Emperor Online

Emperor Online
BAB 8: Mempertahankan Kota


__ADS_3

Hani terlena sebentar sebelum sadar apa tugasnya tadi.


"Oh ya, tugasku."


Hani menutup pintu menara dan mencari sesuatu yang bisa menahan pintu apabila diterobos. Dan ia menemukannya, sebuah batu besar. Tanpa bersusah payah ia mendorong batu itu ke arah pintu karena poin Str yang dimilikinya cukup baik.


"Nah selesai." ucapnya sambil menepuk kedua tangannya.


"Sebaiknya aku langsung ke atas." Hani berjalan kembali ke atas lewat tangga berputar tadi.


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎


"Nela apa kau tahu tujuan umum membentuk sebuah party? " tanya Chao


"Ya, aku tahu. Party dibuat dengan tujuan menaikkan level atau melawan makhluk yang cukup kuat bila dilawan sendiri." jawab Nela merasa aneh dengan pertanyaan Chao.


"Apa party kita melakukan hal itu?" tanya Chao balik


"Kurasa tidak keduanya." sahut Fa ragu


"Yah kita lebih seperti ayam yang takut musang. Melindungi diri dari Black Goblin di menara ini karena takut mati dan level turun." timpal Hani setelah datang dari bawah.


"Aku lelah. Lebih baik gantian jaga saja di sini aku ingin istirahat dulu." kata Termia sambil menguap.


"Ya ya terserah kamu." balas Fa kesal karena ia juga lelah.


"Aku dan Hani saja yang jaga, oke tidak ada penolakan." saran Chao yang dijawab dengan anggukan oleh ketiganya.


Suasana sedikit hening di menara, tapi tidak dibawah sana. Pertarungan masih berlanjut dengan korban di pihak penyerang lebih banyak. Tapi setelah itu sebuah hal aneh terjadi dan Chao memberitahu hal tersebut pada Hani.


"Hani apa kau tidak melihat ada hal yang aneh disana."


"Aneh apanya?" tanya Hani


"Ya.. itu serangan prajurit lebih banyak meleset sekarang."


"Mungkin mereka lelah seperti kita." balas Hani malas


"Ya mana mungkinlah semua prajurit lelah secara bersamaan." kata Chao sedikit kesal


"Hanya satu jawaban yang cocok untuk ini, yaitu mereka terkena ilusi." jawab Hani lagi


"Jadi apa kau bosan?" tanya Chao


"Ya sangaaat bosan, apa kau ada saran?" balas Hani


"Ada, coba kau fokuskan pandanganmu pada salah satu Night Goblin disana." ucap Chao dengan tersenyum


"Oke, saranmu tidak buruk." kata Hani


Hani memfokuskan matanya pada Night Goblin yang paling besar, dia melempar batu pada tembok kota. Sekitar satu menit Hani melakukannya dan hasilnya...


[Selamat! Anda telah membuka salah satu skill bawaan, yaitu Focus.]


[Skill Wafting


Focus

__ADS_1


Membuat pengguna mampu melihat sesuatu dalam jarak yang jauh.


Duration: -


Range: 2,5 km


Mana cost: 1/detik


Cooldown: - ]


"Wah! Skill ini berguna sekali untukku. Terimakasih atas sarannya Chao." ucap Hani sambil tersenyum


"Yah sama-sama." balas Chao senang


"Kalau begitu bagaimana jika kita menjadi penembak jitu? Pemula tapi, hehehe."


"Oke,"


"Fire Bullet!" Hani mengarahkan senapan yang ia punya ke arah target barunya


"Acceleration!" tambah Hani.


Sebenarnya Chao sudah memiliki skill itu tadi saat ia melamun sambil melihat serangan Night Goblin. Peluru Hani yang telah dilapisi dengan api mempercepat gerakannya ke arah lawan dengan cepat.


-2000 critical


"Wah! Tepat sasaran. " peluru itu masuk kedalam bahu Night Goblin dengan sempurna.


"Kalau begitu coba kau bidik kepalanya."


"Siap!" balas Hani semangat


- 10.000 critical


[Efek Bleeding terpicu! Hp berkurang sebanyak 300/detik.]


[Efek Stun terpicu! Target akan kaku selama 2,5 detik.]


"Keren, kedua debuff muncul bersamaan. Lagi! Soil Bullet! Acceleration! " Hani menembak lagi dengan peluru elemen tanah,biasanya digunakan untuk menembus pertahanan.


-10.000 critical


[Efek Bleeding terpicu! Hp berkurang sebanyak 1.000/detik.]


"Sekarang mari kita tunggu ia mati sendiri." saran Chao


"Oke" Hani menunggu selama 30 detik dan damagenya terus bertambah


-39.000


[Anda telah membunuh Night Goblin!]


Level Up!


Level Up!


Level Up!

__ADS_1


...


