
Sovia sampai sore tadi di kediaman orang tuanya,Dia menceritakan apa yang selama ini yang ia rasakan selama menikah dengan Bram,pilihan orang tuanya dan orang tua Bram.Mereka di jodohkan karena Papa Bram dan Papanya Sovia bersahabat.
"Kenapa kamu menutupi semuanya dari Mama???",tanya wanita paruh baya itu.
"Aku nggak mau Mama kepikiran terus sakit lagi!!cuma Mama dan Maura yang Aku punya sekarang",jawab Sovia dengan tubuh bergetar menahan tangis.
Ratna berjalan mendekati putri satu-satunya itu lalu membawanya dalam pelukannya.
"Menangis lah jika itu bisa membuat hati mu merasa lega,namun setelah ini kamu tidak boleh menangisinya lagi!!Bram bukanlah lelaki yang pantas untuk kamu tangisi!!!",ucap Ratna mengusap lembut kepala putrinya.
...****************...
Pagi ini Vanessa bisa sedikit lebih santai karena sekarang adalah hari Minggu.Namun saat menuruni tangga Dia melihat lelaki yang tak asing baginya.
"Tuh anaknya turun!!!",ujar Edward menunjuk ke arah tangga.
"Kak Jho???
"Kakak ngapain pagi-pagi ke sini????",tanya Vanessa.
"Mau ajak kamu lari pagi!!",jawab Jhosua.
"Lari pagi???
"Iya,buruan sana ganti baju!!!Jhosua udah nunggu kamu dari tadi!!!",sela Edward.
"Papa juga ikut????",tanya Vanessa.
"Nggak!!kalian aja,Papa olahraga nya di kebun belakang saja!!!",jawab Edward yang di angguki oleh Vanessa.
Rumah Edward memang memiliki tanah yang sangat luas,selain halaman depan dan samping di belakang rumahnya juga terdapat perkebunan.Di sana Edward menanam berbagai macam buah.Jadi kalau hari libur biasanya Dia akan memanfaatkannya untuk berkebun.
Tak butuh waktu lama Vanessa sudah turun dengan stelan olahraganya.Traning hitam panjang,kaos putih pendek yang di padukan dengan jacket parasut berwarna pink dan tak lupa rambut yang di kuncir kuda.
"Cantik banget mau olahraga doang!!",ucap Jhosua saat Vanessa sudah sampai di depannya.
"Ya kali pacar seorang Dokter Jhosua harus burik??yang ada Kakak bisa malu nantinya!!",jawab Vanessa.
"Heheheh tapi udah Duda loh!!!emangnya mau sama Duda???
"Kenapa nggak!!Duda memang lebih hot!!",balas Vanessa dengan mengedipkan sebelah matanya ke arah Jhosua membuat pria itu melongo di buatnya.
Vanessa yang melihatnya hanya terkekeh,Dia sendiri juga geli sebenarnya bertingkah seperti itu.
"Bik,Papa mana??",tanya Vanessa saat melihat asisten rumah tangga nya yang sedang bersih-bersih.
"Bapak sudah pergi ke kebun Non!!
"Owh ya udah,nanti kalau Papa nanya bilang Aku udah pergi ya Bik!!!",ujar Vanessa.
"Baik Non!!",jawabnya dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Vanessa berbalik dan melihat Jhosua yang sudah menunggunya di teras depan.
"Udah???",tanya Jhosua.
__ADS_1
"Humm!!",jawabnya mengangguk dan tersenyum.
Jhosua segera menaiki motornya tak lupa memakai helmnya.
"Ayo naik!!!
"Susah Kak!!!",rengek Vanessa karena kesusahan mengunci helmnya.
Jhosua menggelengkan kepalanya,karena setiap memakai benda itu Vanessa selalu saja kesusahan.
"Klik!!!udah!!!!
"Kok gampang banget buat Kakak???
"Kamu nya aja yang minta di pasangin Aku terus!!!sengaja ya???",goda Jhosua.
"Apaan sih!!!orang beneran nggak bisa!!!",balas Vanessa segera naik ke boncengan Jhosua.
"Jujur aja sayang!!!Aku malahan suka kalau kamu seperti itu!!",goda Jhosua lagi.
"Jalan!!!!kalau nggak Aku turun lagi nih!!!!",kesal Vanessa.
"Hahahaha jangan marah-marah nanti cantiknya nambah loh!!
"Kakak!!!!jangan godain Aku terus!!!",rengek Vanessa seperti anak kecil.
"Hahahahaha
Jhosua hanya tertawa melihat wajah Vanessa yang memerah,menggoda Vanessa seperti ini seolah mood booster untuk dirinya.
Sekitar lima belas menit mereka sudah sampai di taman kota yang memang sangat ramai di hari Minggu seperti ini.Karena kalau hari libur biasanya orang-orang akan datang untuk olahraga ataupun hanya jalan-jalan.
"Kenapa??kamu mau yang sepi yang nggak ada orang-orang???",tanya Jhosua.
"Emang ada???namanya juga taman ya pasti rame lah!!",balas Vanessa.
