Emperor Online

Emperor Online
BAB 13: Pasukan Pemain V


__ADS_3

"Terus maju! Hancurkan semua musuh!" teriak Komandan Tulkenia


Tanker berusaha keras maju sekaligus mempertahankan Barrier agar dapat menghancurkan artileri lawan. Iza memerintahkan class seperti Warrior dan lainnya kembali maju kecuali Spearman dan Javelin Thrower, hal ini dimaksudkan agar kejadian terjebak tidak terulang kembali. Warrior Greatsword dan Hammer membuat banyak kelompok untuk menghadapi Black Goblin.


Axeman maju paling cepat walaupun punya kapak raksasa. Puluhan Axeman menyerbu Black Goblin pengguna perisai, mereka menyerang kaki dan tangan lawan dengan tebasan kapak. Black Goblin mulai terganggu dalam mempertahankan perisainya, tipe ini hanya punya Shortsword sebagai senjata.


Kelompok Warrior berhasil melewati Black Goblin pengguna perisai, membunuh operatornya satu persatu dengan cara keroyokan. Namun hal ini kurang berpengaruh karena jumlah operator meriam masih banyak.


Para Healer sibuk merapal mantra Heal agar korban tidak berjatuhan terlalu banyak. Writer mengirimkan banyak debuff pada Black Goblin supaya kemampuan tempur mereka berkurang. Saat pasukan pemain tadi keluar gerbang dibuka sebentar, sekarang sudah tertutup kembali dengan rapat. Prajurit Npc masih meluncurkan Roket Mana jarak jauh, menghancurkan banyak Onager dan Ballista di barisan depan lawan. Meriam musuh masih relatif aman karena jaraknya cukup jauh dari garis depan.


Black Goblin memusatkan serangan pada gerbang kota, bola besi berlapis api terbang menghantam gerbang. Ballista masih berusaha mencabut nyawa dan Onager berusaha menghancurkan Tanker pemain agar cepat mati. Ranger juga tidak tinggal diam, mereka berdiri di atas gerbang meluncurkan bom Mana menggunakan meriam bahu miliknya agar serangan menjauh. Ledakan bom bermunculan di banyak tempat membunuh Black Goblin operator meriam berikut dengan meriamnya.


Komandan pertahanan sektor timur datang membawa personil Ranger tambahan dengan bom Mana serta Mana Rifle. Gerbang kota diblokir menggunakan kunci dari dalam. Black Goblin menarik mundur semua operator meriam ke belakang agar meriamnya utuh. Onager masih ada di tempat meluncurkan proyektil agar prajurit berkurang cepat menurut harapan mereka. Ballista kini dialihkan menjadi pencabut nyawa pemain yang berada di luar. Tanker berhasil ditumbangkan dengan menghancurkan perisainya dengan bola besi, tombak kini menghiasi sekujur tubuh Tanker sehingga membuatnya mati.


"Menyebar!" teriak Iza


Tanker sudah habis sepenuhnya, kubah biru alias Barrier sudah hilang. Healer akan jadi sasaran empuk, di sekeliling Healer sudah berdiri Mage dan Writer untuk menjaganya. Bomber bergerak menuju sayap kanan pasukan dan menghilang di hutan. Swordsman sudah mati oleh hujan Ballista tanpa menyisakan sedikit pun dari mereka.


***


Bomber di pimpin oleh Komandan ketiga yakni, Jaloky. Jaloky sengaja menembaki Black Goblin agar perhatian mereka teralihkan, sementara itu Bomber memasang bom di semua meriam baik itu bom Mana atau Bom gas beracun. Usai penembakan Jaloky memerintahkan agar mereka mundur menjauh. Setelah agak jauh semua Bomber mengaktifkan bom mereka, sebuah jamur tercipta setelah bom Mana meledak bersamaan. Operator meriam banyak mati karena gas beracun disertai api dari ledakan bom Mana.

__ADS_1


Black Goblin terkejut karena adanya serangan dari belakang membuat mereka lengah sebentar, akibatnya mereka dihantam banyak bom Mana dari Ranger serta Roket yang membuat barisan depan hancur total. Para Warrior masih mengurangi pasukan tempur Black Goblin yang mana sama-sama pengguna Greatsword. Fighter muncul dari sayap kiri mengirimkan luka fisik pada Archer Black Goblin, beberapa langsung mati setelah dihantam secara bersamaan. Gunner menembak secara bersamaan pada satu titik yaitu pemimpin musuh atas perintah Hafibaz, komandan keempat. Dengan begini serangan empat arah menjepit pasukan lawan, harapannya pasukan ini musnah dengan cepat.


