
hari sudah pagi ana dan ahmad terbangun dari tidurnya,
" sayang " ( memanggil ana yg masih tidur)
" ehmm huaa " ( menguap lebar )
" ihh baunyaaa " ( sambil menutup bibir ahmad dg bibirnya )
" kamu nakal " ( mencubit hidung ana )
" kamu yg lebih nakal " ( sambil memeluk ahmad )
" kamu ana "
" ha ha ha , pria yg sok-sok.an nahan, akhirnya lebih berani "
" mau lagi .?? "
" nooooo... ampun ( sambil bangun dari tempat tidurnya )
" aku mandi dulu sebelum ibu kyky kesini ( pembantu )
" bareng yuk " ( goda ahmad pada ana )
" ohh tidakk mauuu ampun" ( balas ana didal kamar mandi )
" sayang i love u "
" i love u too sayang pria yg sok tahan, wwkwkwk ( goda ana pada ahmad ) "
" awas kamu yaa "
jam sudah menujukkan pukul 06:00 ana dan ahmad keluar dari rumah dan berangkat mencari sarapan ditokoh roti sebrang jalan sekolahnya, sebelum sarapan ahmad mencium ana dan mengajak ana untuk turun dari mobil bersama.
" sayang ,apa kamu tidak takut semua orang melihat kita .?"
" kenapa harus takut, aku mencintaimu kamu pun mencintaiku, bagiku itu semua sudah jelas untuk mengalahkan rasa takutku."
" uh sosweet banget sihh ( sambil mencubit pipi ahmad "
dari kejauhan cika dan reno melihat ana dengan gurunya sedang bermesraan di dekat sekolahnya, ica sangat shok waktu itu, ica mencoba mengambil foto mereka berdua dan mengirimnya pada kyky .
\*\*\*\* ohh tidakkk sungguh apa itu serius \*\*\*\*
~~~ nyata di depan mata ~~~
\*\*\*\* tunggu aku disana 5 menit lagi aku sampai \*\*\*\*
dijalan mulai rame para siswa\-siswi berangkat menuju kesekolah, ada guru\-guru juga namun ana dan ahmad serasa tidak perduli dengan lingkungan sekitar, beberapa menit berlalu, ana dan ahmad masuk kedalam sekolah dan ahmad dan ana berpisah, reno dan ica yg sedari tadi mengikuti mereka pun langsung mnghampiri ana.
" ana kamu gila ya "
" kenapa .?"
" ana kamu nggak biasanya berani memandang laki\-laki, kamu biasanya pamalu, tapi kamu beda an, kamu tadi sangat berani bahkan kamu tak segan menyentu dia, laki\-laki tertampan di desa ini "
" sayang aku gimana " \( reno memotong pembicaraab ica dan ana \)
" diam " \( cetus ica pada reno \)
" ana jawab aku .!"
" apasih caa aku kan. ahh sudahlah nanti kamu juga tau "
" ana "
" aku lagi nggak mau ngebahas ca \( sambil jalan menjauh dari ica \)
hari itu ica dan kyky semakin tidak percaya saat melihat tingkah ana yg sangat berubah, ya ana sering senyum\-senyum sendiri dan tidak fokus pada soal\-soal yg diberikan wali kelas kepadanya.
" ana kamu ini aneh banget sih, ini soal pilihan ganda an bukan esai, ngapain kamu jawab kayak gini \( sambil menunjuk lembar jswaban ana \)
" ana kamu ini aneh serius " \( saut kyky\)
" anaaaaaa "
" apa sih beb slah dikit ya maaf lah kan bisa dihapus trus dibenerin lagi "
jam pelajaran telah selesai kyky dan ica mencoba menanyakan beberapa pertanyaa. kepada ana .
" ana "
" hmm "
" kamu tau siapa aku ?"
" ha ha ha ica "
" aku "
" kyky "
" dia tau lo beb \(ucap kyky pada ica "
" ana kamu umur berapa, kyky berapa, aku berapa .?"
