
Hari sudah semakin pagi..
"ehmn a..aduh kenapa aku tak bisa bergerak'batin Xiang sambil sedikit demi sedikit membuka matanya..
saat Xiang membuka matanya ,tubuh Xiang langsung merasakan pusing yang luar biasa ..
"shhh aduh " saat Xiang mencoba bangun
"istriku apakah masih sakit??" kata pangeran ketiga dengan suara khas orang bangun rambut yang terurai, hanfu yang terlepas membuat pangeran ketiga yang kini bertelanjang dada semakin tampan
"ehmn iya ..t...tak apa-apa " kata Xiang sambil menatap tubu pangeran Yanlei..
"istriku apakah kau sesuka itu dengan tubuhku?" goda Yanlei dengan senyuman mesum..,lalu mendekatkan dirinya ke xiang
"deg..deg..deg "ahhh"
Xiang yang malu dan berdebar langsung melarikan dirinya tetapi tangannya berhasil ditangkap Yanlei
"istriku aku sudah melayanimu kan kemarin sekarang giliran istriku' kata Yanlei memeluk Xiang yang membuat jantungnya semakin berdebar juga muka Semerah tomat..
"b..ba..baiklah Zhi-zi mau ku layani a..apa?" kata Xiang melepaskan pelukan Yanlei
"layani aku mandi' tanpa mendengar persetujuan dari Xiang pangeran ketiga langsung masuk ke kamar mandi dan kedalam bak yang sudah berisi air hangat..
saat Xiang masuk dia sudah melihat pangeran ketiga mau duduk di dalam bak dengan hanya memakai kain kecil sebagai handuk dipinggang sampai betis juga hanfu yang berwarna merah yang menggantung di pundaknya
*nihh author kasi bonus🍀
deg..deg 'tunggu kenapa aku ikut berdebar bukankah aku sudah biasa dilayani pelayan?' batin Yanlei yang meilahat Xiang masih berdiri malu-malu.
"b..baiklah sekarang duduk!" perintah Xiang lalu dia mengambil keranjang berisi bunga dan menaburkannya ke bak mandi..
saat Xiang menaburkan bunga itu tangannya ditarik oleh pangeran ketiga hingga Xiang terjatuh kedalam bak mandi sekarang ia sudah berada di pangkuan pangeran Yanlei..
"deg..deg apa yang telah aku lakukan kenapa aku menariknya" batin Yanlei merasakan jantungnya yang berdetak kencang..
"aduh sakit! kata Xiang meraba luka dikepalanya yang sudah basa terkena cipratan air
saat Xiang terbangun cadarnya terlepas dan jatuh kedalam air..
__ADS_1
note: jadi guys selama di kediaman pangeran Xiang terus makai cadar begitu juga pas dia tidur,tapi dia gak tau sewaktu di kiss sama pangeran cadarnya udah lepas ,dan pas dia tidur lagi pangeran makein Xiang cadarnya biar gak curiga,
"ahh maaf!!" teriak Xiang berlari keluar
Yanlei menyusul istrinya dia memakai hanfu biru muda tipis ..lalu segera keluar
"kenapa kau berlari istriku?" kata Yanlei kawathir
"mukaku sangat buruk aku takut menakutimu" kata Xiang memakai selimut untuk menutupi dirinya serta mukanya yang sudah basah..
"huhh sejelek atau secantik apapun istriku kamu tetaplah istriku " kata pangeran ketiga duduk di pinggir ranjang..
Yanlei lalu mengambil pisau buah yang ada dimeja lalu mengiris sedikit pipinya hingga berdarah..
"Apa yang kau Lakukan!!" teriak Xiang mengambil pisau itu lalu membuangnya ,dia merobek sedikit hanfunya lalu mengelap darah yang ada di pipi Yanlei..
"a..aku melakukannya agar wajahku juga jelek jadi aku bisa merasakan apa yang istriku rasakan..'gumam Yanlei tapi masih bisa di dengar jelas oleh Xiang
"hiks..bodoh!! "kata Xiang dia tak sadar bahwa air mata sudah membasahi pipinya ..
"jangan menangis !" kata Yanlei sambil memeluk Xiang seketika
"kenapa kau mengangis bodoh! apakah aku terlihat akan mati?' batin Yanlei
"wahh istriku hebat sekali cup' Yanlei mengecup bibir Xiang..
"Xiang hanya tersenyum smirk lalu mencium dalam-dalam bibir Yanlei..
"heh istriku ganas sekali~" gumam Yanlei juga ikut membalas ciumannya
Xiang menyudahinya karena merasa sesak lalu dia ,segera memakai hanfu laki-laki nya ,beranjak keluar dari jendela..
"aku pergi dulu ,Mei lan pasti mencari ku, sampai jumpa aku mencintaimu..kata Xiang beranjak pergi melompat menggunakan qingqong nya..
"semoga perkataan itu sungguh-sungguh aku juga mencintaimu" kata Yanlei melihat Xiang pergi
sementara itu di perjalanan Xiang tak bisa fokus memikirkan apa yang dia katakan..
"uhh kenapa aku jujur sekali!" tapi, aku memang mencintainya sudahlah..'
kata xiang malu akan apa yang dia bicarakan
__ADS_1
"sepertinya aku boleh menunjukan wajahku kepadanya"batin Xiang tersenyum kecil lalu melanjutkan perjalanan..
Sesampainya di istana dingin~
saat Xiang masuk melewati tembok Xiang melihat para prajurit sudah berkurang menyisakan dua prajurit yang berjaga malas,
saat Xiang masuk kekamarnya dia melihat Mei lan yang sedang duduk di kursi sambil mengelus-elus red bergantian dengan Jufeng..
"Aku pulang!" bagaimana apakah lan-lan sudah makan?? kata xiang menghampiri mereka ..
red lalu terbang ke pundak Xiang sambil menggesek-gesekkan kepalanya ke rambut Xiang..
"nonaku seharusnya nonaku memanjakan aku seperti Mei lan memanjakan jufeng !" telepati red'
"heh itu kalau aku ada waktu ,aku sangat sibuk tau kau kembalilah..
red langsung terbang keluar sama seperti kemarin dia merubah dirinya menjadi kepik lalu masuk ke kalung dimensi
"xi'er mati makan dulu, kenapa kepalamu terbalut apakah kau terluka?!' kata Mei lan sontak berdiri menghampiri Xiang
"hanya tergores dahan pohon saja lan-lan ,aku tak apa, ayo aku sudah lapar'rengek Xiang ..
"haha baiklah ayo makan ,,
mereka makan dengan lahap diiringi perbincangan hangat
"xi'er dua Minggu lagi adalah hari pertunangan Kim Zien dengan putra mahkota ,apakah kau akan datang?" tanya Mei lan
"tentu rasanya pertunjukan menarik akan datang hehe.. kata Xiang sambil tersenyum smirk
-
-
-
-
-
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa ,like, Coment, juga vote karya author terimakasih😘💕💕