
"urus dirimu sendiri ,ini makanlah buah selagi menunggu" ucap Xie Xie melempar beberapa apel dengan raut wajah datar
"ohh anak ini punya bakat ,hanya perlu diasah" gumam Gong yu tersenyum
setelah itu Xie Xie berlari kecil menyusul Xiang ,entah kenapa dia suka perasaan hangat ketika berada di dekat Xiang ,mungkin karna Xiang penyelamat baginya?
"siall mana topengnya!?" oceh Gong yu mencari-cari topeng penyamaran miliknya itu
swosshh*
"Tuan!!! a..apa tuan terluka parah?! Mohon hukum hamba sebesar-besarnya karena sudah lalai menjaga tuan !!" teriak Jack muncul secepat kilat
alasan kenapa Jack tidak menolong bahkan menemani Gong yu atau Yanlei ,karena Yanlei sendiri yang membuat dia tetap berada di istana dengan iming-iming akan mengirim sinyal bantuan jika berada dalam bahaya
Jack hanya bisa pasrah ,dan berdiam diri di Istana sambil memikirkan strategi yang pas agar bisa mengalahkan Kerajaan Wei
tetapi dari awal Yanlei memutus sinyal penghubung itu hingga Jack kesulitan melacak keberadaan Yanlei dan baru menemukannya pagi ini ketika Yanlei membuka sinyal nya kembali
"Yang mulia , kerajaan Wei menyerang secara mendadak ,sepertinya mereka melanggar janji" ucap Jack
"hoo sepertinya mereka ingin mati lebih cepat ,maka kita harus membantu mereka mewujudkannya " ucap Yanlei sambil tersenyum smirk
Disisi lainnya Xiang dan Xie Xie yang sedang memetik buah dan memburu beberapa hewan untuk makan nanti
"kak apa kau sudah dengar? menurut rumor kerajaan Wei akan menyerang kerajaan Mawar hitam' yang terkenal kuat itu!!" kata Xie Xie dengan mata berbinar-binar
"sepertinya anak ini menyukai status kerajaan Mawar hitam' sehebat apa pemimpin mereka ya?" batin Xiang berpikir
"wahhh benarkah? lalu begitu sebagai hadiah ,aku akan membawamu kesana " balas Xiang tersenyum ,dipikirannya seperti akan terjadi sesuatu yang seru
"ayoo-ayoo!! kita harus mengajak laki-laki itu , baiklah aku akan mengemas bekal untuk perjalanan!" balas Xie Xie semangat
"tidak usah " Xiang memicingkan matanya lalu tersenyum *glekk perasaan Xie Xie langsung buruk seketika melihat raut wajah Xiang yang terlihat menakutkan dimatanya
Sringgg*Bommmm!
"Hilang!? mereka hilang !!" ucap para perampok yang sudah bersiap menyerang dari atas pohon
"siall hufttt setidaknya mereka meninggalkan beberapa daging rusa untuk kita haha" ucap para perampok itu senang
Woshhhh*
"uhukk uhuk ,k-kita dimana ?!" ucap Xie Xie bingung , seingatnya dia masih berada di hutan 1 detik yang lalu
"lihat bukankah kemampuan ku sangat hebat hoho" bangga Xiang
Mereka muncul di atas pohon di tengah gurun hitam yang dekat dengan perbatasan kerajaan Mawar hitam'
"Lalu? nasib kakak laki-laki itu bagaimana?" tanya Xie Xie kepada Xiang ,dia sepertinya sudah bisa menghapus sedikit rasa syok nya
"ahh dia tak akan mati , percaya pada kakakmu ini" kata Xiang tambah sombong
Dughhh dukk bam bamm*
Suara seperti ratusan kuda yang berlarian berjalan dari arah barat
Gurun yang tadinya masih bersih sampai terlihat bekas -bekas tengkorak sekarang menjadi gersang tertutup debu
"kakk apa yang terjadi?!" panik Xie Xie
"sudah kuduga! mereka menyerang lebih awal ,hoo sungguh licik tapi aku tak suka ada orang licik selain diriku" ucap Xiang dingin
"Xie Xie sepertinya aku akan..."
swosshh
Kata-kata Xiang terpotong
__ADS_1
Dia dan Xie Xie dikejutkan dengan kibasan pedang yang menghilangkan debu dalam satu tebas
kuda kuda yang berlarian penuh semangat sekarang diam ketakutan tak mau bergerak maju bahkan mereka memilih diam walau dicambuk berkali-kali
"hoo seenaknya sendiri memulai perang dengan persiapan matang tanpa memberi tahu lawan adalah tindakan pengecut raja Wei" ucap wanita kecil itu berdiri jauh di depan prajurit kerajaan Wei
"ayo kita mulai permainan nya~" ucapnya
"s..sial kekuatan macam apa itu?!" keluhh raja Wei walau kakinya bergetar hebat tapi dia masih percaya diri dengan kemampuan para prajurit dan sokongan-sokongan dari kerajaan lain
"apa kau calon selir' ku?" jawab raja Wei tersenyum menjijikan
"sudah mau mati masih membuat orang mual saja" ucap Xiang dari atas pohon
"apa dia ratu itu?"
