Dokter Widya

Dokter Widya
Bab 10 : Rencana Perjodohan 2


__ADS_3

Happy Reading ☺️


Sore harinya Clara yang rencananya akan menjenguk Kenzie di rumah sakit setelah dari toko kue. Langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat dirawatnya Kenzie. Sesampainya disana Clara langsung menuju ruangan sepupu dirawat.


" Tok, tok, tok. " suara pintu diketuk 3 kali dari luar.


Ranti yang mendengar suara pintu diketuk dari luar segera membuka pintu dan melihat siapa yang datang.


" Ceklek " pintu terbuka.


" Ternyata kamu Clara. Ayo masuk. " Ucap Ranti kepada keponakannya.


" Iya Tante, maaf ya baru sempet sekarang jenguk Kenzie ? " ucap Clara kepada tantenya.


" Iya gak papa kok. " Ucap Ranti. Kemudian mereka berdua segera masuk dan menghampiri Kenzie.


" Gimana kabar loe sekarang Ken ? " tanya Clara kepada sepupunya itu.


" Alhamdulillah jauh lebih baik kalau sekarang. " Ucap Kenzie.


" Oh iya gimana persiapan pernikahan kamu Clara ? " tanya Ranti.


" Alhamdulillah persiapannya sudah beres semua Tan. " Ucap Clara.


" Alhamdulillah kalau begitu. Maaf ya Tante gak sempet bantuin kamu. " Ucap Ranti.


" Iya gak papa kok Tan. " Ucap Clara.


" Selamat ya loe, gue gak nyangka loe bakalan nikah dalam waktu dekat ini. " Ucap Kenzie.


" Iya makasih. Makanya loe cepeten cari cewe biar cepet nyusul gitu kayak gue. " Ucap Clara.


" Iya betul tuh yang dibilang Clara Sayang, Mommy sama Daddy pengen cepat - cepat nimang cucu. " Ucap Ranti.


" Iya Mom, Kenzie usahain secepatnya cari calon istri. " Ucap Kenzie kepada mommynya.


" Yah Tan, gimana putra Tante cari calon istri. Dianya aja kalau ketemu cewek pasti cueknya kebangetan Tan. " Ucap Clara kepada tantenya.


" Iya tuh yang Tante takutin, gimana mau cari calon istri deket sama cewe aja setau Tante gak ada. Apa Tante sama Om jodohin aja ya Kenzie sama anak sahabat Tante ? " tanya Ranti.


" Bagus itu Tan, Clara setuju ya biar gunung es ini mencair gitu. " Ucap Clara.

__ADS_1


" Apanya yang bagus coba ? Mom Kenzie gak mau ya ada acara perjodohan - perjodohan segala, ini itu bukan zaman siti nurbaya lagi Mom. " Ucap Kenzie membantah usulan mommynya.


" Tapi kalau Mommy sih tergantung kamu bisa gak kamu bawa cewe kenalin sama Mommy dan Daddy dalam waktu dekat. Ya kalau bisa Mommy gak bakalan rencanain perjodohan buat kamu. " Ucap Ranti.


" Ih apaan sih Mom ? Cari calon istri itu gak gampang Mom. Masa Mommy ngasih persyaratan seperti itu. Kan Mommy tau sendiri kalau Kenzie itu gak punya pacar sama sekali. " Ucap Kenzie.


" Ya pokoknya itu persyaratan dari Mommy dalam waktu 1 bulan dari sekarang kalau kamu gak bawa cewe dan kenalin ke Mommy dan Daddy, ya mau gak mau kamu harus nerima perjodohan ini. " Ucap Ranti.


" Iya Mom, Kenzie bakalan kenalin ke Mommy calon istri Kenzie dalam waktu dekat. " Ucap Kenzie.


" Aduh gimana ini gue kan cintanya cuma sama Widya dari dulu sampai sekarang. Berarti gue harus buat cinta Widya lagi sebelum Mommy jodohin gue. " Gumam Kenzie didalam hatinya.


Setelah mendengar ucapan Kenzie, Ranti tersenyum penuh arti.


" Yaudah gue pulang dulu Ken. Cepat sembuh." Ucap Clara kepada Kenzie.


" Iya loe hati - hati di jalannya. " Ucap Kenzie kepada Clara.


" Iya. Tante Clara pulang dulu ya ? Soalnya udah sore. " Ucap Clara kepada tantenya.


" Iya hati - hati ya di jalannya. " Ucap Ranti kepada keponakannya.


" Iya Tan. Assalamualaikum. " Ucap Clara.


Setelah mendengar ucapan dari tante dan kenzie, Clara segera berlalu dari sana menuju parkiran dan meninggalkan rumah sakit untuk pulang ke rumah orang tuanya.


Malam hari dikeluarga Wiratmaja, Haris, Mutia berserta kedua anaknya sedang makan malam dirumah. Mereka memang jarang ada waktu seperti ini karena ada kesibukan masing - masing. Terutama untuk Widya, ya memang tugas dokter itu sangat berat apabila ada yang darurat mau malam larut sekalipun harus berangkat. Setelah selesai dengan acara makan malam, mereka langsung menuju ruang keluarga untuk berbincang - bincang sebentar sebelum waktu istirahat.


" Bunda, Ayah, Adek, Kakak mau melamar Serly secepatnya. " Ucap John kepada semua orang.


" Ya bagus dong Kak Bunda sama Ayah setuju dengan keputusan kamu Nak. Terus rencanany mau kapan kita ke rumahnya Serly ? " tanya Mutia kepada Putranya.


