Dokter Jhosua

Dokter Jhosua
Bab 30 Ingin Bersama Lebih Lama


__ADS_3

"Maaf tapi ken--


"Keluar!!!!!",teriak Merry sebelum perawat bernama Dina itu selesai bicara.


"Maaf Ibuk Merry,kami di sini hanya menjalankan tugas sebagaimana mestinya!!kalau anda bersikap seperti ini kami tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu dengan anda!!!",tegas Dina membuat Merry tersenyum sinis ke arah mereka terutama Jhosua.


Dina bisa melihat sesuatu dari tatapan Merry terhadap Dokter tampan di sebelahnya saat ini,karena Dia perawat baru di rumah sakit ini jadi tidak tahu kalau mereka adalah mantan mertua dan menantu.


"Saya mau Dokter yang lain!!!",ucap Merry membuat Dina melongo di buatnya.


"Maaf,hari ini hanya ada Dokter Jhosua!!Karena Dokter yang lain juga sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing ",balas Dina.


"Saya tidak mau tahu!!saya hanya mau di periksa oleh Dokter Andi!!!bukan Dokter sampah seperti Dia!!!",tunjuk Merry tepat di depan Jhosua.


Dina terkejut dengan apa yang di lontarkan Merry,bagaimana bisa Dokter sehebat dan segenius Jhosua di katai sampah,apalagi sekarang Dia sama saja menghina wakil Direktur di rumah sakit ini.


Dina melihat ke arah Jhosua,terlihat pria itu berusaha menahan diri untuk tidak lepas kendali yang bisa mencoreng nama baiknya dan juga nama rumah sakit ini.Jhosua menatap Merry dengan tatapan datarnya.


"Baiklah,kalau anda tidak ingin di tangani oleh saya tidak masalah dan saya pun juga tidak keberatan!!


"Dulu mungkin anda boleh menghina dan mencaci saya sesuka hati anda!!tapi tidak untuk sekarang!!!


"Saya bukan lagi Jhosua yang dulu!!!berhati-hatilah dengan apa yang anda ucapkan sekarang!!bisa jadi itu berbalik kepada anda nantinya!!",sarkas Jhosua dan pergi meninggalkan kamar Merry dengan perasaan marah.


"Baiklah,kalau begitu saya permisi!!selamat beristirahat!!",ucap Dina yang juga ikut keluar dari kamar tersebut.


"Tunggu!!!",ucap Merry membuat langkah Dina terhenti.


"Tolong sampaikan pada Dokter magang itu untuk tidak sombong!!!jadi Dokter magang saja belagu!!",ucap Merry membuat kening Dina berkerut tidak mengerti.


"Maksud anda Dokter Jhosua???",tanya Dina memastikan.


"Iya,siapa lagi kalau bukan cuma Dia Dokter magang di sini!!",balas Merry.


"Anda sudah salah menilai Dokter Jhosua!!!Dia bukanlah seperti yang anda katakan!!",ucap Dina tersenyum.


"Maksud kamu apa???


"Saya permisi dulu!! selamat sore!!",ucap Dina berlalu keluar tanpa menjawab pertanyaan Merry yang membuat wanita tua itu kesal.


"Ck!!!emangnya siapa Dia sekarang???",decak Merry kesal.

__ADS_1


Dina keluar dengan rasa penasaran di kepalanya,Dia harus cari tahu kenapa wanita tua itu begitu membenci Dokter Jhosua.


"Dari mana lo Din???",tanya rekannya sesama perawat bernama Yumna.


"Habis liat pasien maki-maki Dokter Jhosua!!!",jawab Dina membuat Yumna bingung mendengarnya.


"Maksud lo gimana???


"Itu,pasien yang masuk tadi pagi karena pingsan di kamarnya,barusan menghina Dokter Jhosua habis-habisan!!!


"What???serius lo???


"Njir mulut lo!!!jangan keras-keras nanti yang lain dengar!!!",ucap Dina menutup mulut temannya.


"Iya-iya sorry,habisnya gue kaget aja,bisa-bisanya Dokter sebaik Jhosua di hina sama tuh orang!!


"Makanya gue juga heran,apa mereka ada dendam ya di masa lalu",ucap Dina.


"Dari yang gue dengar sih,Wanita itu mantan mertuanya Dokter Jhosua!!!",bisik Yumna.


Dina menutup mulutnya terkejut.


"Serius lo???kata siapa???",tanya Dina penasaran.


