EMPRESS THE WORLD

EMPRESS THE WORLD
32. Jalan-jalan


__ADS_3

shutt...shyutt


Xiang dengan cepat melompat dari satu pohon ke pohon lainnya


Grepp...


"wahhh... Zhi-zi lepaskan aku!!!" teriak Xiang dengan posisi nya yang sudah di gendong ala bridal style oleh tunangannya itu..


"hehe..kenapa kau lama sekali aku rindu " rengek Yanlei bertingkah imut sehingga membuat Xiang tak tega juga gemas


'uhh..kenapa kau cute sekali ?!" kata Xiang mencubit pipi Yanlei gemas


"kenapa kau bisa sampai disini ,bukankah ini hutan kematian bisa gawat kalau kau dalam bahaya!!" kata Xiang cemas


"tak apa-apa aku sudah terbiasa ...mnn istriku' maukah kamu menghabiskan malam ini dengan ku??" kata Yanlei memasang puppy eyes nya


"a..apa ma..malam ..dan hanya .ber..berdua?"


"apaa yang kau pikirkan Xiang ,tak boleh mencemari otak polos Zhi-zi kecilku!!" batin Xiang seketika wajahnya memerah seperti kepiting


"istriku kenapa wajahmu memerah ,apakah kau sakit dimana yang sakit???" kata Yanlei menurunkan Xiang di dekat pantai saat pertama kali mereka bertemu


"wahh..


"apa kau ingat istriku' aku menyelamatkan mu disini" kata Yanlei menyenderkan kepalanya ke bahu Xiang


deg..deg..degh


"kenapa jantungku berdetak kencang,apa aku sakit??" batin Yanlei


"hmnn apa kau tau Zhi-zi bagaimana jika aku bukan orang yang sama " kata Xiang gugup


"kenapa kau bertanya seperti itu ??


"ba..bagaimana jika jiwa ku ini berbeda dan bagaimana jika suatu saat nanti aku pergi meninggalkan mu dan ..."


"shutt...,bagaimanapun juga jangan menaruh semua hatimu padaku ,maka dari itu jika kamu meninggalkanku hatimu ini tak akan sakit,biarkan aku saja yang merasakan sakitnya.." kata Yanlei memeluk Xiang..


deg.."huhu..hik..hiks ,ba..bagaimana aku tak menaruh hatiku padamu jika Zhi-zi terus bersikap seperti ini"


"Ja..jangan menangis istriku'" kata Yanlei langsung mengusap air mata Xiang


"aku tak menangis!!"


"uhh, bodoh sekali bagaimana wajahku tadi pasti jelek, iya pasti sangat jelek!!" batin Xiang malu

__ADS_1


"ayo kita pergi kepasar aku lapar!!" kata Xiang menarik lengan Yanlei


Beberapa menit berlalu ,akhirnya mereka sampai di kedai kecil di pinggir hutan kematian ,sangat aneh?


"wahh pasangan yang sangat serasi ,duduklah nak" kata seorang nenek tua mempersilahkan Xiang dan Yanlei duduk


"Nek apa nenek tinggal sendiri disini??" kata Xiang membantu nenek itu mengupas buah persik sebagai makanan pembuka..


"haihh..tak perlu membantu nenek, nenek memang sudah tinggal lama sendiri disini ,nak kamu duduk saja bersama dengan suamimu itu" kata sang nenek dengan senyumnya


"tak apa nek, lagipula aku tak se capai itu ,nenek dudukla dulu" kata Xiang mengambil pisau itu lalu membantu sang nenek..


"baiklah nak, istrimu itu sangat baik jagalah dia dengan baik juga jangan sampai kau melukai hatinya ,ingat lah itu ,mungkin dia akan memaafkanmu tapi hati tak bisa dibagi juga di mainkan sesuka hati nak " kata sang nenek duduk di samping Yanlei


"iya nek, aku berjanji tak akan mematahkan hati kecilnya itu.." kata Yanlei tersenyum


tadaa...


"ayo nek kita makan bersama-sama" ucap Xiang sambil menaruh buah persik kesukaannya..


"ahh, tak usah lagipula kalian adalah pembeli ,makanlah nenek sudah makan " ucap sang nenek melangkah ke dalam gubuk


"baiklah ,AA...." ucap Xiang membuka mulutnya untuk disuapi Yanlei.


tok..tok


tak ada suara yang menyahut karena khawatir terjadi apa-apa dengan sang nenek Xiang pun mendobrak pintu


tak ada seorang pun di dalamnya ,dan tiba-tiba kursi serta meja yang mereka duduki tadi menghilang saat menoleh lagi gubuk itu juga menghilang..


("Stop..stop!! kenapa jadi horror gini !?, lanjut...")


Mereka melanjutkan perjalanan menuju pasar


setelah sampai ,Yanlei dan Xiang memutuskan untuk berkeliling


suasana pasar yang masih ramai dikunjungi oleh rakyat ,mungkin bangsa iblis belum menunjukan tanda-tanda perang ?


Xiang seperti biasa membeli tanghulu strawberry juga persik ,


syut...


Xiang mengarahkan strawberry itu ke hadapan Yanlei dengan mulutnya..


tuk...

__ADS_1


"ahh...kenapa kamu mengambilnya dengan tangan!" kata Xiang kesal


"hehe ,cup.. untuk sekarang disini dulu " kata Yanlei mengecup pipi Xiang


Blush....wajah Xiang memerah menahan malunya


setelah berkeliling sebentar mengisi perut Xiang menyeret kembali Yanlei ke suatu tempat


tepat saat matahari terbenam mereka duduk diatas rerumputan menikmati sunset


"wahh indah sekali ,mnn... Zhi-zi?" tanya Xiang


"apa kau mencintaiku?" tanya Xiang menggenggam tangan yanlei


deg..deg


"tentu saja aku mencintai istriku , ...


*aku akan mencintaimu bahkan kalau bisa aku akan membunuhmu dan membaringkanmu di sampingku agar bisa terus bersamamu" kata Yanlei menggenggam tangan Xiang balik


"wa..ahhhh , ahh* malu sekali pasti wajahku sangat merah" batin Xiang menggeleng-gelengkan kepalanya


"apa kau yakin mau membunuhku , lebih baik aku kabur saja daripada di bunuh" ucap Xiang


"heh..tentu saja aku bercanda "


(sepertinya aku iri melihat ke uwuan ini 🙂)



-


-


-


-


-


-


-


Moon maap karna author yang lama ngga update dikarenakan kondisi author yang gaenak badan, don't forget to like Coment juga vote karya author 💕💕

__ADS_1


__ADS_2