Pemimpin musuh dengan mudah menghancurkan semua peluru Gunner yang mencoba membunuhnya. Tingginya tiga meter, senjatanya Greatsword dan busur. Dia menarik sebuah panah, setelah tertahan sebentar panahnya diluncurkan ke arah Gunner. Mengerikan, panah itu menghasilkan ledakan saat menyentuh tanah dan membunuh beberapa Gunner. Hafibaz saat ini bersama Fighter lain memusnahkan Archer Black Goblin sampai bersih, setelah itu pasukannya bergerak ke arah timur laut dengan tujuan ke gerbang utara. Jaloky masih memimpin pasukannya menanam dan melemparkan bom ke arah operator meriam dan Ballista.


Pemimpin musuh bergerak dengan cepat, memusnahkan semua penghalangnya. Saat bertemu dengan Gunner dia menebaskan pedangnya secara horizontal, membunuh semuanya tanpa tersisa. Panjang Greatsword nya 7 meter dan saat menyerang tadi sudah dilapisi elemen Dark yang menambah jarak serangnya. Dia kembali bergerak menuju Archer, saat berjarak 2 meter dari mereka dia melepaskan sebuah panah.


"Fold Explosion Arrow!" Panahnya meluncur, saat hampir sampai panahnya mengganda menjadi 2.


Syuu!


Sebelum panah menyentuh tanah, panah balasan juga diluncurkan oleh Archer yang tersisa.


Boom!


Satu panah melawan puluhan panah. Hasilnya mengejutkan, panah dari pemimpin musuh dengan mudah menghancurkan semua panah Archer walau memang kecepatannya berkurang. Dua panah dari Black Goblin itu berhasil mendarat di tubuh pemain berclass Archer itu, membunuhnya lalu bergerak kembali saat sampai barisan itu habis. Dua panah berhasil membunuh 10 Archer, panahnya terus bergerak lalu menancap di tembok kota. Archer tersisa secara mengejutkan juga mengeluarkan senjata mereka yang lain, ternyata mereka juga punya class Warrior. Sepuluh Greatsword berhadapan dengan satu Greatsword.


Tang!Tang!Tang!


Semua Greatsword bertabrakan dengan senjata yang sama dari lawannya. Para Archer terlempar ke belakang sejauh lima sampai delapan meter. Celah terbuka, Black Goblin melepaskan skill nya tanpa banyak gangguan.


"Death Slash!"

__ADS_1


Sebuah gelombang melengkung pedang gelap meluncur menuju Archer. Ada dua orang yang berusaha menahannya, malangnya kedua orang itu mati dengan tubuh terbelah dua. Pemain lain hanya kehilangan kepala mereka, rasa sakitnya cuma sebentar. Intinya mereka mati. Iza yang melihat hal itu ingin maju mengatasi dia, namun Tulkenia mencegahnya. Tulkenia maju duluan berusaha mengatasi lawan meresahkan itu.


Tulkenia berhadapan langsung dengan lawannya, sempat terpikir olehnya menggunakan kuda karena class nya Horseman. Untungnya dia punya class lain yakni Mage elemen Angin. Dia menggenggam erat Staff miliknya dan berusaha mengamati level musuhnya.


[Black Goblin Commander (☆☆☆☆☆☆☆☆☆) Epic


Element: Dark


Lvl: 390


Hp: 26.000/26.000 Mp: 13.000/13.000


Mini Boss]


Paket komplit ini. Monster tingkat Epic yang dikategorikan sebagai Mini Boss yang pastinya memiliki sebuah skill unik atau spesial. Apalagi dia Commander, hal ini menyebabkan dia bisa mengatur dan memerintah pasukan.


"Menghadapi monster tingkat Rare saja sudah sulit apalagi tingkat Epic, yang benar saja," gerutu Tulkenia


Secara level Black Goblin Commander mempunyai level yang jauh lebih kuat daripada orang terkuat di kota ini yakni Viscount Edward von Carrison yang mana berlevel 301, kekuatan sang Viscount hanya setara dengan monster Epic awal. Black Goblin ini juga hampir mencapai tingkat Soldier yang mana berlevel 401-an ke atas. Bila dibandingkan dengan Tulkenia yang berlevel 70-an jelas sangat berbeda jauh, kekuatannya hanya bisa mengimbangi monster tingkat Common bintang 7 sampai bintang 8 dari jarak dekat. Apalagi 4 komandan pemain semuanya berlevel 70-an.


Satu-satunya harapan adalah bantuan langsung dari para prajurit Npc, Ranger serta sang Viscount sendiri. Level mereka lebih baik secara individu dibandingkan para pemain, kecuali mereka menjadikan pemain sebagai perisai daging.

__ADS_1


__ADS_2