Vanessa yang saat itu melintas tidak sengaja mendengar para perawat tersebut membicarakan Jhosua,karena penasaran Dia berhenti di sana dan mendengar semua apa yang di bicarakan oleh ke-dua perawat tersebut.


Vanessa bergegas menuju ruangan Jhosua,Dia yakin lelaki itu sekarang sedang sakit hati.Sekarang Vanessa sudah sampai di depan pintu masuk,tangannya berhenti saat mendengar suara seseorang yang dari tadi ia khawatirkan.


"Kamu ngapain???


Vanessa menoleh dan mendapati Jhosua yang berdiri tepat di belakangnya dengan wajah bingung.


"Hah???Aku???itu,anu!!!


Vanessa mendadak gugup tidak tahu harus jawab apa,ternyata orang yang dari tadi ia pikirkan terlihat baik-baik saja.


"Ngomong yang jelas!!!",ucap Jhosua mengacak rambut Vanessa,membuka pintu dan masuk lebih dulu.


"Ayo masuk!!",ucap Jhosua membuat Vanessa menggeleng.


"Kamu ke sini karena nyariin Aku kan,??ya udah ayo masuk!!!",ucap Jhosua yang membuat Vanessa rasanya ingin menghilang saja detik ini juga.

__ADS_1


Vanessa akhirnya masuk setelah tangannya di tarik oleh Jhosua,karena Dia hanya diam tidak bergerak sama sekali membuat Jhosua gemas melihatnya.


Jhosua mengunci pintu kali ini,karena tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi.Bisa malu dua kali Dia nantinya.


Vanessa bingung melihat Jhosua yang tampak mengunci pintu namun Dia juga tidak bertanya dan memilih duduk di sofa panjang yang terdapat di ruangan tersebut.


Jhosua melepas jas Dokter nya dan melepas satu kancing kemejanya bagian atas,setelah itu Dia menghampiri Vanessa dan ikut duduk di sebelah gadis itu.


Vanessa membulatkan matanya saat kepala Jhosua sudah berada di atas pahanya,Duda itu terlihat memejamkan matanya di sana membuat Vanessa bisa melihat wajah tampan tanpa cacat itu dengan jelas.


Jhosua tengah rebahan di sofa tersebut dengan kepala yang beralaskan paha Vanessa,jujur Vanessa merasa jantungnya mau meledak saat ini.Mungkin saja Jhosua bisa mendengar bunyi jantungnya sekarang,kalau iya Dia sangat malu sekali rasanya.


"Capek banget Ness!!!",ucap Jhosua dengan mata terpejam.


Tangannya menuntun tangan Vanessa untuk mengelus kepalanya,dan Vanessa tanpa sadar melakukan itu hingga membuat Jhosua merasa nyaman.


"Apa wanita tua itu berulah lagi???",tanya Vanessa dengan lembut tapi masih dengan posisi yang sama.


"Kamu tahu dari mana???


"Nggak sengaja denger waktu perawat ngegosipin kakak!!",balas Vanessa.


"Entahlah Ness!!!capek dengerin orang seperti Dia!!!rasanya pengen di cincang kecil-kecil terus kasih makan buaya!!",seloroh Jhosua.


"Heheheh ya udah lakuin aja Kak!!!Aku dukung!!",balas Vanessa terkekeh.


Jhosua membuka matanya,pandangan yang pertama Dia lihat adalah bibir ranum Vanessa yang tengah tertawa.


Vanessa mengehentikan tawanya saat melihat Jhosua yang tengah menatapnya dari bawah,Vanessa juga menatap balik jhosua.Posisi mereka saat ini begitu dekat,bahkan tangannya masih mengelus kepala Jhosua dengan lembut.


"Kamu sadar sesuatu nggak sih Ness???",tanya Jhosua.


"Maksud Kakak???",tanya Vanessa heran.


Jhosua bangun dari posisinya dan beralih duduk menghadap Vanessa.


"Kamu sadar nggak semakin hari kita semakin dekat saja,lebih banyak menghabiskan waktu bersama!!


"Dari dulu kan juga gitu Kak!!",balas Vanessa terkekeh.


"Tapi kali ini beda Ness!!!",ucap Jhosua serius membuat Vanessa berhenti tertawa.

__ADS_1


"Beda kenapa???


"Beda,karena sekarang Aku ingin tetap bersama kamu lebih lama!!


__ADS_2