
Happy Reading ☺️
Sementara itu ditempat lain lebih tepatnya di sebuah butik, Kiran sedang sibuk - sibuknya menyiapkan sebuah gaun pernikahan yang akan digunakan oleh salah satu kliennya. Karena sebentar lagi akan diadakan fitting baju terakhir sebelum hari H pernikahan. Setelah sekian lama menunggu akhirnya yang ditunggu - tunggu datang juga. Mereka adalah Clara Kharisma Putri sepupu Kiran bersama calon suaminya yang bernama Marcus Aditama.
" Maaf telat, biasa mas Marcus banyak kerjaan dan dijalan juga macet. " Ucap Clara kepada Kiran sepupunya setelah sampai dihadapan Kiran.
" Iya gak pa pa kok Kak santai aja kayak sama siapa aja. Yaudah langsung aja Kakak cobain gaunnya biar kita liat ada yang kurang apa gak ? " tanya Kiran dengan Clara.
" Yaudah ayo. " Ucap Clara sambil berlalu dari sana menuju tempat ganti baju bersama Kiran.
Sementara itu Marcus duduk dikursi luar dekat ruang ganti untuk menunggu calon istrinya sambil memainkan ponselnya. Tak berselang lama ada bunyi ponsel milik Marcus yang menandakan ada panggilan masuk dan ternyata itu dari sahabatnya yaitu John. John, Marcus, Clara dan Serly memang bersahabat sejak duduk sampai sekarang. Namun akhir - akhir ini mereka berempat jarang bisa ketemu dan ngumpul kayak dulu karena mereka berempat sama - sama sibuk. Marcus lamgsung mengangkat telepon tersebut.
" Hai Bro, apa kabar ? " tanya John kepada Marcus setelah panggilan terhubung.
" Alhamdulillah baik, kalau kabar loe gimana ? " tanya Marcus balik.
" Alhamdulillah baik juga. Udah lama ya Bro gak ngumpul - ngumpul berempat. Gimana kalau siang ini kita ketemuan sekaligus makan siang kita ? " tanya John kepada sahabatnya.
" Boleh juga, nanti loe aja yang nentuin tempatnya dimana. Kebetulan gue sekarang udah gak terlalu sibuk biasa lagi nyiapin persiapan pernikahan sama Clara. " Ucap Marcus kepada sahabatnya.
" Ya bagus dong kalau begitu, masa mau jadi pegantin tinggal seminggu lagi masih sibuk sama kerjaan.Iya nanti gue kasih tau sama loe dimana - mana. Yaudah gue tutup aja telponnya ya soalnya gue mau jemput Serly ke rumah sakit. " Ucap John kepada Marcus.
" Iya hati - hati di jalan Bro. " Ucap Marcus kepada John.
Tak berselang lama Clara keluar dari ruang ganti, Marcus yang melihatnya terpukau dengan kecantikan dari calon istrinya itu dengan gaun cantik berwarna putih yang terlihat sederhana tapi tetap terlihat elegan hingga tidak menyadari kalau Clara sudah ada didekatnya.
" Gimana gaunnya Sayang ? " tanya Clara kepada calon suaminya itu.
" Bagus, kamu terlihat makin cantik dengan gaun itu. " Ucap Marcus memuji kecantikan calon istrinya itu.
" Makasih Sayang. Yaudah Dek aku pilih yang ini ya ? " tanya Clara.
" Iya Kak. Tapi ada yang kurang gak sama gaunnya ? " tanya Kiran kepada sepupunya itu.
" Gak Dek gak ada yang kurang, semuanya udah perfeck. " Ucap Clara kepada sepupunya.
" Ya alhamdulillah kalau gak ada yang kurangnya. Sekarang giliran kak Marcus cobain jasnya. " Ucap Kiran.
__ADS_1
Kemudian Marcus beranjak dari sana ke ruang ganti bersama dengan Kiran yang membawaka jasnya. Tak berselang lama Marcus keluar dengan jas berwarna senada dengan gaun yang tadi digunakan oleh Clara. Clara yang melihatnya terpukau dengan ketampanan calon suaminya itu.
" Wah Sayang kamu terlihat sangat tampan. " Ucap Clara kepada calon suaminya itu.
" Makasih Sayang. " Ucap Marcus kepada Clara.
Kemudian mereka mengganti pakaian mereka dengan pakaian semula dan meninggalkan butik milik kiran. Di sepanjang perjalanan mereka berdua terus berbincang.
" Oh iya Sayang kita ke restoran dulu ya ? Soalnya tadi John mau ketemuan sama kita ada Serly juga. " Ucap Marcus kepada Clara.
" Wah boleh juga,aku juga akhir - akhir ini jarang ketemu sama Serly." Ucap Clara senang karena akan ketemu sahabat - sahabatnya.
Kemudian Marcus langsung menuju ke tempat yang sudah dikasih tau sama sahabatnya.
