Ekhidna

Ekhidna
Obat Perangsang


__ADS_3

Keesokan paginya yang mulia ratu sangat marah dan menampar Xia Yang akibat Ying Fei telah bunuh dan membocorkan rahasia Xia Yang.


"Jika putra mahkota tidak ikut kemarin, kamu akan melakukan apa saat Ying Fei mengatakan itu pada Xia long lue dan Pangeran Li Jiancheng.Terlebih lagi kamu berlari di Kerajaan semalam dengan pakaian yang sangat memalukan.Raja pun mengetahui semuanya dan akan menyiapkan pesta pernikahan untukmu dan putra mahkota. Sekarang jangan mempermalukan ku lagi!"ucap ratu dengan sangat marah.


" Yang mulia jangan marah lagi, Xia Yang sekarang akan membalasnya kan?"ucap sepupu Xia Yang yaitu putri Jiangsu.


"Hem, jangan membuat kekacauan lagi sebelum kau benar-benar menikah dengan putra mahkota. Ingat! Jangan membuatku malu lagi!" ucap ratu dengan tegas dan pergi meninggalkan Xia Yang dan Jiangsu.


Jiangsu membantu Xia Yang untuk berdiri dan kemudian Xia Yang melemparkan gelas yang dibawakannya oleh pelayan.


"Tenanglah Xia Yang"


"Wanita licik itu, Xia long lue! Dia selalu menggagalkan rencanaku. Aku benar-benar sangat membencinya dan rasanya aku ingin menarik rambutnya dan langsung saja mencekiknya sampai mati!"


"Sepupu, tenanglah. Kemarahanmu ini tidak akan membuatnya menangis. Akan lebih baik jika kita membalasnya. Wanita licik itu pasti akan menghadiri perjamuan ini kan?" ucap Jiangsu.


"Yah, apakah kau akan membantuku?"


"Tentu saja, lagi pula aku sudah memiliki rencana untuk mempermalukannya kali ini" ucap Jiangsu dengan tersenyum.


***


Ditaman istana, Xia long lue tengah duduk sendiri sambil menunggu tamu yang lainnya untuk datang. Namun, tiba-tiba Jiangsu datang dan menyodorkan sebuah minuman untuk Xia long lue.


"Xia long lue, apakah kamu hanya duduk sendiri?"


"Ya putri, aku sudah bosan duduk dari tadi disini"


"Ini aku buatkan minuman untukmu, minumlah sambil yang lainnya datang"


Xia long lue pun meminum minuman pemberian Jiangsu. Tiba-tiba ia merasa pusing dan lemas hingga akhirnya Xia long lue tak sadarkan diri. Kemudian Xia Yang dan Jiangsu menyuruh orang bayarannya untuk mengangkat Xia long lue menuju gudang.


Sesampainya di gudang, salah satu orang bayaran Xia Yang menyiram Xia long lue dengan seember air dan membuat Xia long lue tersadar, namun Xia long lue masih dalam pengaruh obat.

__ADS_1


"Aww... Kepalaku sangat sakit! Dimana aku ini? Aku merasa sangat panas, aku merasa aneh" ucap Xia long lue dengan wajah merona.


"Akhirnya kau bangun juga Xia long lue, asal kau tahu saja aku memberikan mu minuman yang sangat spesial. Minuman itu bisa membuatmu panas dan ingin membuka pakaianmu. Minuman itu aku beri obat perangsang hahaha. Kau pikir aku tidak tahu bahwa adalah pelaku yang menakutiku malam itu. Kali ini giliran ku memberimu pelajaran dan pengalaman yang tak terlupakan" ucap Xia Yang dengan tertawa puas.


Xia Yang kemudian memberi upah pada pria bayarannya, kemudian ia menyuruh para pria tersebut untuk menodai Xia long lue. Tentu saja melihat uang yang banyak dan juga gadis cantik membuat beberapa pria itu semakin bergairah dan tidak sabaran untuk meniduri Xia long lue.


"Kalian jangan membunuhnya, aku ingin dia tetap hidup" ucap Xia Yang sambil pelan-pelan menutup pintu gudang disertai dengan senyum psychonya.


