EMPRESS THE WORLD

EMPRESS THE WORLD
Eps 29.Babak akhir


__ADS_3

Kembali lagi ke pertandingan..


babak kedua sudah dimulai, yaitu pertarungan antara Shu mi juga Xiang..


tong...tongg


mereka berdua pun sudah berada di arena memasang kuda-kuda andalan masing-masing..


"heh..menyerah saja kau ja*****" kata Shu mi menyombonngkan diri..


"hmnn, menang atau kalah apa bedanya untukmu" kata Xiang mulai menyerang


swushhh...bughh..


"a..akhhh ,bagaimana mungkin kau bisa secepat itu!!" teriak Shu mi kesakitan menahan sakit dari pukulan Xiang..


Xiang memakai jurus siluman, tentu saja selama di kerajaan ang ,dia memberi tahu Moon tentang kalung dimensi,peliharaan kontrak yang lebih dari satu..


Flash back..


awalnya moon sangat terkejut karena mendapati nonanya' yang sudah seperti orang paling beruntung di dunia, air suci surga, bunga mawar es malam, hewan-hewan kontrak tingkat illahi


Moon sempat terguncang karena tekanan berat dari hawa red,blue serta Whitney yang tak suka nonanya' membawa saingan baru lagi,


"huhuu...nona kenapa kau tak bilang bahwa kau sudah punya hewan kontrak yang kuat" kata Moon menempel di kaki Xiang gemetaran..


"siapa suruh kau memaksaku, sudah jangan bully Moon lagi" kata Xiang menempeleng kepala blue..


"hiks nona kenapa kepalaku saja yang ditempeleng??" kata blue tak terima..


"karena mereka semua manis sedangkan kau pembantuku" kata Xiang tak peduli menuju ke perpustakaan di kamarnya, lalu membaca serta mempelajari gulungan jurus siluman itu..


Flash back of


Bugh...Bugh.. hantaman demi hantaman Xiang luncurkan tanpa memberi Shu mi jeda untuk bernapas , orang-orang hanya bisa mendengar suara Shu mi yang berteriak terus menerus juga badannya yang sudah penuh luka-luka ,


Xiang sengaja meneteskan sedikit air surga kepada luka Shu mi agar tak .mengeluarkan darah ,


"a..apa yang terjadi??" kata penonton A


"iya kenapa putri Xiang tak terlihat??!" kata penonton B terus memperhatikan goresan-goresan serta lebam tak berdarah dari badan Shu mi..


"ketua, bukankah itu..." kata seseorang pria


"iya hmnn temukan gadis itu nanti dan bawa dia ketendaku.." kata seorang laki-laki paruh baya,sambil terus memperhatikan arena..


"bughh... hantaman keras yang terakhir itu menjatuhkan Badanya ,


Shu mi yang kini babak belur tak berbekas di mulutnya sudah mengalir banyak darah,tangan dan kakinya dalam kondisi bengkok tak beraturan sungguh seram!!"


Xiang hanya berdiri diam memandang Shu mi dengan tatapan datar lalu melirik sang Kasim yang kini sudah gemetar ketakutan..

__ADS_1


"pe..pemenangnya tuan putri Xiang!!!" kata sang Kasim langsung mengompol di celana ,Xiang tak peduli langsung berbalik badan dan menuju tenda milik Zu ang..


'wahhh, cepat panggilkan tabib!!!" teriak orang-orang


"apa yang terjadi pada kau nak?!!" teriak ayah dari Shu mi


"wahh kau hebat sekali adik~" goda Zu ang menyenggol-nyenggol lengan Xiang yang baru masuk..


"hahh, buang-buang energi ku saja kak, tolong jangan biarkan siapapun mencariku" kata Xiang langsung ambruk ke kursi bambu lalu bersandar tertidur lelap..


belum ada 5 menit tertidur ,pelayan masuk lalu memberitahu Zu ang


"nona ada yang mencari nona kedua Xiang" kata sang pelayan berbisik takut membangunkan Xiang,


tak mempan akan bisikan itu,Xiang langsung bangun, maklum saja pendengarannya saja bisa mendengar sejauh 100 km jauhnya


"hmnn, menganggu" kata Xiang dengan marahnya bangun langsung keluar dari tenda itu..


"upss, sepertinya suaramu kurang pelan.." kata Zu ang kepada pelayan itu


"ma..maaf nona" kata pelayan itu undur diri..


"apa?.." kata Xiang malas


"nona ,tuanku ingin bertemu kepada nona di ..."


"apa tak bisa nanti saja??" kata Xiang memotong ucapan laki-laki itu


"cepat tunjukan jalannya" kata Xiang memotong kembali ucapan lelaki itu ,sedangkan lelaki itu hanya bisa bersabar lalu menunjukkan jalan ke tenda orang tua itu,


"hoo ada apa, pak tua" kata Xiang tanpa aba-aba langsung masuk..


"ohokkkk...aku tak salah dengar kan gadis kecil ini bilang master pak tua??" bisik pelayan satunya


"i..iya lebih baik kita keluar" kata pelayan lainnya segera menarik pelayan itu


"duduklah gadis kecil, semuanya tolong tinggalkan kami berdua, kata pria paruh baya itu..


"kenapa kau tak duduk??" katanya lagi melihat Xiang yang masih berdiri tegap di tempat semula..


"kau bukan pedofil kan menyuruh semua orang meninggalkan tempat ini menyisakan kita berdua" kata Xiang menatap penuh curiga..


"brushh,ohokk-uhuk tentu saja bukan nak" kata lelaki itu


"hmn, baiklah cepat katakan" kata Xiang langsung duduk dia merasakan aura yang cukup kuat walau sekarang dirinya sudah kuat tetapi Xiang masih belum percaya diri


"diatas langit masih ada langit lagi" kata-kata itu yang membuat Xiang tak meremehkan kekuatan musuh..


"nak apa kau ingat cincin ini??" kata orang itu mengeluarkan cincin perak kecil ditengahnya ada Rubi berwarna merah muda ,mekar seperti Phoenix


__ADS_1


"degh..."akhhhh!!!' Xiang berteriak menahan sakit yang menyerang kepalanya tiba-tiba, entah ingatan ala lagi yang baru masuk di kepala Xiang..


Brukk....


"anakku Xiang semoga kamu bisa mendapat orang tua yang lebih baik lagi daripada kami...


Settt...


"Niuu..niuu..."nak apa yang terjadi nak?! ceritakan semuanya pada kami!?!"


"Hikss, gara-gara kau anak pembawa sial!!! "


"Ayahh!!!!!..ibu..'


settt...


"haha lihatlah ini, Uriel membawa bunga yang segar untuk ibu!"


"apa ayah tak dapat??


"Dorrr.. TIDAK!!!!!!.....


"huhhh...huhh ayahh...ibu dimana kalian?"


"ke..kenapa gelap sekali?!


*Uriel....


Urielll....


namamu Xiang..


sett*..


"huhh...huhh ,ukhhhh" a..apa yang terjadi kenapa kepalaku sakit sekali?" kata Xiang yang baru tersadar ,saat sadar dirinya sudah berada di dalam kalung dimensi tepatnya di kamarnya sendiri..


-


-


-


-


-


-


Bersambung


like Coment juga vote karya author 💕💕

__ADS_1


__ADS_2