
" glen,,, glen keluarlah kamu "
tidak ada jawaban,
ana terus memanggil glen sambil menangis ana sangat terpukul dengan semua hal yg telah ia alami.
" glenn keluar kamuuuuu " (sambil terus menangis )
glen akhirnya keluar dan menghampiri ana.
" ada apa sayang.?"
" glen cukup glen aku mohon glen, jangan kamu siksa aku terus menerus glen, aku mohon " (bersujud dan menangis dikaki glen )
" ana, apa maksudmu.?"
"glen aku tau kali ini kamu membunuh suamiku lagi kan glen katakan iya kamu yg membunuhnya kan ??"
" ana, sumpah tetaplah sumpah, apa yg terjadi adalah buah dari penghianatanmu kepadaku"
" glen kamu hanyalah jin, dan aku manusia mana mungkin aku setia padamu, gk3n pergila dari hidupku aku sudah iklas melepasmu sungguh aku sudah tidak akan memanggilmu lagi pergila."
air mata ana menetes dikaki glen, air mata itu membuat glen merasa panas, dan glen pun pergi meninggalkan ana.
beberapa hari kemudian ana tidak pernah bertemu dengan glen, ana mulai merubah kebiasaan dia, ana mulai menahan nafsunya, ana mulai mendekatkan diriny pada tuhanya , hingga disuatu malam ana melakukan sholat malam yg mana ana memohon ampun kepada penciptanya.
" ya allah ya tuhanku, jika selama ini aku berdosa, jika selama ini orang tuaku telah mentekutukanmu, aku mohon ampunilah ya allah, ampunilah " (sambil menangis terisak-isak.)
ibu ana tanpa sengaja mendengar doa ana, ibu ana merasa hatinya sakitt, dan merasa bahwa apa yg ia lakukan selama ini menyakiti kehidupan putri semata wayangnya,
__ADS_1
" ya allah, sungguh aku telah melakukan banyak dosa, jika memang engkau terus mengujiku karena aku selalu melupakanmu, maka aku berjanji ya allah, aku tidak akan meninggalkanmu lagi, ampuni aku ya allah "
ana selama bertahun-tahun meninggalkan sholat, bahkan kedua orang tua ana tidak pernah menyentuh sajadah, keluarga ana merupakan keluarga yg menganut agama islam, namun hanya karena ingin kempunyai keturunan mereka rela menjadi musrik .
pagi hari ana, mencoba berbicara dengan orang tuanya untuk membuang semua benda yg berada dikamar orang tuanya, dan orang tua ana menghiyakan untuk membuangnya termasuk botol-botol yg ada di kandang kambingnya.
" ibu ayah, tolong lakukan ini demi ana , ana sudah lelah dengan semua ini yah, bu " (sambil meneteskan air mata )
" iya nak maafkan kami yg telah salah mengajarimu, maafkan kami nak (menangis smabil memeluk ana)
hari itu mereka mulai menata diri mereka,meinggalkan hala-hal yg musrik dan kembali kejalan tuhan.
hari berganti hari, bulan berganti bulan ana tidak sengaja bertemu dengan ahmad di sebuah kajian, ahmad sangat terkejut melihat ana yg tiba-tiba menutup auratnya.
" ana.." (dengan wajah yg terkejut )
" ana kamu sangat cantik sekali "
"iya, "
"ana apa kamu mulai ikut kajian..?"
" iya ahmad."
hari itu merupakan hari dari jawaban semua dari cobaan yg tuhan berikan kepada ana, ya ahmad yg membatalkan pernikahanya demi menjaga hati ana, kini mereka pun bersepakar untuk mepangsungkan pernikahan
" ana, maafkan aku yg dulu, dan izinkan aku tuk bertangung jawab atas kesalahanku yg dulu, maaf selama ini aku telah membuatmu menderita, ana jika dulu kita pernah berzina, maka mari kita meminta ampun kepadanya, dan menjadi halal saat bersama."
" ahmad, aku ,,, aku tidak bisa "
__ADS_1
" ana apa yg membuatmu ragu, jika masalah restu orang tuaku , aku yakin kali ini mereka akan setuju, karna umurku tak mudah lagi ana, " (sambil meyakinkan ana)
" aku tidak mau kamu mati seperti yg sudah-sudah "
" ana kematian seseorang bukan ditangan siapapun, namun kematian seseorang hanya ada ditangan yg diatas, ana yakinlah, mari kita hijra bersama , memperbaiki semuanya, dan yakinlah ana, jin itu tidak akan bisa menyentu kita selagi kita punya pegangan iman .. iman ...iman..."
" baiklah ahmad, mari kita menikah"
ana dan ahmad pun menikah, dalam beberapa bulan kemudian mereka dikaruniai seorang putri yg cantik jelita namanya nisa, dan akbar pun sudah masuk ke sekolah TK,
glen,untuk glen semenjak ana kembali kepada tuhanya, glen tidak bisa lagi masuk bahkan mendekati ana lagi.
" sayang, mari kita sholat magrib " (ajak ahmad pada ana )
" iya sayang, akbarr kemari nak, sholat bareng abi sama umi "
" iya ami abi " (sambil membawa sarung dengan peci )
hari mulai gelap ayah dan ibu ana belum juga kembali, ahmad yg baru selesai mengajari akbar mengaji pun pergi keluar mencari ayah dan ibu mertuanya .
" bu, ayah. apa kalian masih disawah " (sambil membawa senter kecil )
tidak ada jawaban ber jam-jam ahmad mencari mertuanya, namun tidak menemukanya, hingga jam sudah menujukkan pukul 19:22 ahmad pun kembali kerumah.
" bagaimans bi, apa ibu dan ayahku sudah ketemu " (sambil mengendong nisa )
" belum mi, coba ambil hp abi mi, abi telpon ibu siapa tau mereka sedang pergi kerumah nenek atau kemana"
" ini bi " (sambil meneyerahkan hpnya).
__ADS_1