"Ada!!!taman hatiku!!!",jawab Jhosua menaik turunkan alisnya.
"Astaga!!!
"Kakak seperti anak ABG yang baru jatuh cinta !!",balas Vanessa menggelengkan kepalanya dan mulai melakukan pemanasan.
Jhosua hanya terkekeh,Dia juga merasa seperti itu entah kenapa saat bersama Vanessa Dia seperti remaja yang baru saja jatuh Cinta.
Mereka mulai lari-lari kecil mengelilingi taman tersebut,banyak pasang mata yang memperhatikan kedua-nya apalagi Jhosua yang berlari dengan tubuh atletisnya menambah kesan sexy bagi siapa saja
yang melihatnya terlebih para cewek-cewek.
"Gila!!!tuh cowok keren banget!!!
"Udah tinggi,putih,ganteng berotot lagi!!!
"Iya bener!!!!
Begitulah para omongan cewek-cewek yang melihat Jhosua,rasa kagum dan tatapan suka tidak lepas dari mereka.Vanessa yang mendengarnya merasa jengah dan ingin melempar cewek-cewek itu dengan sepatunya.
__ADS_1
"Jadi ini tujuan Kakak ngajakin Aku ke sini???",tanya Vanessa dalam keadaan masih berlari.
"Maksud kamu???",tanya Jhosua bingung.
"Biar Kakak di lihat sama mereka kan???
"Gila,tuh cowok keren banget!!!udah ganteng,putih,tinggi lagi!!",balas Vanessa menirukan suara cewek-cewek tadi.
"Hahaha nggak ada sayang!!
"Aku lebih suka kalau kamu yang ngomong seperti itu!!!",balas Jhosua tertawa.
Vanessa tidak menjawab lagi,ia kesal dengan para cewek-cewek itu.Tapi memang benar saat ini Jhosua ber kali-kali lebih tampan dari biasanya.Traning hitam panjang,kaos putih lengan pendek yang di padukan dengan jacket berwarna navy menambah kadar ketampanan Duda itu.Apalagi tubuhnya yang sudah basah oleh keringat memperlihatkan tonjolan di dada bidangnya.
"Astaga,ini nggak benar Ness!!!otak lo harus di refresh biar nggak mikirin Jhosua mulu!!!",rutuknya dalam hati.
Setelah beberapa kali putaran Vanessa mengehentikan langkahnya.
"Haduh capek!!!",ucapnya dengan nafas yang ngos-ngosan.
"Ya udah kita istirahat di sana!!!",ajak Jhosua ke bangku taman yang tidak jauh dari mereka.
Sampainya di sana,Vanessa membuka jacket miliknya yang membuat Jhosua kaget melihatnya,ternyata Vanessa hanya memakai dalaman crop top putih bertali spaghetti.
"Gleg!!!!Jhosua menelan ludahnya dengan kasar.
"Ya ampun panas banget!!!", ucapnya sambil menggulung rambutnya ke atas,yang memperlihatkan leher jenjangnya.
"Astaga nih anak benar-benar!!!",batin Jhosua.
"Pakai jacketnya Ness!!!",ucap Jhosua.
"Gerah Kak!!!",balas Vanessa.
"Pakai!!!tubuh kamu lagi di lihatin sama cowok-cowok di sana!!!",ucap Jhosua sekali lagi.
"Aku masih pakai baju Kak,nggak telanjang!!!",jawab Vanessa yang tidak mengerti akan perkataan Jhosua.
Jhosua yang merasa gemas dengan Vanessa,segera memasangkan resleting jacket Vanessa sampai batas lehernya,dan tak lupa Dia membuka ikat rambut Vanessa dan mengikatnya kembali seperti kuncir kuda.
"Besok jangan pakai baju seperti ini lagi!!!!Aku nggak suka liat orang lain merhatiin kamu dengan tatapan mesumnya!!",ucap Jhosua menatap Vanessa.
"Hah???",ucap Vanessa melongo.
Sekarang Vanessa paham,kenapa Jhosua begitu kesal dengannya karena Dia hanya memakai crop top pendek yang memperlihatkan perut dan juga ketiaknya.
"Kita cari sarapan!!!Aku lapar,bisa-bisa kamu yang Aku makan!!!",ucap Jhosua menarik tangan Vanessa untuk berjalan di sebelahnya.
"Berarti Kakak kanibal dong!!!",balas Vanessa yang tidak paham sama sekali maksud perkataan Jhosua.
"Ya ampun nih Anak beneran polos apa pura-pura polos sih???tadi aja goda Gue pagi-pagi!!",batin Jhosua.
"Kok diam???emangnya Kakak Kaniib----
Vanessa tidak dapat melanjutkan ucapannya saat mendengar perkataan Jhosua.Tubuhnya membeku seketika saat merasakan hembusan nafas Jhosua di telinganya.
__ADS_1
"Kamu akan tahu saat malam pertama kita nanti!!!
Jhosua menyunggingkan senyumnya saat melihat wajah memerah Vanessa.