
Xia long lue tak membiarkan gigitannya lepas begitu saja, ia terus menyaksikan teriakan Ying fei dan membuatnya semakin bersemangat untuk menggigitnya.
Pangeran Li Jiancheng pun memutuskan agar Yi Deng dan Yang Guo segera memisahkan keduanya.
"Kenapa kalian berdua masih bengong saja, cepat singkirkan pelayan itu dari sisi selir" cetus Li Jiancheng.
"Baik yang mulia" balas Yi Deng dan Yang Guo secara bersamaan.
Tiba-tiba Xia long lue berteriak dan menyuruh Ying fei untuk tidak datang lagi dihadapannya.
"Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa dia tidak menyukaimu dan selir hanya menatapmu dengan penuh amarah, apakah kau telah melakukan sesuatu kepadanya sehingga dia marah terhadapmu?" tanya pangeran Li Jiancheng pada Ying fei.
"Saya tidak tahu apa-apa pangeran, saya hanya mengantarkan soup kepada Nona. Tapi Fu Me yang menemaninya sebelum aku masuk yang mulia"
Tak lama pun Fu Me muncul dan terkejut melihat situasi Xia long lue.
"Nona, apakah anda baik-baik saja?"
"Saya rasa Fu Me yang menyebabkan Nona seperti ini pangeran. Fu Me yang lebih lama menemani Nona tadi yang mulia" tuduh Ying fei kepada Fu Me.
"Saya rasa itu tidaklah benar. Buktinya selir sama sekali tidak takut terhadap Fu Me. Jika dia takut, sudah jelas selir akan juga menggigit Fu Me, namun ia baru saja menggigitmu bukan Fu Me!" cetus Li Jiancheng.
"Itu bukan aku yang mulia, aku bersumpah aku tak melakukan apapun! Aku diperlakukan tidak adil yang mulia, jadi tolong dengarkan aku!" ucap Ying fei dengan rasa takut.
"Kalian berdua bawa dia keluar sekarang juga dan beri dia hukuman pukulan sebanyak 30 kali dengan kayu!" teriak pangeran Li Jiancheng.
"Nona sadarlah, selamatkan saya! Aku benar-benar tidak bersalah!" ucap Ying fei sambil meronta-ronta meminta pertolongan.
"Akhirnya aku memberi pelajaran pertama padamu Ying fei, ini baru awal" tutur batin Xia long lue.
Pangeran Li Jiancheng pun menyuruh Fu Me untuk membuatkan soup penenang yang baru untuk Xia long lue. Fu Me pun segera pergi untuk membuatkannya.
Li Jiancheng kemudian mendekati Xia long lue dan memegang wajah Xia long lue dengan kedua tangannya dan menatapnya.
__ADS_1
"Apakah kamu kini menjadi gila untuk mengacaukan kediamanku ini? Namun aku berharap kau tak akan sadar dengan kegilaan mulia ini. Aku ingin lihat sampai kapan kamu akan menjadi gila seperti ini! Kau benar-benar seorang selir yang tangguh"
Xia long lue mengepalkan kedua tangannya saat mendengar pangeran Li Jiancheng kembali memanggilnya dengan sebutan selir. Walaupun kebenarannya adalah dia selir, akan tetapi dia masih berkuasa dikarenakan pangeran Li Jiancheng belum pernah menikah sebelumnya.
***
Ying fei melaporkan kepada Xia Yang dengan kejadian yang dialami oleh Xia long lue.
"Apakah yang kau katakan itu benar? Xia long lue menjadi gila dan terus berteriak layaknya orang yang tidak waras?" tanya Xia Yang.
"Yang kukatakan ini benar nyonya! Buktinya dia menggigitmu dengan sekuat tenaga hingga tanganku mengeluarkan banyak darah nyonya. Aku sangat yakin jika wanita itu sudah tidak waras nyonya"
"Hahahaha ini benar-benar membuatku bahagia, tapi jika kamu keliru kamu taukan akibatnya?!"
