
"red a..apa yang terjadi?" kata Xiang bangkit dari tidurnya..
'nonaku sebaiknya nona diam disini untuk sementara waktu dulu" kata red yang terlihat cemas..
"memangnya kenapa,dan apa orang-orang nggak terkejut melihat aku yang tiba-tiba hilang??" kata Xiang..
"pftt, tentu saja aku tak segabah itu nonaku, tenang saja ,aku sudah membuat kloningan dirimu jadi di luar orang-orang hanya melihatmu sedang pingsan.." kata red
"ekhem.. aku yang membuat kloningan itu!" kata whiteny datang bersamaan dengan blue juga Moon membawa semangkuk bubur, dan beberapa buah persik..
"haha, terimakasih semua ,sebenarnya apa yang terjadi kenapa aku bisa tak sadarkan diri?" kata Xiang sambil memakan buah persik
"sebenarnya' saat nona pingsan ,terjadi ledakan di arena orang-orang berlarian kesana-kemari, saat itu tenda nona mau runtuh ,lalu aku menyuruh blue untuk membawa nona kemari" kata red menyuapi bubur ke Xiang..
"mnmn'...memangnya kenapa dengan ledakan itu?" tanya Xiang sembari melahap buburnya..
"nonaku, aku kurang tahu ,tetapi kata blue dia melihat buku bangsa iblis yang tergeletak di dekat tenda nona"kata red mulai menggertakan alisnya..
"memangnya kenapa dengan bangsa iblis??"
"nona,biar aku yang jelaskan ..jadi pada masa dulu saat kerajaan ini belum terbentuk terdapat peperangan yang melibatkan bangsa Dewa ,bangsa Iblis juga bangsa raksasa demi memperebutkan daerah kekuasaan juga air suci surga"
"peperangan itu menimbulkan banyak korban manusia yang lemah dan tidak bersalah,Kaisar dewa yang melihat itu semua marah, lalu menghilangkan sumber air suci surga sehingga membuat daerah itu tandus ,daerah itu kini menjadi hutan kematian"
"para raksasa melihat kesempatan itu lalu pura-pura mengalah juga diam-diam bersekutu dengan bangsa dewa untuk mengincar daerah bangsa iblis yang berhasil mengambil alih hutan kematian..
"terjadilah peperangan kedua ,bangsa iblis untuk sementara itu menghilang , orang-orang berpikir bahwa bangsa itu sudah habis oleh peperangan dahulu'
"namun munculah kabar bahwa ada dua pasangan iblis serta Dewi ,yang sudah mengembara sejak dahulu mempunyai bayi ,kabar itu meluas dengan cepat bayi itu sangat diinginkan karena mempunyai kemampuan setengah iblis setengah dewa "
"pada akhirnya orang tua bayi itu dibunuh ,sedangkan bayi itu sendiri menghilang." begitulah kata blue bercerita panjang lebar
"hmnn, jadi karena dendam masa lalu ya? jadi bagaimana ya kabar bayi itu" gumam Xiang
sett...
'ukhhh..' kepala Xiang kembali pusing samar-samar dia melihat seseorang perempuan menangisi bayinya lalu bayinya menghilang begitu saja"
"nonaku, sebaiknya nona tak usah berpikir terlalu banyak dulu" kata red menasehati Xiang lalu menyuruh semua orang untuk meninggalkan Xiang beristirahat..
"apa orang-orang diluar sana tak khawatir' ya?" batin Xiang mengingat muka cemas Yanlei
"hmnn,aku pulang aja kali ya, kasihan juga sih" gumam Xiang kembali..
"sebaiknya nonaku berdiam diri disini sampai suasana diluar mulai aman.." telepati red'
"ups, iyaa" balas Xiang malas lalu ia pergi ke perpustakaan pribadi nya lalu menyerap gulungan-gulungan yang ia dapat dari Moon
gulungan-gulungan itu tak terlalu penting isinya hanya jurus mempercantik diri, menyembuhkan luka luar dan lain-lain..