" aku 18. kyky 17, kamu 18 "
" ahh ana kamu kenapa sih " \( sambil meluk ana \)
" aku gpp, cuman ada hal yg tidak bisa aku ceritakan pada kalian "
mereka pun keluar dari kelas dan pulang bersama, sepanjang perjalanan ana hanya diam dan ica kyky dan reno pun juga terdiam, hingga hp ana berbunyi, dan terlihat jelas panggilan itu dari ahmad.
" iya, aku sudah dijalan sama teman\-teman "
" ahmad pak ahmad itu pak ahmad " \( kehebohan kyky \)
" oke dah " \( menutup telponya \)
" ana ada hubungan apa kamu sama pak ahmad ana ?" \( tanya ica pada ana \)
" aku belum bisa cerita beb "
" baikalah "
sesampainya dirumah ana langsung pergi kedapur untuk mencari makan, ibu ana kebetulan sedang mencuci pakaian.
" ana semalam bagaimana kerja kelompoknya .?"
ana saat tidur ditmrumah ahmad meminta izin ibunya dengan alasan kerja kelompok dirumah ica.
" sudah selesai bu "
__ADS_1
" memang kerja kelompok apa an ?"
" biasa bu, percobaan soal\-soal ujian lagi "
" tadi ibu kesekolahmu an, pembayaran ujianya lumayan mahal ya an, belum lagi biaya kelulusanya, " \( sambil melepas nafas panjang \)
" maaf ibu "
" tidak perlu meminta maaf nak, ibu rela melakukan apapun demi hidupmu, ibu bercerita bukan berarti ibu mengeluh, cuman ibu mau kamu lebih serius lagi belajarnya, jangan berantem sama temanmu ."
" berantem gimana bu, ana bukan tipe orang yg jago berantem "
" sudahlah tidak usah membohongi ibu, lihat kaki mu tanganmu lebam semuanya, ada juga cakaran dikakimu, "
" eh innn inn ehh iya buu aku akan serius belajar kok bu, ana makan dikamar aja ya bu " \( sambil jalan meninggalkan ibunya \)
sesampainya dikamar ana terkejut ada glen dengan tangan mengepal dan mata memerah, glen sangat marah besar kepada ana hingga glen melepar ana keluar jendela kamarnya, kemudian mengangkatnya lagi dan melemparnya keluar lagi, kambing\-kambing ana berisik dan memancing ibu ana keluar, betapa tekejutnya ibu ana saat melihat ana sedang tengkurap dan bersimba dara.
"anaaaaa"
"ayahhh ayahh " \( teriak ibu ana memanggil ayah ana \)
" iya buk,,,"
" ayahhh " \( dengan menangis \)
" anakkuu.... anakku anaaaaaa." \( sambil mengangkat ana dan dibawa masuk kedalam rumah\)
" nyalakan dupa bu. nyalakan dupa " \( perintah ayah pada ibu ana \)
" baik yah hikz..hikz..\(sambil menangis menyalakan dupa \)
" ini pasti ulah mereka buk, "
" iya ya apa kita lupa tidak memberi sesajen yah, bukankah sudah ya minggu itu "\( sambil menagis \)
" telpon pak lurah pinjam mobilnya "
" jangan yah nanti mereka akan curiga, pakai mobil ana saja yah, "
" aku tidak bisa menaiki mobil itu buk, "
" biar ibu telpon nak ahmad saja yah, "
" telpon cepat buk "
setalah mendengar kabar itu ahmad langsung bergegas menunu rumah ana, dan membawa ana kerumah sakit, sepanjang perjalanan aad menanyakan awal mula kejadianya, namun ayah dan ibu ana hanya diam dan tidak memberi jawaban.
sesampainya dirumah sakit dokter sangat terkejut dengan luka yg terjadi pada ana, karna luka ana hampir sekujur tubuhnya, mengalami patah tulang.
" maaf ini kok bisa ya " \( sambil mengelengkan kepala \)
" uhuk..uhukk.. "
" ana anakku "
" ayah, ibu "
" ana kamu kenapa nak, bagaimana bisa kamu terjatuh disana .?? "
" ak..akkkuu,, "
" jawab saja ana " \( ucap ahamad dengan kesal \)
" tidak bisa dijelaskan, aku tidak apa apa kok yah bu, pak "
" tidak apa\-apa gimana, patah semua kok tidak apa\-apa bilang saja yg sebenarnya siapa yg memukulimu .!!!"
