Dokter Jhosua

Dokter Jhosua
Bab 34 Tamparan Untuk Merry


__ADS_3

"Maaf Dok,apa anda memanggil saya???",tanya Jhosua sopan.


"Iya,ada hal penting yang harus saya perjelas kepada orang yang ada di depan saya saat ini!!",ujar Edward dengan tatapannya pada Merry.


Jhosua merasakan ada sesuatu yang tidak baik saat ini,kerongkongannya terasa tercekat dengan tatapan Edward.


"Maaf sebelumnya Dokter!!jika saya memiliki kesalahan!!!",ujar Jhosua membungkukkan tubuhnya.


"Kemarilah Dokter Jho!!!",ucap Edward meminta Jhosua untuk berdiri di sebelahnya.


"Ck!!dasar sampah!!!",maki Merry saat melihat Jhosua dan segera memalingkan wajahnya.


"Siapa yang sampah Nyonya Merry???",tanya Edward dengan tatapan tajam,jujur Dia sangat muak melihat orang yang sangat sombong seperti Merry.


"Siapa lagi kalau bukan orang bodoh yang berdiri di sebelah Anda itu!!",sarkas Merry angkuh.


Edward tersenyum sinis,begitu juga dengan Jhosua Dia merasa sudah tidak tahan dengan semua hinaan dan perkataan Merry padanya,namun Dia harus menjaga sikap apalagi di sebelahnya ada Dokter Edward pemilik sekaligus Direktur di rumah sakit ini.


"Anda begitu angkuh sekali ya Nyonya Merry,sangat dengan mudahnya mulut anda berbicara seperti itu!!!",kata Edward.


"Dok,saya tidak apa-apa!!!karena bagi saya semua ini hanya omong kosong!!mungkin dulu Dia bisa menilai saya seperti itu, terlepas saya yang tidak sesuai dengan kriterianya sebagai menantu!!tapi sekarang saya jauh lebih baik dari apa yang Dia katakan!!!jadi tidak perlu membuang-buang energi untuk membalas perkataannya!!",balas Jhosua membuat emosi Merry naik.


"Apa kamu bilang???omong kosong???yang ada itu kamu yang kosong!!! laki-laki yang menikahi anak saya dengan modal dengkul doang!!!gajimu sebagai Dokter magang tidak pernah cukup membiayai kebutuhan anakku yang seorang model!!!",ucap Merry membuat semua yang ada di sana terkejut mendengarnya kecuali Jhosua dan Edward.


"Saya tidak perlu menjelaskan sebagaimana detail nya rumah tangga saya dulu dengan putri anda!!!saya memang miskin tapi harga diri saya tidak semudah itu untuk anda injak-injak!!!!anda hanya bisa menilai dari luarnya saja,seolah itu semua hanya berupa materi!!!yanga ada di pikiran anda hanya materi dan kebutuhan finansial saja tanpa memikirkan apakah uang bisa membuat anda bahagia atau tidak!!!


"Bahkan di saat seperti ini putri anda sendiri tidak ada untuk menemani anda!!tapi ya sudahlah itu bukan urusan saya juga,karena sekarang hidup saya jauh lebih baik dan bahagia karena sudah keluar dari hubungan toxic seperti Anda dan putri Anda!!!",ucap Jhosua penuh penekanan membuat Merry terdiam dan mengepalkan tangannya.


Di saat yang sama Bella baru saja sampai dan mendengarkan semuanya yang di katakan oleh Jhosua.


"Anda sudah salah besar dalam menilai Jhosua selama ini Nyonya Merry!!!!",ucap Edward dengan menekankan kata Nyonya untuk Merry.


"Dulu saat masih menikah dengan putri Anda memang Dia masih berstatus Dokter magang di sini,tapi begitu Dia menceraikan putri Anda seminggu kemudian Dia diangkat menjadi Dokter tetap karena Dia begitu Genius dalam ahlinya,selama ini Dia menjadi Dokter magang karena ulah seseorang yang tidak menyukainya sehingga membuat dirinya tidak di lihat orang lain!!


"Tapi saya bangga walaupun dengan statusnya sebagai Dokter magang,semua pekerjaan dan tindakan yang Dia lakukan selalu benar dan selalu terbaik!!tidak jarang Dokter lain memuji kinerjanya yang hanya berstatuskan sebagai Dokter magang.

__ADS_1


Merry hanya diam mendengarkan semua penjelasan Dokter Edward,entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini,yang jelas sekarang Dia merasa seperti di sudutkan.


Bella masih di depan pintu mendengarkan semuanya,Dia masih ingin mendengarkan apa yang akan di sampaikan oleh Dokter tersebut.


Sedangkan Jhosua hanya diam,saat ini Dia benar-benar tidak menahannya lagi meskipun Dokter Edward mengatakan identitas dirinya yang sekarang.


"Berkat kegigihan dan Otak Genius yang ia miliki,sekarang Dia menjadi Wakil Direktur di rumah sakit ini!!!tekan Edward membuat Merry menatap Jhosua tidak percaya,sedangkan Duda tampan itu hanya menatapnya datar.


