Dokter Widya

Dokter Widya
Bab 16 : Terungkap


__ADS_3

Happy Reading ☺️


Acara akad telah selesai berjalan dengan lancar, memang Marcus maupun Clara tidak mengundang banyak tamu dalam prosesi akad mereka. Marcus dan Clara hanya mengundang keluarga dan sahabat terdekat mereka saja, karena mereka berdua hanya ingin menikmati acara sakral tersebut dengan begitu khidmat. Setelah acara akad selesai dilanjut dengan acara resepsi yang akan digelar nanti malam.


Malam hari yang begitu melelahkan bagi Marcus dan Clara karena mereka akan menyalami tamu - tamu yang datang untuk memberikan selamat serta doa terbaik untuk mereka. Banyak tamu yang diundang oleh keduanya, ada dari teman - teman mereka, rekan bisnis orang tuanya, dan ada juga semua keluarga besar dari mereka. Semua begitu menikmati malam resepsi ini yang begitu mewah dan meriah. Marcus dan Clara sekarang sedang bersiap - siap sebelum menuju tempat resepsi di salah satu kamar hotel tersebut.


" Sayang kamu cantik banget sih. Kalau begini jadinya aku gak bakalan biarin kamu keluar dari sini. " Ucap Marcus kepada Clara sambil memeluk pinggang istrinya dari arah belakang.


" Ih kamu mah, masa aku gak boleh keluar kan sekarang kita itu mau menyambut para tamu - tamu kita. " Ucap Clara sambil menatap suaminya dari arah cermin.


" Kamu juga begitu tampan hari ini. " Ucap Clara kepada Marcus setelah menghadap ke arah suaminya.


" Kita gak usah keluar yah, aku pengen makan kamu sayang. " Ucap Marcus kepada Clara sambil berbisik.


Seketika itu juga pipi Clara merah merona setelah mendengar ucapan suaminya.


" Kamu ngomong apa sih, udah yuk kita keluar kasian para tamu nungguin kita sekarang. " Ucap Clara kepada suaminya sedikit malu dan segera menyeret tangan suaminya untuk segera pergi dari sana.


Di tempat resepsi begitu ramai dan meriah. Banyak yang bertemu dengan orang - orang yang sudah jarang mereka ketemu. Seketika hening dan semua pandangan tertuju kepada Marcus dan Clara yang memasuki tempat diadakannya resepsi. Mereka begitu terpukau dengan pasangan tersebut. Karena yang satu begitu gagah dan tampan, sedangkan yang satunya juga begitu cantik dan anggun. Mereka menjadi pasangan yang begitu serasi dengan gaun dan jas yang mereka gunakan. Setelah Marcus dan Clara sampai di pelaminan satu persatu para tamu undangan yang akan mengucapkan selamat dan doa kepada pasangan tersebut menghampiri Marcus dan Clara.


Sedangkan ditempat lain Widya sedang bersiap untuk menghadiri undangan resepsi pernikahan anak dari pemilik rumah sakit dia bekerja. Sebenarnya Widya tidak mengetahui bahwa anak dari pemilik rumah sakit yaitu Marcus adalah sahabat dari kakaknya sendiri. Karena Widya tidak pernah bertemu dengan anak pemilik rumah sakit tersebut sebelumnya. Padahal malam ini juga bertepatan dengan acara resepsi sahabat dari kakaknya, tapi karena Widya tidak enak dengan pak Hendrawan. Jadi dia lebih memilih untuk menghadiri terlebih dahulu dan nanti dari sana Widya akan langsung pergi menyusul kakaknya dan kedua orang tuanya. Setelah selesai bersiap Widya segara kebawah untuk pamit kepada kedua orang tuanya.


" Bun, Yah, Adek pamit dulu ya mau ke acara resepsi pernikahan anaknya pak Hendrawan. " Ucap Widya kepada kedua orang tuanya setibanya di ruang keluarga.


" Iya, hati - hati di jalan dan setelah selesai kamu segera susul kami ke acara Marcus. Nu Uu " Ucap Mutia kepada putrinya.

__ADS_1


" Iya Bun, Yah, yaudah Adek berangkat dulu. " Ucap Widya kepada kedua orang tuanya sambil mencium punggung telapak tangan bunda dan ayahnya secera bergantian.


" Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam "


Setelah itu Widya segera berlalu dari sana dan berangkat menuju tempat resepsi tersebut diselenggarakan. Tak berselang lama setelah kepergian Widya, John menghampiri kedua orang tuanya dengan penampilan yang begitu rapih.


" Yah, Bun, ayo kita berangkat sekarang. Tapi nanti Ayah sama Bunda duluan ke tempat resepsi karena Kakak mau jemput Serly terlebih dahulu. " Ucap John kepada kedua orang tuanya.