" iya nak bilanglah "
" tidak siapa\-siap pak, ayah,.ibu "
" permisi pak untuk biaya oprasinya bisa dibayar terlebih dahulu, baru kita akan melakukan tindakan. "\( penjelasan dari perawat kepada keluarga ana \)
" iya nanti kami bayar tolong lakukan oprasi terlebibmh dahulu, "
" tidak bisa bu, ini sudah kebijakan rumah sakit "
" ehm berapa semua biayanya.? " \( saut ahmad \)
" untuk oprasi tulang tangan, kaki dan dada semuanya 84 jt mas. "
" baiklah tunggu sebentar " \( keluar meninggalkan ruangan ana \)
ahmad mencoba menelpon ayah dan ibunya yg kebetulan sedang di arab, ahmad meminta ayahnya mengirimkan uang, namun ayah ahmad tidak semuda itu memberikan uang untuk ahmad, ahmad mencoba bernegosiasi dengan ayahnya, ahmad menukar uang itu dengan mobil jazz kesayanganya, dan ayahnya pun terkejut bagaimana bisa mobil kesyangan anaknya ditukarkan dengan uang yg menurut ayahnya itu tidak lah masuk akal,
" ahmad untuk apa sebenarnya uang itu, tidak biasanya kamu meminta uang kepadaku ,??"
" kumohon ya kirim secepatnya aku akan memberikan semua surat\-surat mobilku padamu"
" ahmad apa ayah sedang bermimpih, bukankah rasnya tidak masuk akal, seorang ahmad yg sangat menyayangi mobilnya melebihi dirinya sendiri rela melepaskannya demi uang 84 jt "
" ayah tidak ada waktu lagi cepatlah "
" baiklah, biar ibumu yg mengirimnya, kau jelaskan nanti kepada ayah untuk apa iang itu "
beberapa menit kemudian glen mendatangi bagian administrasi dan membayar semua biaya oprasi ana, ayah dan ibu ana sangat sedih sekaligus berterimakasih kepada ahmad, mereka berdua bersujud dikaki ahmad namun ahmad segerah mengangkat mereka.
oprasi pun telah selesai selama 6 jam lamanya, ahmad ayah dan ibu ana menunggu dengan cemas di luar ruangan oprasi, anaoun sudah dibawah keruang perawatan.
beberapa hari berlalu ana masih di rumah sakit ayah ibu ana harus tetap bekerja demi membiayai perawatan ana selanjutnya karna patah tulang tidak mungkin bisa sembuh hanya debgan beberapa minggu ataupun bulan,
__ADS_1
berminggu\-minggu ana dirumah sakit membuat ana mengerti bahwa ahmad sangat tulus kepadanya, teman\-teman ada dayang bergantian menjaga ana, tidak ada yg berani menyingung ana tentang kejadian itu, karna dokter mengatakan ana memiliki trauma yg cukup parah akan kejadian ini.
glen setiap hari berada didalam ruagan itu, glen tidak menyesal telah melakukan itu kepada ana, namun glen merasa bersedih melihat ana tidak menatapnya lagi, ya ana sadar akan keberadaan glen namun ana memili untuk pura\-pura tidak melihat.
hari itu hari terakhir ana dirumah sakit 3 hari sebelum ana melakukan unian akhir sekolahnya, ica dan kyky membantu ana untuk mengerjakan contoh\-contoh ujian, ahmad pun membantu ana, ana dibawah pulang kerumah, semua tetangga ana merasa iba melihat, ana ya ana napak seperti mumi, sekujur tububnya diperban putih.
" ana aku pulang dulu ya istirahatlah "\(tetangga ana berpamitana smabil meneteskan air mata \)
" terimakasih sudah datang "
" iya bu asih semoga anak pintar dan baik itu cepat sembuh "
setiap hari banyak tetangga berkunjung kerumah ana, nenek dan kakek ana pun dtang dan baru mendengar kabar itu dari tetangganya.