Malam hari sudah menjelang karena suasana di luar sudah mulai membaik besok pagi Xiang memutuskan untuk keluar ,tentu saja ia harus waspada karena bisa saja terjadi peperangan bangsa iblis
'tapi kata blue dia tak bisa merasakan hawa jahat yang mendekati Xiang"
"tetapi Xiang masih bingung siapa orang tua itu ,dan apa hubungannya dia dengan cincin itu juga semua masalalu-nya juga anak bernama Xiang sebenarnya apa hubungan dirinya dengan xiang itu.."
"membingungkan !!" batin Xiang mencoba untuk tidur..
Keesokan paginya, setelah mandi juga sarapan bersama Xiang memutuskan untuk keluar dari kalung dimensi membawa Moon..
__ADS_1
saat dia keluar ,Xiang melihat kloningan dirinya yang langsung bangun sambil bersujud lalu menghilang, setelah itu Xiang membaringkan tubuhnya berpura-pura pingsan..
Kriettt ..
"hiks.. xi'er kenapa kau bangun lama sekali huhu" ucap Mei lan menggenggam tangan Xiang..
"aku pingsan bukan mati.." ucap Xiang membuka matanya dia berusaha menahan tawanya melihat wajah Mei lan yang kurang tidur juga mata yang sembab..
"pfttt, apa-apaan wajah jelek itu, ingatlah jika aku mati maka kau harus hidup untuk dirimu sendiri!" kata Xiang
"xi'er,..huwaaa...hiks..kenapa kau bangun sekarang kenapa tak dari dulu saja hiks " ucap Mei lan menyeka air matanya
"sudah sudah..lihatlah kau bahkan tak sadar bahwa aku punya peliharaan baru disini" kata Xiang sambil menunjukan Moon yang tertidur disampingnya..
"wahh, apakah dia bisa dijodohkan oleh jufeng??" kata Mei lan antusias melihat jufeng yang kesepian
"aku bahkan tak tau dia perempuan atau laki-laki" kata Xiang mengangkat Moon ..
"hmn, ternyata perempuan " kata Xiang yang membuat Moon semakin malu..
"kita lihat saja nanti apakah mereka berdua bisa jatuh cinta? hahahaha" tawa Xiang meletakan Moon kembali..
"nona!!, aku ini perempuan kenapa nona tak tahu malu sekali, lagipula aku ini bukan rubah biasa mana bisa dijodohkan sembarangan!!" telepati Moon marah
"heii,jufeng juga sejenis kucing kan?? lagipula kalian banyak kemiripan.. hahaha"tawa Xiang kembali
Tokk..tok.."tuan putri apakah anda sudah bangun?" kata pelayan itu masuk..
"haihh, siapa lagi dia langsung masuk bahkan belum kuijiin-kan " batin Xiang menatap tajam pelayan itu..
"hoo, apalah aku terlihat mau mati?" kata Xiang
"kembalilah ke kediaman selir itu" kata Xiang tak peduli..
"b..baik nona" kata pelayan itu undur diri
"kita berada di mana? dan ceritakan apa yang terjadi" kata Xiang
"ahh,xi'er kita berada di kediaman perdana menteri ,dan di saat xi'er keluar dari tenda nona Zu ang, tiba-tiba langit berubah menjadi hitam dan gelap lalu semua orang berteriak "iblis" aku melihat xi'er sedang di gendong oleh pangeran Yanlei lalu pangeran menyuruhku untuk membawa nona pulang " kata Mei lan dengan raut muka serius
"sepertinya benar kata red ,para iblis mulai menyerang tetapi kenapa mereka tak menyerang ku dan Zhi-zi padahal kami berdua dalam kondisi lemah saat itu" batin Xiang bingung
"lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Xiang kembali..
"Kaisar Wang menyuruh semua orang untuk berdiam diri di rumah masing-masing untuk sementara" kata Mei lan
"aduhh, apa mereka sanggup untuk melawan pasukan iblis ,perang mungkin bisa terjadi kapan saja sedangkan mereka butuh persiapan bertahun-tahun" kata Mei lan memikirkan strategi..
