Emperor Online

Emperor Online
BAB 11: Pasukan Pemain III


__ADS_3

Setelah serangan tadi kedua pihak menunggu hasilnya. Dimana sang Javelin Thrower ingin Night Goblin mati dan si Night Goblin ingin melihat mayatnya dalam keadaan hancur. Sebuah notifikasi muncul dalam keadaan tegang seperti itu.


[Efek ledakan gagal terpicu. Aliran mana eksternal telah mengganggu proses perubahan mana menjadi daya ledak. Silahkan ulangi proses skill.]


Sebuah kerutan muncul di dahi milik sang Javelin Thrower. Ada rasa kesal yang muncul karena hal tersebut. Dia melihat ke segala arah untuk menemukan pelakunya. Saat melihat ke arah Timur dia melihat Chao yang sedang mengutak-atik sesuatu di udara, dia jadi tahu bahwa Chao pemain dari gerakannya. Sebagai obat kesalnya dia menjadikan Chao sebagai target.


"Stealth ..."


Dia bergerak ke arah Chao dengan kecepatan tinggi, saat sampai sebilah belati hampir masuk ke leher Chao.


"Deep Stab," ucapnya


-300


-1000 critical


[Efek Bleeding terpicu! Hp berkurang 100/detik selama 10 detik. Leher mengalami luka parah, damage bertambah 5%.]


Chao jadi merasa aneh, dia tahu lehernya telah luka namun player penyerangnya lah yang membuatnya bingung. Sebenarnya dia bertarung dengan Night Goblin atau dengan dirinya. Sebagai tanggapan Chao juga membalas.


" Slash! Weapon Explosion,"

__ADS_1


-100


Boom!


Setelah pedangnya menebas Javelin Thrower, pedangnya bereaksi menghasilkan ledakan kecil pada bahu Javelin Thrower. Hal ini menambah rasa sakit dari luka tebasan miliknya yang diledakkan. Dari ini pula dia tahu bahwa Chao merupakan Enchanter, itu berarti Chao tadi mencoba menyalin skill miliknya menjadi sebuah Enchant dan berhasil.


"Bisa tidak kau pergi dari sini. Kau mengganggu pertarungan orang saja," ucap Javelin Thrower kesal


"Aku kesini hanya karena skill kalian menarik itu saja," balas Chao enteng


Chao menggunakan Health Potion setelah efek Bleeding berakhir, setelah itu dia pergi dari sini. Iza melihat bahwa pasukan garis depan yang tertahan tadi sudah kembali ke barisannya, memang ada beberapa yang tewas. Dia memulai rantai komando kembali. Tanker kembali merapat dan meletakkan perisai di depan tubuh demi menahan serangan gada Night Goblin. Lontaran sihir Lightning dan Water meluncur cepat menuju Night Goblin.


[Efek Wet terpicu! Berlaku sampai tubuh kering]


Berkat serangan sihir Water yang membuat mereka basah dan sihir Lightning sesudahnya membuat mereka tersetrum dan lumpuh sementara. Demi memanfaatkan hal tersebut para pemanah melepaskan skill Arrow Rain.


Hujan panah berhasil menembus tubuh Night Goblin, beberapa langsung mati setelah panahnya menancap dalam di kepala target.


Para pemain dengan class Javelin Thrower melemparkan lembing mereka dengan skill Thrower, hujan lembing besi berhasil membunuh banyak monster itu. Untuk Night Goblin aman untuk konfrontasi langsung karena mereka hanya menggunakan senjata tunggal dan bisa diatasi dengan kerjasama yang baik. Namun hal tersebut tidak bisa digunakan untuk melawan Black Goblin, hal ini disebabkan karena mereka menggunakan persenjataan berat yang tidak bisa dilawan secara langsung. Misalnya saja serangan batu Onager, hanya bisa ditahan dengan sekuat tenaga oleh Tanker.


Langit memperlihatkan semburat merah redup yang menandakan matahari akan terbit. Para Night Goblin langsung mundur walaupun mereka hampir menghancurkan tembok kelima. Rumor mengatakan bahwa Night Goblin hanya bisa menyerang di malam hari, sedangkan di siang hari mereka hanya akan tinggal di tempat gelap karena memiliki kelemahan cahaya.