Seluruh anggota party Orla naik level sebanyak 20 kali, dengan level Chao sekitar 75 dan Hani 40 karena ia yang membunuhnya.


[Anda mendapatkan Necklace of Illusion!]


[Anda telah mendapatkan 2 silver!]


[Necklace of Illusion ( Uncommon Rank)


Required:Lvl 115,Str 10,Def 10, Int 300.


Skill Active 1


Durability: 250]


[Skill Active


Illusion


Menciptakan ilusi tingkat rendah sampai tinggi.


Damage: 100


Duration: 4 menit


Mana cost: 500/menit


Cooldown: 50 detik]


Chao pun membangunkan 3 rekannya dan mengajak mereka melakukan hal yang sama seperti ia lakukan dengan Hani. Mereka mirip penembak jitu sekarang. Total dari serangan yang diluncurkan party Orla telah membunuh 5 Night Goblin dengan level 200-203. Ini menghasilkan Exp dalam jumlah banyak dan menaikkan level party Orla sebanyak 20 level. Tembok dan gerbang kota masih kokoh saat ini walaupun ada sedikit retakan di gerbangnya, maklum gerbang ini adalah gerbang kayu jadi tidak sekuat gerbang batu atau gerbang besi. Walaupun hanya gerbang kayu, tapi kayunya termasuk kayu yang kokoh. Jadi kalau Night Goblin berhasil membuat retakan, maka kesimpulannya hanyalah mereka saja yang kuat.


"Semoga bantuan datang, aku sudah lelah ditambah Mp milikku sudah sekarat." keluh Chao


"Um aku setuju." balas Hani


"Kapan mereka akan berhenti menyerang sih? Apa monster itu nggak punya rasa lelah?" tanya Nela


"Sebaiknya kalian diam saja daripada mengomel tidak jelas disitu." sahut Fa, ia sedang sibuk menembaki Night Goblin dari sana dengan Assault.


Tiba-tiba Night Goblin mundur dan melakukan sesuatu secara serentak. Tak lama setelahnya mereka berlari ke tembok kota sambil memegang gadanya masing-masing, saat sampai mereka langsung memukul tembok kota.


BAAAMMM! BOOOM! BAAAMMM!


Tembok kota bagian luar berhasil dijebol dan menciptakan lubang sebesar 7 meter karena hantaman 200 Night Goblin sekaligus. Kota ini memiliki 5 tembok kota dengan ketebalan 1,5 per dindingnya, tinggi 8 m dan lebar 2 m, serta panjang 15 m. Semuanya terbuat dari besi, kecuali gerbangnya.


Dengan jebolnya dinding kota, walaupun masih tembok terluar alias kelima tetap menimbulkan kepanikan sebab lawan mereka ada ribuan. Tepatnya jumlah penyerang malam ini sekitar 3.000, mereka menjebolnya dengan 200 prajurit saja. Bahkan 200 Night Goblin tadi masih semangat menghantamkan gada miliknya ke banyak bagian dinding dan menimbulkan retakan besar. Komandan kota Vayoca menurunkan pasukan dadakan dari para pemain class garis depan, jumlahnya 5.000 pemain dengan seperempatnya berlevel 40-70, 1.250 tepatnya pemain berlevel 'tinggi' ini. Sebagian besar Warrior palu dan sebagian kecil warrior pedang besar, ada juga para Tanker dengan jumlah cukup, serta pemain dengan class lain. Di belakang barisan terdapat pemain jarak jauh seperti Archer, Mage, Gunner, dan pemain yang mendapat senjata dari prajurit kota. Party Orla tidak termasuk kedalam pasukan ini, sebab mereka sudah sekarat saat pasukan ini dibentuk.


"Seraaanggg!" teriak pemimpin dari pasukan ini, ia seorang Axeman dan pengguna Kapak Perang, sedangkan di sampingnya merupakan rekannya seorang Warrior pengguna Palu Perang.


"Hooooraaaaa!!!"


Wilayah yang diserang ini berada di gerbang Timur yang mana berbatasan langsung dengan Holy Forest Empire, dimana di jalur ini ada beberapa kota kecil Sub ras Goblin di hutan belantara. Ada banyak desa kecil dan 2 desa besar di jalur ini yang juga merupakan wilayah kota Vayoca juga.


Catatan Penulis:


Bagaimana bab kali readers? Apakah ada yang kurang atau berlebihan. Kalau ada yang kurang bisa diberitahu di kolom komentar.

__ADS_1


Oh ya kalian ada saran nggak? Cuma nanya aja sih, tapi kalau ada ya bagus malah.


Kali ini akan saya usahakan upload 1 minggu sekali, kalau tidak bisa ya setiap 2 minggu sekali. Serius bosan deh kalau sekali sebulan, anggap saja melawan rasa malas menulis dan update.


__ADS_2