Kriett...
"anakku apakah masih ada yang sakit?" kata perdana menteri masuk
"Keluar.." jawab Xiang tak peduli..
"ahh, baiklah anakku jaga kesehatanmu" jawab perdana menteri lesu..
"apa aku terlalu jahat ya? bagaimanapun dia ayah masih suami sah ibu Xiang hmn..."
"ayah juga.." jawab Xiang merasa iba dengan perdana menteri Kim,
__ADS_1
Di dalam lubuk hati perdana menteri dia merasa lega sekaligus senang karena Xiang mau memanggilnya ayah lagi..
"kalian semua, bagaimana ini aku tak mau mati begitu saja" telepati Xiang kepada hewan-hewan kontraknya..
"nona dengan kemampuan nona yang sekarang nona tak akan mati dengan mudah" telepati blue..
"iya aku tahu, tapi mungkin saja nanti aku mati konyol menyelamatkan nyawa orang lain" kata Xiang kembali ,hatinya yang sekarang sangat lemah dan gampang merasa iba..
"hmnn ,maafkan kami nona tapi kami tak tau cara yang pasti bisa menyelamatkan nyawa banyak orang" jawab red kembali
"haihh sudahlah...mnn...ahaa!"
"bagaimana kalau aku buat saja organisasi pembunuh bayaran? huhh pasti seru !!" batin Xiang cengengesan..
"ekhem.. lan-lan tolong kumpulkan dan beli 500 orang budak ,usahakan berumur 16 dan batas usianya 21 tahun ,ini belilah yang banyak ya sekalian belikan aku kue bulan" kata Xiang menyerahkan dua kantong penuh emas yang berjumlah masing-masing 200 keping emas..
"wahh, baiklah apa xi'er tak mau ikut??" kata Mei lan..
'hmn apa aku ikut saja ya, lagian berbahaya kalau membiarkan lan-lan sendiri ke pasar .." pikir Xiang membayangkan kondisi pasar yang sepi...
"pftt, tenang saja xi'er pasar rakyat masih ramai aku tak apa kalau sendirian lagipula sudah ada jufeng yang akan kubawa" kata mei lan ..
"hmn, baiklah jaga diri baik-baik ya lan-lan!!" kata Xiang melambaikan tangannya kepada Mei lan yang sudah pergi menjauh..
~Hari mulai sore ,Mei lan tak kunjung datang juga...
"apa aku susul saja ya Moon??" kata Xiang sambil mengelus-elus Moon..
"xi'er aku pulang!!!" teriak Mei lan dari balik pintu..
Kriettt....
"wahhh kerja bagus lan-lan sekarang tolong bawa mereka ke hutan kematian ini petanya aku sudah membuat sesuatu disitu hehe' kata Xiang menyerahkan peta untuk menuju tempat yang dimaksud Xiang
Mei lan hanya mengangguk bingung lalu menuntun mereka semua ke hutan kematian ,sementara Xiang dia sampai diluan di tempat itu sudah berganti baju dengan baju khas militer
"wahh tempat yang sangat bagus !!" kata orang-orang rough tak memperhatikan kedatangan Xiang disusul oleh Mei lan dari depan
"ctak..lihatlah apa masih indah?? " kata Xiang menjentikkan jarinya ,sebuah lapangan dipenuhi hamparan bunga warna-warni kini menjadi hamparan Padang pasir kusam dipenuhi rintangan-rintangan tajam"
"kalian berbaris lah di depanku sekarang juga" perintah Xiang memasang ekspresi di gin dibalik cadar hitam nya
Semua orang bingung juga sebagian memandang rendah Xiang karena badannya yang seperti anak kecil, namun mereka tetap berbaris...
"Kalian...
-
-
-
-
-
-
-Bersambung jangan lupa like Coment juga vote karya author 💕💕
__ADS_1