" bagaimana bisa cucuku terluka tapi kalian tidak memberi kabar pada kami " \( luapan kekesalan nenek ana pada ayah ibunya \)
" maaf bu aku tidak mau membebani pikiranmu "
" beban apa yg kamu maksud beban hmmm "
" asih kemarilah "
" iya bu ini tidak ada hubunganya dengan mereka bu, "
" lantas siapa yg melakukan ini,aku tau cucuku mungkin bukan murni manusia, taoi fisiknya hanyala manusia bukan, sungguh biadab siapapun yg melakukan ini aku tidak akan tinggal diam "
glekkk.....
glen mendengar nenek ana begitu marah, dan itu membuat glen agak takut, ya nenek dan kakek ana merupakan dukun yg sangat terkenal dimana\-mana bahkan jika glen melawanya dengan 10x jin sejenisnya pun tidak akan sangup
" apa dia melihatku ya, sebaiknya aku pergi dulu beberapa hari " \(gumam glen dalam hati \)
beberapa hari kemudian ana melangsungkan ujian akhirnya, ana belum pulih namun tangsn ana yang sebelah kanan masih bisa digunakan, dan ana masih bisa m3nggunakan kursi roda untuk pergi kesekolah, pagi itu ahmad sudah menunggu ana di depan rumahnya dengan sigap ahmad mengendong ana untuk masuk kedalam mobil reno ya, ahmad sudah tidak punya mobil pribadi lagi, jadi dia hanya bisa membantu ana tuk naik mobil reno yg didalamnya sudah ada ica kyky dan reno .
" sayang " \( sambil menatap wajah ahmad \)
" iya sayang "
" terimakasih atas semuanya "
" jangan bertrimakasih aku tidak berbuat apa\-apa "
" sayang apa kamu masih nafsu melihatku begini \( goda ana pada ahmad yg sedang mengendongnya \)
" apa kamu mau aku mnjatuhkanmu, "
" coba saja "
" baiklah nanti aku akan menjatuhkanmu diranjangku "
" ihhh dasar.."
mereka pun berangkat ke sekolah, hari itu merupakan hari pertama ujian, ana sangat semangat hari itu, teman\-teman ana juga mendampingi ana,
" beb semangat ya, "
" pasti dong perjuangan babak akhir kita "
" ha ha ha iyaa beb " \( sambil menahan kesedihan \)
mereka pun duduk di bangku yg sudah disiapkan oleh panitia ujian, ana ditempatkan di dekat jendela, yang mana itu membuat ana bisa melihat keluar jendela, diluar jendela terlihat ahmad berdiri dan tersenyum kepadanya.
" semangat muuuuuach "
" hiiiyekkk " \( ledek ana pada ahmad\)
" ha ha ha "
beberapa menit pun berlalu ujian hari pertama pun telah selesai, ana menghela nafas panjang, dan dia merasa hari itu dia sangat bahagia karna disaat\-saat dia seperti itu masih banyak orang\-orang yg sayang kepadanya ..
sepulang dari ujian ana menunggu teman\-temanya mengambil buku dan tas mereka, ana melihat di depanya sudah ada glen, yaa orang yang membuatnya seperti mumi, ana teriakkk sekencang\-kencangya.
" pergiii kamu pergii aku benci denganmu "
" syaang maafkan aku sungguh aku mintak maaf "
" tidakkk pergiii kamu pergiii jangan mengacaukan hidupku lagi..!!! "
sontak semua teman\-teman ana terkejut sengan suara ana.
" ana. ana .he kamu kenapa.?"
" haaa icaaa tolong aku caa "
" iya an aku disini "
" panggilkan ahmad ca tolong ca "
" pak ahmad .?? "
" iya ca tolong ca "
mendengar kavmbar dari ica ahmad langsung lari menuju ke depan kelas ana, ahmad langsung memeluk ana dan ana menangis terisak\-isak semua orang saling pandang dan shok, apa yang mereka lihat sungguh nyata, ana berpelukan dg ahmad di lingkungan sekolah.
" pak. hmm.hmmm pak " \( tegur ica \)
" oh iya " \( sembari melepas pelukanya pada ana \)
" kita tunggu dimobil ya pak tolong bawa ana kesana "
" iya "
" sayang apa yg terjadi .? " \( tanya ahmad pada ana \)
" hikzz hikzzz.. \( hanya menangis dan terus menangis \)
__ADS_1