__ADS_1


Sejenak pasukan pembela kota Vayoca menarik nafas lega setelah lawannya mundur. Chao kembali ke menara panah tempat Party Orla bersembunyi. Chao melihat bahwa semua anggota party Orla mengalami kelelahan ekstrim yang disebabkan pertempuran mereka. Chao memilih log out sebentar.


Kapsul terbuka secara otomatis, Rein keluar dari sana dengan banyak keringat di tubuhnya. Saat melihat jam dia baru tahu kalau dia telah bermain selama 1 jam, namun apa yang dia rasakan adalah sehari bermain.


"Akselerasi waktu di game ini sangat mengagumkan. Apabila game lain masih menerapkan perbandingan yang lama maka yang ini berbeda," ucapnya kagum


Emperor Online menerapkan perbandingan 1:20, 1 jam dunia nyata sama dengan sehari di dunia Emperor Online. Game VR lain masih menerapkan 4:24 atau 8:24. Rein turun ke bawah melalui tangga, saat sampai dia membuka kulkas dan mengambil sebutir telur, selada dan dua buah roti tawar.


Rein menuju dapur. Di sini dia mengambil teflon, memanaskannya dengan tambahan sedikit mentega di atasnya. Setelah panas dia memecahkan telur dan memasaknya hingga matang. Roti di bawah lanjut satu selada, di atasnya sebuah telur ceplok lalu selada lagi, ditutup dengan roti tawar. Seharusnya ada tomat dan mayones atau yang lain, tapi dia sedang malas.


Sementara itu...


Seluruh pasukan pemain sudah ditarik mundur ke dekat gerbang tembok keempat, bagian tembok kelima sudah hancur berikut dengan gerbangnya. Hal ini hanya terjadi di arah timur Kota Vayoca saja, sedang di tempat lain masih lima lapis temboknya. Masih dengan cara yang sama, Tanker terletak di garis terdepan dan disusul dengan Warrior, Spearman, Javelin Thrower dan yang lainnya. Untuk Archer dan Mage serta yang lain dipindahkan ke bagian atas tembok dan menara panah, kecuali para Healer yang tetap di bawah bersama pasukan garis depan. Para Npc masih di tempatnya dengan perbedaan adanya senjata baru disana yang mana tampak seperti peluncur roket.


Party Orla masih di atas menara, mereka belum ada niat untuk turun. Seorang Player Assasin diutus ke depan sebagai pengintai, tidak hanya Player para prajurit dan penjaga gerbang juga mengirim perwakilan mereka. Banyak pemimpin pasukan yang masih penasaran apakah musuh akan datang lagi atau semua telah selesai.


***


Player dengan class Assasin terlihat bergerak di tanah yang lapang, tidak lama setelahnya dia berbelok menuju hutan. Dia tidak sendiri, orang seperti dirinya dari pihak Player ada lebih kurang 5 orang termasuk dirinya. Dia melompat ke sebuah pohon, berdiam disana dan menunggu sesuatu. Yang lain tetap maju menuju titik jaga yang lebih jauh. Dia sendiri memegang sebuah belati demi keamanan dan telah memasuki mode Stealth.


Pemain Assasin lain masih maju, kebanyakan bersembunyi di atas dahan pohon. 2 yang tersisa memasang jebakan di sepanjang jalan. Bentuk jebakan yang mereka buat berupa lubang di tanah dengan Earth Spike di dalamnya, terlihat seperti tanah biasa dari atas. 2 orang yang tersisa ini bersembunyi dalam semak dekat pohon dan di dalam tanah. Yang bisa di dalam tanah itu juga merupakan Mage elemen tanah, yang mana berarti skill manipulasi tanah.

__ADS_1


Assasin yang di dalam tanah itu tidak berdiam diri saja, dia bergerak di dalam tanah lurus ke depan. Setelah itu dia bergerak ke kiri. Tiba-tiba terdengar sesuatu yang mencurigakan.


Bersambung...


__ADS_2