"Aku tidak keliru nyonya, aku juga dipukul sampai 30 kali dan itupun aku harus menyembuhkan diri selama beberapa minggu nyonya. Tak ada yang menolongku saat itu nyonya dan aku yakin nyonya pasti akan membalaskannya kan nyonya" ucap Ying fei sambil memberi penghormatan pada Xia Yang.
"Kau tidak perlu khawatir Ying fei. Aku akan membunuh wanita yang tidak beruntung itu, dan kamu pasti akan mendapat keuntungan jugakan"
"Tidak perlu terlalu menyanjung ku Ying fei, lagi pula aku telah memiliki rencana untuk menghancurkan wanita itu. Tidak lama lagi akan dirayakan festival musim gugur dan tentu saja yang mulia kaisar pasti akan mengadakan perjamuan. Wanita yang tidak waras itu tentu saja akan datang bersama suaminya yang menutupi wajah buruknya itu!"
"Itu berarti jika yang mulia kaisar tahu bahwa wanita itu tidak waras, maka yang mulia kaisar tentunya akan murka dan juga akan menghukum yang mulia Li Jiancheng!"
"Akan lebih baik jika semua yang hadir mengetahui bahwa wanita itu tidak waras"
***
Festival musim gugur pun diadakan dan meriah. Sang Kaisar pun memberikan perjamuan yang megah untuk menyenangkan seluruh pejabat-pejabat yang hadir. Pada perjamuan ini tentu saja menikmati anggur disertai lagu dan tarian.
Tak lama pun akhirnya pangeran Li Jiancheng dan Xia long lue tiba. Semua matapun tertuju pada keduanya.
"Benarkah dia adalah wanita satu-satunya yang menjabat sebagai jenderal?" bisik salah satu pejabat.
"Dia sangat terkenal di keluarganya, ia adalah jenderal yang dianugerahkan sendiri oleh yang mulia kaisar, dia wanita satu-satunya yang diberikan gelar secara resmi oleh yang mulia kaisar.Dia juga cantikkan?!"balas pejabat yang satunya lagi.
__ADS_1
"Lihat saja Xia long lue, kamu akan menjadi bahan tertawaan malam ini" cetus Xia Yang dalam batinnya.
Perayaan pun dimulai, semuanya saling bersulang dan bergembira ria sambil menonton tarian dari para gadis cantik.
Tak lama kemudian salah satu anak pejabat maju sambil tersenyum.
"Dari yang aku dengar selama ini, yaitu bahwa Xia Yang adalah wanita yang bertalenta di Kerajaan ini, bukankah lebih baik jika kita bersama-sama menyaksikan tariannya itu?"
"Terimakasih atas pujian anda tuan. Saya akan menampilkan tarian ini untuk para tamu semuanya"
Para tamu pun bertepuk dan bersorak gembira mendengar Xia Yang menyetujui untuk menari didepan semuanya.
Xia Yang kemudian melangkah kearah Xia long lue.
"Wahai saudariku, maukah kau mengiringiku, aku akan menari dan adik tentunya akan memainkan musik. Bagaimana?"
"Aku sangat yakin kau tidak akan bisa memainkan alat musik apapun. Semuanya akan menertawakan mu dan saat itu juga semuanya akan tahu jika kau ini tidak waras" tutur Xia Yang dalam batin.
"Adikku, kenapa kau diam saja ayo kita lakukan bersama-sama. Apakah ada yang salah denganmu?" ucap Xia Yang yang melihat Xia long lue tanpa ada respon apapun darinya.
Semuanya menatap Xia long lue dan berbisik tentang apa yang dilihatnya, namun tiba-tiba Xia long lue bangkit sambil tersenyum.
"Baiklah aku akan melakukannya bersama denganmu"
"Lalu kenapa kau diam sja dari tadi?"
"Aku hanya tengah berfikir musik apa yang pantas aku mainkan untukmu"
"Apa-apaan ini, bukankah dia ini tidak waras? Lalu bagaimana mungkin dia membalasku seperti ini? Aku tidak perlu takut, karena dia memang tidak tahu memainkan alat musik apapun"
"Aku tidak sabar mendengar musik apa yang akan adik mainkan ini? Tidak perlu berlama-lama kalau begitu adikku"
Xia long lue pun maju menuju ketempat alat musik.
__ADS_1