Sementara itu pangeran Li Jiancheng tengah menunggu sangat istri namun tak kunjung datang. Ia pun menanyakan soal istrinya pada pelayan yang tengah membersihkan.


"Hei, apakah kau melihat istriku? Aku tidak melihatnya padahal dia lebih dulu datang kemari?" ucap pangeran Li Jiancheng.


"Yang mulia, saya tadi melihat nona dan putri Jiangsu sedang minum di taman. Kalau tidak salah lihat, aku melihat nona mabuk dan putri Jiangsu serta putri Xia Yang membawanya ke arah timur"


"Ha, Xia Yang bersama mereka?" ucap pangeran Li Jiancheng dengan kaget.


"Iya yang mulia"


***


Para pria bayaran mulai mendekati Xia long lue.


"Jangan berani macam-macam denganku! Aku adalah jenderal kerajaan, jika kalian melukai ku sedikitpun maka kaisar akan membunuh kalian semua"


"Sekarang kau lemah dan masih berani mengancam kami! Kita akan bersenang-senang hari ini" ucap salah satu pria bayaran sambil tertawa puas.


Xia long lue pun mencoba untuk berteriak meminta tolong, namun pria bayaran tersebut dengan sigap menutup mulut Xia long lue dengan kedua tangannya, sementara lainnya mengikat tangan Xia long lue.


Tiba-tiba pangeran Li Jiancheng muncul sambil mendobrak pintu gudang. Pria bayaran itupun terkejut dan terlihat diwajahnya penuh dengan ketakutan.


"Aaa gawat"


"Kalian semua berani menyentuh istriku! Maka jangan salahkan aku membunuh kalian semua disini" ucap pangeran Li Jiancheng sambil membunuh semua pria bayaran itu dengan pedangnya.

__ADS_1


"Long'er kau baik-baik saja kan? Mereka tidak melukaimu kan?" ucap pangeran Li Jiancheng sambil memeluk istrinya.


"Pangeran, aku sangat kepanasan, aku merasa aneh. Xia Yang memberiku obat perangsang"


Mendengar ucapan Xia long lue, kedua mata pangeran Li Jiancheng melotot dan sangat kaget. Tubuhnya bergetar melihat wajah istrinya begitu merona.


"Pangeran bantu aku, aku tidak bisa menahannya lagi" ucap Xia long lue dan mencium bibir pangeran Li Jiancheng.


"Istriku aku akan membantu mu, mana mungkin aku menolakmu" ucap pangeran Li Jiancheng.


Keduanya pun bercumbu dengan mesra di gudang. Untungnya mereka adalah suami istri dan wajar bagi mereka jika melakukan hal seperti.


Xia long lue kembali melihat otot kekar sangat suami, bahkan keduanya hanyut dalam kemesraan.


Tak lama kemudian, mereka berdua pun selesai melakukan tugas suami istri. Xia long lue pun kembali memakai pakaiannya dan merapikan rambutnya. Sementara pangeran Li Jiancheng hanya menatap istrinya sambil tersenyum.


"Istriku sepertinya kembali seperti cuaca dingin. Harusnya aku menahannya tadi agar lebih lama lagi bersamaku" fikir pangeran Li Jiancheng.


"Kakakmu itu sudah kelewatan. Ia melakukan hal kotor ini kepadamu. Apakah kau akan kembali memberinya pelajaran?"


"Sudah pasti aku akan membalasnya, kali ini aku akan melakukan cara yang sama seperti yang dia lakukan padaku"


"Apakah kau mau kalau aku membantu mu?"


"Tidak perlu pangeran, aku bisa membalasnya sendiri!" ucap Xia long lue dengan raut wajah emosi.


"Jangan kesal begitu, wajahmu sangat jelek jika begitu"


"Aku tidak peduli. Lagi pula aku sudah membenci dia sudah lama. Namun kali ini dia melakukan kesalahan yang besar terhadapku dan aku tidak akan tinggal diam"


"Kalau begitu aku ingin lihat bagaimana istriku memberinya pelajaran" ucap pangeran Li Jiancheng dengan tersenyum tipis.


Sementara di taman istana terlihat Xia Yang dan Jiangsu tertawa karena telah memberi pelajaran Xia long lue. Keduanya mengira bahwa rencananya telah berjalan mulus.

__ADS_1


__ADS_2