Sama halnya dengan Marcus dan Clara, John bersama Serly sedang menuju ke tempat mereka berempat akan bertemu. Yang sebelumnya John menjemput kekasihnya itu dari rumah sakit. Mereka berdua selama perjalanan diisi dengan berbincang - bincang.
" Sayang gak nyangka ya Marcus sama Clara bentar lagi bakalan menikah. " Ucap Serly kepada pacarnya itu.
" Iya Sayang aku juga gak nyangka. Ya kan kita tau sendiri bagaimana perjalanan pencintaan mereka putus nyambung terus." Ucap John kepada Serly.
" Boleh juga, nanti biar aku aja yang urus semuanya." Ucap John kepada pacarnya itu.
Setelah beberapa lama mereka sampai ditempat tujuan dan segera masuk ke dalam ruangan yang udah John booking tadi melalui telpon. Tak berselang lama Marcus dan Clara datang dan segera menghampiri John dan Serly dengan melepas rindu yang akhir - akhir ini jarang sekali ada waktu untuk mereka berkumpul kayak gini.
" Maaf menunggu lama kita Bro. " Ucap Marcus kepada John.
" Gak lama kok Bro, kita juga baru sampai." Ucap John kepada sahabatnya itu.
" Yaudah karena kita udah nyampai semua, kita pesen makan dulu ya. " Ucap Serly.
Kemudian Serly memanggil pelayan dan pelayan tersebut segera menghampirinya.
" Permisi Mbak, Mas, mau pesen apa ? " tanya pelayan tersebut kepada pelanggannya setelah sampai didepan mereka.
" Gini aja Mbak kami semua pesen makanan yang paling favorit di sini kalau minumnya 2 lemon tea, jus alpukat sama jus jeruk. " Ucap Serly kepada pelayan tersebut dan langsung di tulis sama pelayan tersebut.
Setelah mencatat semua pesenan pelanggannya, pelayan tersebut segera berlalu dari sana untuk menyiapkan pesenan pelanggannya.
__ADS_1
" Mohon ditunggu pesenannya Mbak, Mas." Ucap pelayan tersebut kepada pelanggannya.
Setelah pelayan tersebut meninggalkan tempat mereka, mereka berempat berbincang hangat.
" Gimana persiapan pernikahan kalian ? " tanya Serly kepada Clara.
" Alhamdulillah udah beres semuanya tinggal nunggu hari H nya saja. " Ucap Clara kepada Serly.
" Alhamdulillah kalau semuanya sudah beres maaf ya gue gak bantu - bantu, soalnya akhir - akhir ini pasien gue lagi banyak. " Ucap Serly kepada sahabatnya.
" Iya gak papa kok, kita juga ngerti kalian pada sibuk sama kerjaan masing - masing. " Ucap Clara.
" Oh iya Bro, gimana perasaannya sebentar lagi bakalan jadi seorang suami ? " tanya John kepada Marcus.
" Ya gak gimana - gimana sih kalau sekarang, tapi gak tau kalau udah deket hari H. Pasti bakalan deg - degan gue. " Ucap Marcus kepada sahabatnya itu.
" Oh iya kalian kapan nyusul kita ke pelaminan ? Jangan lama - lama John, perempuan itu butuh kepastian. " Tanya Marcus kepada John.
" Secepatnya kita juga bakalan nyusul kalian berdua. Ya kalau sekarang - sekarang loe juga tau bro kalau gue itu lagi sibuk - sibuknya bentar lagi bokap gue bakalan nyerahin semua urusan perusahaan sama gue. " Ucap John.
" Iya gue juga tau kalau loe sekarang lagi sibuk banget. Tapi kan Serly juga butuh kepastian." Ucap Marcus.
" Iya nanti ada waktunya kok. " Ucap John.
" Iya Marcus, gue juga sama kayak John sekarang itu gue juga lagi sibuk banget. Jadi belum ada rencana kesana. " Ucap Serly kepada Marcus.
" Iya tapi kalian sibuk boleh tapi jangan lupa sama umur kalian. " Ucap Clara sama Serly dan John.
" Iya nanti kita pikirkan lagi." Ucap John kepada Clara.
Kemudian perbincangan mereka terhenti karena pelayan datang membawa pesenan mereka dan mereka segera memulai acara makan siang mereka dengan penuh khidmat. Setelah beberapa lama mereka selesai acara makan siang dan mereka langsung berpamitan satu sama lain karena mereka ada pekerjaan yang menanti mereka. John mengantar Serly terlebih dahulu ke rumah sakit kemudian menuju ke perusahaan. Sedangkan Marcus sama seperti John mengantar Clara terlebih dahulu ke toko kuenya dan kemudian dia menuju ke perusahaan milik keluarganya untuk meneruskan pekerjaan yang sempat tertunda.
Di sisi lain Widya dan Mutia setelah makan siang bersama di kantin. Mereka menuju tujuan mereka masing - masing. Mutia pulang ke rumah terlebih dahulu sedangkan Widya kembali ke ruangannya untuk menunggu jadwal operasi yang akan dimulai sebentar lagi.
To Be Continued____😊
__ADS_1