Dokter Jhosua

Dokter Jhosua
Bab 25 Bram Lagi


__ADS_3

Sesampainya mereka di tempat parkir,Maura melihat sosok yang sangat di kenali nya.


"Papa!!!!",teriaknya ke seorang pria yang hendak memasuki kamar pasien nya.


Pria itu terkejut saat melihat siapa yang memanggilnya,membuatnya panik seketika kalau ada yang mendengar teriakkan putrinya tadi.


Maura berlari ke arah papanya,membuat Sovia khawatir.


"Sayang???jangan lari nanti kamu jatuh!!",ucap Sovia mengingatkan putrinya.


"Kk-alian???ngapain di sini???",tanya Bram celingak-celinguk takut ada yang melihatnya.


"Ayo sayang kita pulang!!!!",ajak Sovia tanpa menjawab pertanyaan suaminya.


Yang di panggil Maura tadi adalah Bram papanya,dan Sovia adalah isteri dari Bram.


"Nggak mau Ma!!!Aku mau di sini sama Papa!!!",ucap Maura mengeratkan pelukannya di kaki Bram.


"Maura,Papa kan lagi kerja!!!nanti mainnya kalau Papa sudah pulang aja ya???",ucap Bram lembut.


Bram memang menyembunyikan status pernikahan nya,mereka menikah karena di jodohkan.Bram tidak pernah mencintai Sovia meskipun mereka sudah memiliki putri yang cantik.Bram menganggap kalau waktu itu Dia khilaf hingga membuat Sovia hamil.


"Beneran ya Pa???janji???",tanya Maura memberikan jari kelingkingnya.

__ADS_1


"Iya,Papa janji!!",ucap Bram mengaitkan kelingkingnya dengan kelingking Maura.


"Ayo Ma kita pulang!!!",ajak Maura menarik tangan Sovia.


Sovia menatap Bram sebelum pergi dan berkata sesuatu yang membuat Bram berdecak kesal mendengar nya.


"Jangan pernah berjanji sesuatu yang kamu sendiri belum tentu bisa menepatinya!!!",sarkas Sovia dan segera berlalu meninggalkan Bram dengan wajah kesalnya.


Akhir-akhir ini Bram sering pulang larut malam,bahkan pernah Dia pulang jam dua pagi.Sovia sebenarnya sudah lelah dengan pernikahan mereka,tapi Dia tidak ingin membuat Maura kecewa.Orang tua mereka tidak ada yang tahu bagaimana pernikahan mereka sebenarnya,karena mereka selalu berpura-pura bahagia di depan keluarga masing-masing.


Jhosua tidak sengaja melihat semuanya,saat itu Dia ingin memeriksa pasien tapi langkahnya terhenti saat mendengar teriakan gadis kecil yang memanggil papanya,Dia terkejut ternyata gadis itu adalah putrinya Bram.


"Sudah menikah dan mempunyai anak,kenapa Dia masih saja menyukai Vanessa!!",gumam Jhosua menggelengkan kepalanya dan pergi dari tempatnya.


Jhosua mengetuk pintu ruangan Vanessa namun tidak ada jawaban dari dalam.


"Kemana perginya gadis itu???",gumam Jhosua.


"Maaf,kamu melihat Vanessa tidak???",tanya Jhosua kepada salah satu perawat yang melintas di hadapannya.


"Oh,tadi saya liat beliau tengah berbicara dengan Dokter Bram di ujung lorong Dok!!!",jawabnya.


"Terimakasih!!",ucap Jhosua berlalu meninggalkan perawat tersebut.

__ADS_1


Sesampainya di ujung lorong rumah sakit,Jhosua melihat Bram yang tengah berbicara serius dengan Vanessa,tapi Jhosua bisa melihat kalau Vanessa merasa risih dengan tatapan Bram kepadanya.


"Gue minta maaf soal kejadian malam itu Ness!!!jujur Gue emang salah!!sekarang gue mau menebus kesalahan gue buat lo!!!",ucap Bram,dari jauh Jhosua bisa mendengar apa yang di katakan oleh lelaki itu.


"Gue nggak butuh permintaan maaf dari Lo!!!dan gue minta jangan pernah ganggu hidup gue lagi,!!!",tegas Vanessa hendak pergi dari sana meninggalkan Bram.


"Tunggu Ness!!",ucap Bram memegang pergelangan tangan Vanessa.


"Lepas Bram!!!!",kesal Vanessa menarik tangannya dari Bram.


"Gue bakal lepasin kalau lo udah maafin gue!!!",ucap Bram kekeuh.


"Lepas Bram!!!!


"Nggak bakal!!!!",seringai Bram.


"Lepasin Dia!!!!",ucap Jhosua menarik tangan Vanessa hingga tangan Bram terlepas darinya.


"Ck!!",decak Bram kesal.


"Lo lagi lo lagi!!!mau lo apa sih???selalu saja ikut campur urusan orang lain!!!",ucap Bram yang merasa jengah dengan kehadiran Jhosua.


"Akan jadi urusan Gue kalau itu menyangkut Vanessa!!!!",balas Jhosua.

__ADS_1


__ADS_2