
Flashback on
Si bocil pinter juga bisa jawab pertanyaan saya, padahal kan saya belum bahas tentang itu, gumam dr. Daffa dalam hatinya. Saya jadi makin penasaran sama dia.
(Bocil adalah panggilan untuk Ara dari dr. Daffa karna Ara memiliki tubuh mungil, putih, dan imut).
Flashback off
Malam pun tiba. Ara yang sedang membaca buku, tiba-tiba dikagetkan dengan suara ponselnya yang berdering.
Kring kring... kring kring...
(Siapa nih nomor ga dikenal, angkat aja deh takut penting), bisik Ara dalam hatinya. Ara pun langsung menggeser tombol hijau pada handphone nya.
"Assalamualaikum," ucap seseorang yang suaranya tidak asing di telinga Ara.
"Waalaikumsalam, maaf ini siapa ya?" Jawab Ara.
__ADS_1
"Saya dr. Daffa, ga ganggu kan?" Tanya dr. Daffa.
"Ngga ko dok, ada keperluan apa ya dok malam-malam telpon saya? Tau nomor saya dari mana?" Tanya Ara yang sedang kebingungan.
"Sebelumnya saya minta maaf karna minta nomor kamu tanpa ijin, tadi siang saya minta nomor kamu dari Dea, saya mau nanya sipen mata kuliah saya siapa ya? Kalau belum ada, kamu saja yang jadi sipennya." Kata dr. Daffa.
"Ko mendadak sih dok, kan bisa dibicarakan besok di kelas," jawab Ara.
"Kebetulan besok saya ga bisa masuk karna harus berangkat ke luar kota, saya mau titip tugas untuk besok, tolong kalian pelajari tentang ASA anestesi, untuk contoh soal besok saya kirim via email," kata dr. Daffa.
"Baik dok besok saya sampaikan," jawab Ara dengan muka yang sedikit kesal.
"Waalaikum...(Tiittt... tittt... tittt...) belum dijawab dah main tutup telpon aja, dasar kutub." Ucap Ara sambil mengoceh pada dirinya sendiri.
Keesokan harinya
Tepat pukul 10.00 pagi semua mahasiswa masuk ke kelas. Disana Ara sudah menulis pengumuman di whiteboard.
__ADS_1
"Ganteng-ganteng tapi ngeselin ya, baru juga 2 hari masuk udah dikasih tugas aja," ucap salah seorang mahasiswa.
"Oh jadi gara-gara ini kemaren dr. Daffa minta nomor telpon lo Ra, tapi kenapa harus lo sih Ra kan bisa nitip pesen ke gw," kata Dea dengan sedikit kesal.
"Ya mana gw tau De, gw aja masih ga percaya kalo semalem dr. Daffa telpon," ucap Ara.
"Tapi lo seneng kan ditelpon dokter ganteng?" Ucap salah seorang teman Ara yang bernama Della.
"Gw ga tau Del, bingung mau jawab apa, dibilang seneng sih iya tpi dibilang kesel juga iya, masa sekalinya telpon cuma buat ngasih tugas" jawab Ara.
"Oh jadi pengennya ditelpon trus ditanya apa kabar Ar? Udah makan belom?" Sindir Della dengan sedikit canda tawa.
"Ih apaan sih, ya ga gitu juga keless," jawab Ara.
"Oh iya temen-temen untuk sipen anestesi dasar biar sama saya aja ya soalnya itu pesen dari dr. Daffa." Kata Ara dengan sedikit berteriak di kelas.
(sipen adalah seseorang yang mengurus setiap mata kuliah yang dipegang yang akan masuk sesuai dengan silabus mata kuliah).
__ADS_1
"Beruntung banget ya jadi Ara, bisa lebih deket sama dokter ganteng," terdengar bisikan dari salah satu teman Ara.
Setelah mata kuliah selesai Ara langsung pulang ke kostannya. Setelah itu ia berganti baju karna akan pergi ke kost Dea. Mereka mencari makan bersama dan berdiskusi tentang tugas yang diberikan dr. Daffa.