EMPRESS THE WORLD

EMPRESS THE WORLD
Eps 22. Pesta dan Pertandingan


__ADS_3

"Zhi-zi??"


"hmn ada apa istriku?" tanya Yanlei menatap Xiang..


"lepaskan tanganku!' jawab Xiang dengan ekspresi datar sambil menjitak pelan kepala Zhi-zi


"huhu..iya..kau jahat sekali istriku'!!' ucap Yanlei sambil menggerucutkan bibir nya..


"hmnn aku, bosan sedangkan pestanya belum berakhir juga' kata Xiang sambil mengelus-elus kepala Yanlei..


Pesta pertunangan itu berlangsung selama lima hari lima malam, tetapi karena adanya konflik jadi diperpendek menjadi tiga hari dua malam


"aku pergi saja ya?"


'huhh jangan pergi nanti mereka ,jahat padaku lagi!, ' rengek Yanlei sambil menahan tangan Xiang


"e..iya le...lepaskan!! banyak orang yang melihat tau!!' ' kata Xiang malu-malu,karena diperhatikan oleh banyak orang


'kenapa harus malu?!" kau kan akan menjadi istriku' rengek Yanlei yang malah mengeratkan pelukan tangan Xiang..


"huhh terserahmu saja' kata Xiang lantas duduk kembali menyaksikan acara ..


"hai tuan muda, apakah aku boleh menari denganmu?' kata salah-satu penari menghampiri Yanlei dengan baju minimnya..


"apakah kau tak melihat istriku?' kata Yanlei acuh dan menyenderkan kepalanya ke bahu Xiang..


"tentu saja ,pasti nona ini juga tak keberatan , iya kan nona?, berapa yang kau inginkan nona?" tanya penari itu sambil mengeluarkan sekantong emas..


"hoo, terimakasih tapi ,apa kau gila, mana ada orang berjualan di tengah pesta kerajaan Wang??" tanya Xiang sambil mengambil kantung emas itu..


"kak Xiang.. kenapa kamu pelit sekali tak memperbolehkan calon suamimu itu...?" kata Zien menghampiri mereka..


'ya aku pelit, tak seperti dirimu yang mengijinkan putra mahkota dengan banyak selir' puftt"


kata Xiang menahan tawa..


"apa kau bilang!!??' Grebb...

__ADS_1


tangan Zien ditangkap oleh Yanlei saat hendak menampar pipi mulus Xiang,


"wahh sungguh tak sopan bagi seorang calon selir' menampar menantu sah permaisuri'...


kata permaisuri menghampiri lalu duduk disamping xiang


"maaf, ibunda permaisuri" kata Zien langsung pucat..


"siapa yang kau panggil bunda?, menantuku hanya ada satu! camkan itu!!' marah permaisuri lalu mengusir Zien juga penari itu kembali ke tempatnya..


'nak kau tak apa-apa kan??' kata permaisuri' sembari menggenggam tangan Xiang


"tak apa ibunda ' jawab Xiang tersenyum tipis..


"huh kenapa kalian tak menikah saja, abaikan saja aku terus!" jawab Yanlei marah..


hal itu malah membuat Xiang serta permaisuri tertawa kecil karena melihat tingkah Yanlei..


Penari itu terlihat sangat kesal lalu menghampiri mereka lagi ,memecah suasana bahagia itu..


'siapa yang kau panggil ibu?!" kata permaisuri tak suka..


"bunda sudahlah biarkan saja dia" sambung Yanlei


"huhh lihat saja nanti dasar kau ja**** beraninya mengabaikan ku!" batin penari itu lalu pergi begitu saja..


pesta itu berjalan normal, besok adalah acara khusus yang diadakan oleh raja Wang dalam rangka menyambut Panglima xi karena berhasil menaklukan kerajaan kecil dan menambah daerah kekuasaan,


acara itu adalah Pertandingan beladiri ,putra dan putri bangsawan ,hadiahnya adalah menjadi selir dari keempat pangeran kerajaan Wang..


banyak sekali yang sudah mendaftar dan mengikuti pertandingan itu


"haha kakak apakah kau tak ikut mendaftar?" kata Zien menghampiri Xiang bertanya dengan suara cukup lantang..


"pfftt lihat itu mana mungkin dia bisa mengikuti pertandingan itu ...'ucap salah satu bangsawan wanita..


"iya walaupun rumornya dia sudah menjadi kuat, tapi sampah tetaplah sampah' hahaha" jawab teman bangsawan itu

__ADS_1


"hmnn apakah kakak takut??~ eohh maaf kakak adik tak sopan menanyakan itu haha" jawab Zien dengan senyum mengejek .


"huhh kenapa banyak sekali anjing menggonggong disini" kata Xiang sambil menyenderkan kepalanya di bahu Yanlei..


"haha istriku kenapa aku tak melihat anjingnya??" tanya yanlei ..


"karena mereka licin seperti belut ,jadinya lekas pergi~" jawab Xiang dengan nada mengejek membuat kepala seseorang sedang terbakar sekarang..


"haha kakak ,kenapa kau tak menjawab pertanyaan ku tadi??sambung Zien dengan alis yang sudah berkedut


"haha iya putri pertama apakah kau takut mendaftar dalam pertandingan..


"kretekk ... alas tangan di kursi itu retak sehingga menghasilkan suara yang cukup keras..


"ahh Zhi-zi apakah kau tak apa??" tanya Xiang cemas karena melihat alas tangan di kursi Yanlei retak..


"hihi tak apa istriku' kursi ini begitu rapuh, maaf karena sudah membuatmu khawatir" jawab Yanlei sambil tersenyum..


"tentu saja aku akan ikut adik tenang saja ,aku tak akan keras-keras~' jawab Xiang yang membuat semua orang tertawa mencemooh Xiang...


"hah baiklah kak ,akan adik ingat!'. kata Zien langsung pergi begitu saja...


-


-


-


-


-


***Bersambung ,


like' Coment juga vote karya author 💕💕


maaf bila up author lama, sehingga membuat kalian menunggu 🙏😥***

__ADS_1


__ADS_2