( jawab kyky)


" maaf "


mereka pun pergi meninggalkan ana, anpun merapikan semua buku-bukunya dan keluar dari kelas, ana melihat dari kejauha mobil ahmad sudah menunggunya didepan pintu gerbang, ana yg sedari tadi mengantuk pun langsung membuka mata dan mengingat apa yg iya katakan pada ahmad tadi .


" maaf ahmad aku harus kasar ke kamu karna ini semua demi kebaikanmu ( gumam ana dalam hati )


" ana ...."


ahmad memanggil ana dan melambaikan tanganya dari dalam mobil, ana langsung menghampirinya dan mencoba tuk bersikap kasar pada ahmad.


" jangan norak deh pak "


" ana masuk ana "


" iya "


" ana sungguh aku mintak maaf malam itu aku tidak bisa, menuruti apa yg kamu inginkan an, aku hanya ingin menjagamu ana "


" haa menjaga, menjaga dari apa ?"


" ana aku ingin menikahimu ana, bagaimana mungkin aku menidurimu, menikmati tubuhmu setiap saat, sebelum ada ikatan, mana mungkin ana ??"


" kenyataanya kamu sudha menikmatknya kan.! jangan berlagak suci, "


" ana apa yg terjadi padamu, kenapa kamu sperti ini ana ,?? "


" ayo kita ke danau ana ayo kita bicarakan disana "


ana dan ahmad pun pergi kedanau di ujung desa, sesampainya didanau ana dan ahmad mengobrol didalam mobil dengan kondisi jendela dibuka.


" ana aku tidak mau hubungan kita berakhir ana "


" aku juga sebenarya berat pak "


" ana " ( sambil memeluk ana )


" maafkan aku hikz hikz " (sambil menangis )


" jangan menangis ana, aku tau mungkin aku terlihat munafik dimatamu ana, tapi sunggubmh aku sangat tertarik melihatmu dimalam itu, tapi aku menahanya ana, aku menahan demi hubungan kita"


" aku tidak bisa jika tidak melakukan itu "


" kenapa ana apa kamu tidak sabar menunggu beberapa bulan lagi ana, aku janji setelah kamu ujian bulan depan walaupun hasilnya belum kekuar aku akan melamarmu ana ."


" tidak bisa ahmad "


" sayang aku mohon " ( sambil mencium bibir ana )


bruakkkkkkkk


tiba-tiba mobil ahmad seperti tertabrak, ahmad pun keluar dari mobil dan mlihat kedalam mobilnya, tidak ada siapapun diluar mobilnya, ahmad pun masuk kedalam mobilnya dan saat didalam mobil ahmad terkejut, ana sudah tidam ada didalam mobilnya .


" ana .anaaaaaaa.... ana..." ( ahmad memanggil ana )


ahmad menyusuri pinggiran danau dan tidak menemukan keberadaan ana, ahmad mencoba menelpon ana namun hp ana tidak aktif, ahmad merasa ada yg aneh ahmad pun pergi kerumah ana untuk memastikan apakah ana sudah pulang.


" permisi buk apa ana sudah pulang ?"


" eh nak ahmad, belum nak ana bekum pulang, bukankah biasanya ana bareng sama nak ahmad ya.??"


" iya buk tadi bareng tapi.... ehm ini nomer saya buk nanti kalau ana sudah pulang tolong kabari saya ya buk " ( sambil menyodorkan kertas yg ada no hp nya )


" oh iya nak "


ahmad merasa gelisah, dan terus mencoba mencari ana, ahmad pun kembali ke danau itu dan menyusuri lagi pinggiran danau itu, disebelah kanan pinggiran danau terdapat sebuah pohon yg tinggi menjulang, dan pohon itu terlihat lebat daunya, ahmad tidak sengaja melihat ke atas dan betapa terkejutnya ahmad saat melihat ana berada diatas pohon itu.


" ana kenapa kamu disana , ana bagaimana bisa kamu menaiki pohon itu "


" ahmad pulanglah cepat ..!! "


" tidak ana aku akan menurunkanmu ( sambil mnecoba menaiki pohon )"


" jangan "


" DIAM ( pinta glen dengan mata yg sudah merah )"


" ana aku akan membantumu turun ( terus berusaha naik )


" tidak akan bisa ahmad, pulanglah aku mohon auuuu ( tangan ana di pegang dengan kuat oleh glen )"


" kamu kenapa ana , kamu sabar aku akan mencoba naik ihh.... ( terus berusaha namun tetap tidak bisa )


" sakit glen " ( mencoba melepaskan tangan glen dari tanganya )


" DIAM " ( terus menekan )


" ana trunlah aku akan menangkapmu dari bawah "


bruakkkkk


suara mobil ahmad seperti tertabrak lagi,


" ahmad pulanglah nanti aku akan kerumahmu "

__ADS_1


" baiklah ana aku menunggumu "


ahmad pun pergi meninggalkan ana, dan glen pun melpaskan cengkramanya,


" jangan pernah menghianati aku "


" glen kamu jangan menyakitiku."