"setahuku ratu mereka mempunyai tato tapi aku tak tau di bagian mana" ucap Xie Xie
~
"heii kenapa kau diam saja? kita akan menghabiskan malam yang panjang nanti sayangku" slrupp* Raja Wei sepertinya kurang puas karna merasa tidak dianggap oleh gadis itu
"kau tak pantas bertatap langsung dengan Ratuku"
*Bommm* buaghh*
serangan ganas yang Mei lan luncurkan berhasil melumpuhkan sebagian besar pasukan
"Mulai* smirk Mei lan
**sringgg Tanggg tangg
"Argghhhh tolong**!!!" terdengar banyak teriakan putus asa dari prajurit yang terkena serangan Mei lan
"jendral apa kita boleh membantu?" ucap para prajurit terlihat bersemangat , sepertinya ini perang pertama mereka sebagai junior
"baiklah~baiklaah kalian serang para pasukan prajurit dari kerajaan Wang " ucap Qin ruo
Para prajurit beraksi secepat bayangan dalam beberapa menit mereka berhasil melumpuhkan musuh dengan racun berbahaya di setiap pedang ,pisau mereka
*doorrr Dorrr
Qin ruo mulai membantu menggunakan Pistol miliknya ,pistol itu adalah salah satu senjata yang di buat Xiang dulu ,dia mau menggunakan pistol sebagai senjata utama sayangnya tragedi hilang ingatan itu terjadi sebelum dia memperkenalkan pistol ke para prajurit nya
"s..senjata apa itu?! sial Serang!!!"
Tak mau kalah Raja Wei menyuruh para prajurit yang tersisa menembakan panah api
"semuanya hati-hati~ aku tak mau mengorbankan banyak ramuan obat untuk kalian nanti" ucap Mei lan bertelepati terhadap prajurit nya
~
"Yang mulai sepertinya kita terlambat ,permainan nya sudah dimulai" ucap Jack berada di belakang Yanlei ,mereka berada di tebing tepat diatas peperangan terjadi
"bukankah ada yang aneh? kerajaan Wei menyerang meski tau mereka akan kalah "pikir Yanlei
"hmm iya itu sangat aneh, lebih aneh lagi kau muncul tiba-tiba bersama pria tampan di belakang mu bukankah kau terluka?" ucap Xiang
"ughhh perutku sakit!! seperti nya lukanya terbuka lagi" kata Yanlei tiba-tiba berakting lemas
Bughh* "heii jangan coba-coba membohongi ku" geram Xiang menonjok bagian luka tepat di perut Yanlei
"tapi benar ,itu terlalu aneh!!! apa mereka sudah menyiapkan sesuatu yang bisa mengalahkan Kerajaan Mawar hitam'?" pikir Xiang
dirinya sangat tak asing dengan wanita yang memimpin perang itu "ahh wanita yang menculikku waktu itu!!" pikirnya setelah melihat Mei lan
"dia kelihatan lebih imut ketika sedang berpikir ,pftt" batin Yanlei menahan sakit akibat tonjokan Xiang
__ADS_1
"jangan lupakan aku TvT!!" batin Jack menjadi nyamuk disana bersama Xie Xie yang hanya diam menyaksikan kehebatan kerajaan favoritnya
*kwakkk kwakkk
Burung gagak bertebaran di atas langit mereka seperti memberitahu bahwa ada bahaya yang akan datang
dughh Dughh Boom
Langkah kaki ratusan raksasa muncul dari hutan darah yang masuk dalam daerah kerajaan Wei
"Haha lihatlah kalian akan kalah !!"
Para raksasa muncul dari belakang menyerang secara ganas prajurit kerajaan Mawar hitam'
Banyak dari mereka yang terluka parah karna tak siap siaga menahan serangan mendadak itu
*Brukk
Xiang terjatuh pingsan
"dimana ? kenapa sangat gelap?
Ingatan-ingatan masuk satu persatu seperti deretan film panjang ,banyak kenangan-kenangan nya mulai dari kebersamaan bersama Mei lan
Pertunangan yang mengesankan
teman-teman bahkan kakak tiri yang menyayanginya ,
Diujung potongan film itu terdapat pintu emas yang besar
"Xiang apa kau siap menghadapi semuanya?" ucap bisikan halus yang terdengar lembut
Tesss*
Air mata Xiang jatuh dia sangat menyesal melupakan orang-orang penting yang dia sayangi
"Aku sanggup "
*tersenyum "baiklah selamat menempuh hidup mu sayang~Bisikan tersebut hilang bersamaan dengan pintu yang terbuka lebar , cahaya-cahaya terang masuk ke dalam kegelapan
"huhhh -huhh
brukkk*
Xiang memeluk Yanlei yang menangkap tubuhnya saat pingsan tadi
"ukhhh ukhh maaf maaf telah melupakan semuanya" tangis Xiang pecah
Yanlei hanya beku ditempat dirinya tak bisa melakukan apa-apa dan hanya membalas pelukan Xiang dengan erat rasanya dia bisa terpisah kapan saja dengan wanita yang dia cintai
"cinta apa itu? batin Yanlei
Srukkkk*woshhh
ingatan yang hampir sama masuk ke dalam kepala Yanlei ,air matanya jatuh dan memeluk kembali Xiang dengan erat
Jack dan Xie Xie hanya bisa diam terkejut dengan apa yang terjadi orang-orang terdekat mereka itu sangat tak menyukai sentuhan langsung dari seseorang yang "baru mereka kenal"
"lihat kau sudah tak bodoh lagi dan menjadi pria licik!!" ucap Xiang tersenyum sambil menangis mencubit pipi Yanlei
"aku tetap akan menjadi bodoh dihadapanmu" balas Yanlei
Bughhh "arghhh" erangan nyaring itu terdengar memecahkan momen haru Xiang dan Yanlei
"Lan lan!!!!" batin Xiang marah
Matanya yang sembab habis menangis tiba-tiba menjadi tajam terlihat kebencian besar di matanya
__ADS_1
swoshhh
"Kalau kau mencari Ratu, dia ada di hadapanmu sekarang"Smirk.