" Secepatnya Bun, nanti Kakak obrolin lagi sama Serlynya. " Ucap John kepada bundanya.


" Oh iya Adek gimana pekerjaannya ? " tanya Haris kepada putrinya itu.


" Alhamdulillah lancar Yah seperti biasa. " Ucap Widya kepada ayahnya.


" Iya alhamdulillah kalau lancar pekerjaannya. Kamu jangan lupa juga kapan cari calon suami, ingat loh umur kamu udah berapa. " Ucap Haris kepada putrinya.


" Ih apaan sih Yah, lagian umur Adek juga belum tua - tua banget baru juga 25 tahun. " Ucap Widya.

__ADS_1


" Iya itu tuh umur kamu harusnya udah nikah dan punya anak. Lihat temen - temen kamu udah banyak yang nikah. Emangnya kamu gak pengen gitu kayak mereka ? " tanya Haris kepada putrinya.


" Iya Yah Adek juga tau kalau banyak temen - temen Adek yang udah pada nikah. Tapikan Ayah tau kalau Adek selama ini sibuk sama kerjaan ya mana ada waktu untuk gituan. " Ucap Widya kepada ayahnya.


" Iya Ayah juga tau Adek sibuk sama kerjaan Adek. Tapikan Adek juga harus memikirkan kehidupan Adek juga. Apa Ayah jodohin Adek sama anak temen Ayah ? " tanya Haris kepada putrinya.


" Ih apaan sih Yah, gak ya Adek gak mau kayak gituan. Lagian cari suami itu gak segampang membalikkan telapak tangan Yah. " Ucap Widya kepada ayahnya.


" Yaudah kamu segera kenalin calon suami kamu sama Ayah dan Bunda biar perjodohan ini gak ada. Gimana bisa gak Dek ? Ya kalau gak bisa Adek mau tidak mau Ayah jodohin Adek sama anak temen Ayah. " Ucap Haris kepada putrinya.


" Iya Yah, Adek bakal kenalin calon suami Adek ke Ayah dan Bunda. " Ucap Widya kepada kedua orang tuanya.


" Iya Dek Bunda juga setuju sama rencana Ayah. Jadi Adek harus menerima perjodohan ini kalau Adek gak bisa kenalin calon suami Adek sama Ayah dan Bunda. " Ucap Mutia kepada putrinya itu.


" Iya Bun. " Ucap Widya kepada bundanya.


Setelah berbincang - bincang, mereka berlalu menuju kamarnya masing - masing karena akan istirahat. Tapi tidak dengan Widya, dia gak bisa tidur karena kepikiran ucapan ayahnya yang berencana mau menjodohkan dirinya dengan anak temen ayahnya.


" Gimana ini, kan gue gak pernah dekat sama cowo selama ini ? Terus gue mau ngenalin siapa coba ke Ayah sama Bunda ? Lagian gak ada angin gak ada hujan kenapa Ayah tiba - tiba mau ngejodohin gue sih ? "gumam Widya dalam hatinya.


Widya terus termenung dalam pikirannya hingga lama kelamaan tertidur juga dengan pemikirannya. Sama halnya dengan Widya, Kenzie juga tidak bisa tidur padahal biasanya sehabis minum obat tidak lama kemudian tertidur. Namun, beda dengan malam ini dan diperhatikan oleh adiknya Kiran yang kebetulan lagi menemani kakaknya.


" Kak, kenapa belum tidur ? Ini udah larut malam loh. Gak baik buat kesehatan Kakak. " Ucap Kiran kepada kakaknya.


" Iya Dek, Kakak gak bisa tidur soalnya. " Ucap Kenzie kepada adiknya.


" Emang kenapa gak bisa tidur ? Apa Kakak lagi banyak pikiran ? " tanya Kiran kepada kakaknya.


" Iya nih Dek, Kakak lagi banyak pikiran. " Ucap Kenzie kepada adiknya.


" Emang lagi mikirin apaan sih ? Sampai - sampai Kakak gak bisa tidur. " Ucap Kiran.


" Iya Kakak itu lagi mikirin omongan Mommy tadi sore yang mau ngejodohin Kakak sama anaknya temen Mommy. Kan Adek tau sendiri kalau Kakak itu gak mau ya dijodoh - jodohin. Emang Kakak gak bisa cari sendiri gitu makanya sampai Mommy mau rencanakan perjodohan ini. " Ucap Kenzie.


" Iya Kak, tapi kan setahu Adek Kakak gak punya pacar apalagi calon istri coba. Mungkin maksud Mommy itu baik supaya Kakak ada yang ngurus gitu kalau lagi sakit kek begini, atau mungkin Kakak ada yang nemenin kalau ke luar negeri. " Ucap Kiran.


" Iya Dek, Kakak juga tau Mommy ngelakuin itu ke Kakak baik. Tapi Dek Kakak tetap aja gak mau. " Ucap Kenzie.


" Ya terserah Kakak aja deh. Yaudah sekarang Kakak tidur biar besok udah boleh pulang ke rumah." Ucap Kiran.


" Iya Dek. " Ucap Kenzie.

__ADS_1


Setelah perbincangan tadi akhirnya Kenzie dan Kiran memutuskan untuk tidur karena sudah larut malam. Kenzie setelah menceritakan semua yang menjadi pikirannya ke adiknya, Kenzie sudah mulai tenang dan bisa tidur dengan nyenyak.


To Be Continued___😊


__ADS_2