" kamu yg menyakitiku terlebih dahulu,"


" glen turunkan aku nanti ibu mencariku, "


" tidak , ( sambil membuka baju ana )


" jangan geln sunggub jangan glen "( sambil menahan dengan tanganya)


" haaauuu hmmm minggir "( menyingkirkan tangan ana dari dada ana )


" glen jangan disini glen dilihat orang glen kumohon glen "


" tidak perduli hmmm (mencium bibir ana )


" hm glen lepaskan ..!!! "


" ha.ha.ha baiklah kita lanjutkan nanti malam, nanti malam pukul 00:00 tidurlah diranjangmu dan jangan pakai baju,aku akan datang "


glen menurunkan ana dan pergi menghilang,ana segerah pergi memcari warung untuk meminjam charger untuk mengisi batre hapenya, setelah beberapa menit ana mengisi batrenya hp ana menyalah dan ana mencoba menghubungi ahmad, ana meminta ahmad untuk menjemputnya.


beberapa menit kemudian ahmad sampaj demidelan warung itu , ahmad langsung mengajak ana untuk pulang,


saat diperjalanan pulang ana mencoba bertanya kepada ahmad.


" apa orang tuamu sedang dirumah.?"


" tidak "


" apa ibu kyky ( pembantu ) masih dirumahmu)"


" sudah pulang tadi jam 5 "


" bisakah kamu putar ara ?"


" kenpaa .??"


" sudahlah bawa aku kerumahmu "


" bagaimana dengan ibumu, nanti dia akan menghawatirkanmu, "


" biar ku telpon ibu nanti "


ahmad lun menuruti apa yg ana pinta, sesampainya dirumah ahmad ana langsung masuk kedalam rumah ahmad dan meminta ahmad untuk mengunci semua pintu dan jendelanya,


jam sudah menunjukkan pukul 18:45 ana meminta ahmad untuk membuat makanan untuknya, ya ana belum makan seharian ditambah tidak tidur semalaman.


" pak apa ada makanan.?"


" coba lihat disana " (sambil menunjuk meja makan)


" waow lengkap ya, "


"iya makan aja sesukamu, "


" tapi aku mau makan mie aja , ada nggak ?"


" sebentar aku carikan " ( sambil mencari )


" oke "


" ini ada "


" yaudah bikinin ya "


" oke "


ahmad merupakan pria yg sangat senang memasak, ya maum dulu dia kuliah diluar negeri, dan dia sangat menjaga lola makanya jadi dia sering memasak makanan sesuai dengan seleranya sendiri.


beberapa menit kemudian ahmad selesai memasakan ana mie, dengan potongan ayam dan sayur-sayuran .


" waooo hebat " ( puji ana lada ahmad )


" makanlah "


" kamu tidak makan "( sambil mukutnya lenuh dengan mie )


" ha ha enggak pelan-pelan dong sayang "


" makan bareng yuk " ( sambil menyodorkan mienya kemulut ahmad )


" ehm, enak " ( memuji masakanya )


setelah makan ana pun mandi jam sudah menunjukkan pukul 19:55 ana selesai mandi dan mendekat pada ahmad.


" bolehkah aku menginap .?"


" haaa.. " ( dengan wajah terkejut )


" ayolah " ( dengan wajah memohon )


" baiklah "


" he he behkah aku pinjam kaosmu .? "


" pakailah mana yg kamu suka "


ana memakai kaos oblong milik ahmad, ana memakai kaos berwarna putih dan tanpa mengenakan pakaian dalamnya, ana nampak sangat mengoda malam itu.


ahmad sedang main game di sofa kamar nya ana pun mendekat pada ahmad dan menyender pada bahunya,


" ana jangan seperti ini ana aku sedang menyelesaikan game akhirku "


" biarkan aku begini ( sambil terus menyender )


" ana aku ini manusia biasa ana aku ini punya ketertarikan ana "


" yaa yaaa yaa. "


beberapa jam telah berlalu jam menunjukan pukul 23:46 ana teringat dengan apa yg diucapkan glen, ya glen akan datang kerumah ana di jam 00:00 alasan itu yang mebuat ana menginap dirumah ahmad, ana mencoba menghindar dari glen dengan menghabiskan waktu dengan ahmad.


" sayang kemarilah " ( mencoba merayu ahmad agar naik ke tempat tidur )


" aku tidur di sofa ini saja " ( sambil menepuk sofa )


" sayang kemarilah, "


" ahmad mencoba tidak melihat "


" sayang ayolah "


" ana jangan salahkan aku jika " ( sambil melapas mendekat pada ana )


" silakan " ( sambil mencium ahmad)


" jangan ragu, selesaikan "


" baik ana sayang,, "


malm semakin panas, ana dan ahmad menghabiskan malam itu berdua hingga berjam-jam lamanya.


namun disisi lain glen sudah dikamar ana, glen mencari ana namun ana tidak ada,ana sudah merencanakan semua itu dan glen tau bahwa ana sedang berada di rumah ahmad, glen sangat murka malam itu, glen pergi kerumah ahmad namun glen tidak bisa memasuki rumah ahmad, entah ada apa dirumah ahmad hingga glen tidak bisa menembus kedalam rumah itu.

__ADS_1


__ADS_2