" Iya, ya sudah ayo kita berangkat sekarang. " Ucap Haris.


Setelah itu mereka segera berlalu dari sana menuju tempat resepsi Marcus dan Clara akan dilangsungkan. Dengan John membawa mobil sendiri dan langsung menuju rumah kekasihnya Serly untuk berangkat bersama. Sedangkan Haris berserta Mutia di mobil yang lainnya dengan seorang supir langsung menuju tempat resepsi dilangsungkan.


Sedangkan Widya sudah sampai di tempat resepsi anak pemilik rumah sakit sedang menunggu Rani yang sebentar lagi akan sampai. Memang sebelumnya Widya dan Rani sudah janjian untuk bersama - sama kesini, namun tadi Rani mengabari bahwa dia akan terlambat sedikit karena tadi dia ada sedikit masalah sama mobilnya. Widya menunggu ditempat parkir namun tidak didalam mobil, melainkan dia menyender di mobilnya sambil memainkan ponsel hingga tidak menyadari ada seseorang yang menghampirinya.


" Hai Wid ? " tanya Kenzie kepada Widya setelah sampai.


" Hai juga Ken. " Ucap Widya sedikit kaget dengan seseorang yang menyapanya.


" Kamu ngapain disini ? " tanya Kenzie kepada Widya.


" Aku lagi nunggu Rani. Kita mau menghadiri acara resepsi pernikahan anak pemilik rumah sakit tempat aku kerja. Kalau kamu sendiri lagi ngapain disini ? " tanya Widya kepada Kenzie.


" Sama aku juga kayak kamu mau menghadiri acara resepsi pernikahan sepupu aku. Yaudah ayo kita bareng masuk aja kedalam. Nungguin Raninya di dalam aja. " Ucap Kenzie kepada Widya.

__ADS_1


" Eh, kamu aja duluan. Aku mau nungguin Rani aja. Mungkin bentar lagi juga sampai katanya tadi udah deket. " Ucap Widya kepada Kenzie.


" Yaudah aku temenin aja kamu disini yah ? Masa iya cewek cantik kayak kamu ditinggal sendiri. " Ucap Kenzie dengan memuji.


" Ih apaan sih kamu. Udah kamu duluan aja bentar lagi aku sama Rani bakalan masuk kedalam. " Ucap Widya sedikit malu mendengar ucapan Kenzie.


Dan tak berselang lama mobil yang Rani tumpangi datang dan segera turun dan menghampiri Widya.


" Sorry gue telat. Pasti nunggu lama kan Wid ? " tanya Rani setelah sampai ditempat Widya.


" Enggak kok, gue juga baru sampai. " Ucap Widya kepada Rani.


" Oh iya lo ngapain disini ? " tanya Rani setelah menyadari bahwa disana juga ada Kenzie


" Gue disini sama kayak kalian mau menghadiri resepsi pernikahan sepupu gue. " Ucap Kenzie kepada Rani.


" Emang sepupu lo itu yang cowoknya apa ceweknya ? " tanya Rani kepada Kenzie.


" Ceweknya. Udah ayo kita masuk aja kedalam nanti gue kenalin kalian berdua sama sepupu gue. " Ucap Kenzie kepada Rani dan Widya.


" Yaudah ayo. " Ucap Widya kepada Rani dan Kenzie.


Mereka bertiga segera masuk kedalam acara tersebut dan tak berselang lama disusul oleh Haris dan Mutia serta John beserta Serly. Suasana didalam begitu meriah dimana bunga - bunga dan lampu - lampu gantung menjadi dekorasi yang begitu wow bagi kalangan masyarakat golongan menengah kebawah. Karena ini pernikahan satu - satunya putra dan putri dari kedua belah pihak keluarga yaitu keluarga Aryatama dan keluarga Hendrawan.


Sesampainya di dalam Widya begitu terkejut dengan apa yang dia lihat. Karena perempuan yang ada diatas pelaminan sama persis dengan perempuan yang dulu dia lihat bersama Kenzie sampai - sampai dia memutuskan hubungannya dengan Kenzie. Dan laki - laki yang ada di pelaminan juga adalah Marcus sahabat dari kakaknya yang berarti anak dari pemilik rumah sakit.

__ADS_1


" Apa ini ? Berarti gue selama ini bener - bener salah paham sama Kenzie ternyata cewek yang dulu gue lihat adalah sepupunya. Coba aja dulu gue gak langsung menyimpulkan apa yang gue lihat. Seharusnya gue tanya dulu sana Kenzie. Kan kalau gini gue juga nyesel. Nyesel karena selama ini gue udah salah paham dan nyiksa perasaan gue sendiri dengan apa yang gue simpulkan sebelumnya. " Gumam Widya didalam hatinya begitu merasakan penyesalan yang begitu dalam.


To Be Continued___😊


__ADS_2