Semua yang di sana ikut terkejut dengan posisi Jhosua sekarang kecuali para perawat yang ada di sana sedari tadi karena sudah mengetahui hal itu sebelumnya.Bella juga tidak kalah terkejut begitu juga dengan Brayen,selama ini Dia sudah salah menilai sosok Jhosua yang Dia anggap hanya menumpang hidup dengan Bella.


"Dan satu hal lagi,mungkin setelah ini akan membuat Anda sulit untuk tidur karena mendenganya!!",ujar Edward tersenyum melihat wajah Merry yang penasaran.


"Dokter Jhosua adalah calon menantu dari pemilik rumah sakit ini!!!


Jhosua terkejut,menatap Edward tak percaya bagaimana Lelaki di sebelahnya saat ini mengatakan hal itu???namun Jhosua mengesampingkan itu semua terlebih dahulu karena Dia ingin menatap wajah wanita yang selalu menghina dan merendahkannya.Terbukti sekarang wajahnya semakin terkejut dan tidak percaya dengan apa yang di dengannya.


"Aa-pa??calon menantu???itu artinya Dia adalah kekasih putri Anda???",tanya Merry tergagu.


"Benar sekali Nyonya Merry!!",balas Edward tersenyum.


"Saya harap kedepannya Anda bisa menjaga ucapan Anda kepada calon menantu saya ini!!!karena sekarang Dia juga merupakan anak saya!!!",ucap Edward sekali lagi dan menepuk bahu Jhosua.


Hati Jhosua menghangat kala Edward mengatakan kalau Dia adalah anaknya,selama ini Dia hanya sendiri dan tidak memiliki siapa-siapa.Tapi sekarang Dia merasa bersyukur telah mengenal Vanessa,sehingga sejak bersama gadis itu kebahagiaan selalu menghampiri dirinya.


Soal Vanessa Dia jadi teringat akan gadis itu,sedari tadi Dia belum bertemu dengan sang kekasih.Mungkin setelah ini Dia akan menemuinya selepas menyelesaikan persoalannya dengan Edward setelah ini.


"Semua sudah jelas kan Nyonya Merry,Anda sudah mengetahui semuanya dengan jelas!!Kalau begitu kami permisi dulu!!!untuk selanjutnya Anda akan di tangani oleh Dokter Andi mengenai melakukan pemeriksaan lanjutan di kepala Anda!!!",tegas Edward dan berjalan keluar lebih dulu di ikuti oleh Jhosua dan dua orang perawat yang di sana.


Saat di pintu masuk Jhosua dan Bella bertemu untuk pertama kalinya setelah perceraian mereka,Bella menatap Jhosua tapi tidak dengan Jhosua,lelaki itu lebih memilih berlalu begitu saja tanpa menghiraukan Bella sama sekali.


Melihat sikap Jhosua yang acuh padanya membuat ada rasa sakit di hatinya.


"Kamu sudah berubah banyak Jho!!!",batin Bella menatap punggung Jhosua yang semakin menjauh.


Brayen bisa melihat tatapan Bella yang memperhatikan Jhosua membuatnya menatap tak suka.

__ADS_1


"Ck!!!kejar kalau masih sayang!!!",kesal Brayen membuat Bella tersadar kalau di sana sekarang ada Brayen suaminya.


Brayen masuk lebih dulu untuk melihat kondisi mertuanya.


"Kalian sudah sampai???bukankah seharusnya kalian pulang dua hari lagi???",tanya Merry.


"Iya Ma,kami merasa khawatir dengan keadaan Mama!!",balas Bella yang ikut menyusul suaminya.


"Mama sudah baik-baik saja!!",balas Merry tersenyum.


"Apa kalian sudah sampai dari tadi???",tanya Merry sekali lagi.


"Kita sudah sampai dari setengah jam yang lalu!!",jawab Brayen.


"Itu artinya kalian mendengar kan semuanya tadi???",tanya Merry.


"Bisa di bilang begitu",balas Brayen santai.


"Mama rasa Dokter sampah itu hanya memperalat putri Dokter Edward saja!!!mana mungkin orang sepertinya di angkat menjadi Wakil Direktur rumah sakit sebesar ini!!",cibir Merry tak ada puasnya merendahkan Jhosua.


"Udahlah Ma!!!kenapa Mama selalu saja membenci Jhosua??padahal Dia selama ini selalu diam loh Ma!!",ucap Bella tak habis pikir dengan mamanya.


"Sekarang kamu malah membelanya!!",balas Merry kesal.


"Aku nggak membela siapa-siapa Ma!!!dari pada Mama mikirin hal lain lebih baik pikirin kesehatan Mama!!!",ucap Bella.


Brayen hanya diam,Dia memilih tidak ikut campur soal ibu dan anak itu,hatinya masih kesal bercampur kecewa dengan sikap Bella.


Bahkan permasalahan mereka mengenai anak saja belum selesai,di tambah dengan tatapan Bella yang melihat Jhosua tadi membuatnya muak saja.


****************


Sementara itu Jhosua saat ini tengah berada di ruangan Edward,mereka sudah sampai dari lima menit yang lalu di sana.Namun kedua-nya hanya diam larut dalam pikiran masing-masing.


Jhosua yang merasa tidak nyaman dengan keadaan sekarang memilih memberanikan diri untuk bersuara.

__ADS_1


"Terimakasih Dokter sudah membela saya tadi!!


__ADS_2