EMPRESS THE WORLD

EMPRESS THE WORLD
Eps 27.Persahabatan 2


__ADS_3

Pagi hari sudah menjemput, Zu ang menginap selama satu hari di istana dingin bersama Xiang,


"hoahmn, ahh ..sudah pagi ya ternyata.."kata Zu ang bangun terlebih dahulu,sementara si pemilik rumah masih berada di alam mimpinya..


"xi'er,bangunlah!!" kata Zu ang sambil mengguncang-guncang tubuh Xiang..


"eghh,uhh lima menit lagi bik" gumam Xiang..


"heii ,bangun ini sudah pagi bukankah kamu mau mengantarkan nona Zu ang kembali ya?!" teriak Mei lan yang baru memasuki kamar Xiang sambil membawa dua buah set makan untuk sarapan mereka...


"ahhh.iya-iya dasar lan-lan cerewet!!"


Zu ang segera bangun dan mengganti bajunya dengan hanfu laki-laki milik Xiang berwarna hijau muda yang jarang dipakai oleh Xiang setelah itu mereka sarapan bersama..


"lan-lan kau tak ikut makan??" tanya Xiang sembari mengunyah kue bulan kesukaannya..


"haha.. pelan-pelan saja makannya xi'er tak akan ada yang merebutnya darimu, aku sudah makan tadi bersama pelayan yang lainnya", jawab Mei lan..


Zu ang awalnya sedikit terkejut ketika mengetahui bahwa Mei lan sebenarnya pelayan, Zu ang mengira Mei lan adalah salah satu teman kepercayaan Xiang karena melihat keakraban mereka yang melebihi saudara sendiri..


Biasanya di kerajaan-kerajaan lainnya status pelayan sangat rendah mereka bahkan tidak boleh menyentuh tuannya tanpa seijin majikan mereka..


Mei lan juga sangat bersyukur mendapatkan nona yang baik seperti Xiang..


Sehabis mereka makan ,Xiang mengganti bajunya dengan hanfu laki-laki hitam juga mengenakan cadar ,Zu ang juga mengenakan cadar berwarna putih polos..


setelah pamit dengan Mei lan, mereka berdua pergi menuju istana Ang melewati hutan kematian sekalian mencari bunga mawar es malam, menggunakan qingqong milik mereka..


Zu ang tak begitu terkejut karena dia mendengar rumor bahwa putri Xiang sudah sembuh dari penyakit yang selama ini dialaminya, rumor itu tak mengatakan bahwa sebenarnya Xiang bukan sakit tetapi di racun


tentu saja rumor itu di buat oleh selir agung xiao..


Tak terasa hari mulai sore ,mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak sembari mengisi kembali mana mereka..


karena bosan Xiang memutuskan untuk berkultivasi mengumpulkan mana di sekitar mereka, sementara menunggu Zu ang untuk mandi di sungai..


hari sudah malam ,Zu ang sudah selesai mandi juga mengumpulkan buah-buahan untuk mereka makan nanti juga beberapa ikan yang ia dapat dari sungai


sembari menunggu Xiang berkultivasi Zu ang mulai membakar ikan itu menggunakan elemennya yang ber -elemen api ..


Xiang kini sudah selesai berkultivasi setelah itu dia ikut membantu Zu ang lalu mereka makan bersama, setelah makan mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan karena waktu yang tak banyak..


Kini mereka sudah berada di lapisan terakhir di depan gua yang tersembunyi di balik pepohonan aneh berwarna gradasi biru,merah muda,juga ungu, sungguh warna yang tak biasa , sepanjang perjalanan tak ada hewan-hewan yang mendekat mungkin karena aura Xiang juga teman-teman nya di kalung dimensi..


*hutan magis es



Xiang serta Zu ang masuk kedalam gua itu..begitu sunyi gelap dan dingin, aneh begitulah pikir Xiang..


"kak zang (itu adalah nama panggilan yang dibuat Xiang karena dia terlalu malas untuk memanggil Zu ang ,jadinya dia singkat menjadi kak zang)


"kak zang bukan kah setiap tanaman-tanaman magis ada hewan penjaganya kenapa begitu sunyi disini?" tanya Xiang..


"hmnn aku tak tahu, kita harus hati-hati" kata Zu ang sembari memimpin masuk kedalam gua itu.


"srattt 'siapa?!" teriak Zu ang merasakan ada yang melintas di depannya..


"syuttt..jangan berteriak " bisik Xiang..


Grebb..akhh, suara teriakan kecil itu terdengar setelah Xiang menangkap sesuatu ..

__ADS_1


"ohh jurus tembus pandang ya,wahh keren aku harus meminta red untuk mengajariku" batin Xiang menarik sesuatu yang berbulu lembut tetapi berhawa dingin,


sringgg.. "aduhh..kau kasar sekali jangan menarik ekorku!!" teriak hewan itu berupa rubah hitam tetapi tubuhnya lebih mirip serigala..


"hehh..siapa suruh kau mempermainkan ku?" kata Xiang melepaskan ekor milik rubah itu..


"shshsh...ekorku yang malang huhu.."tangis rubah itu menjilat ekornya sendiri..


"hah..tak usah berdrama ,kami sibuk cepat tunjukan dimana bunga mawar es malam"kata Xiang sembari memeluk tangan Zu ang


"wahh bukannya kau Rubah bulan hitam ,legendaris itu kan?!" kata Zu ang dengan mata yang berbinar-binar menatap sang rubah..


"huhh..ternyata masih ada yang mengenaliku, tentu saja aku sang rubah yang hebat itu" kata rubah itu sombong..


"huh..cepat!" kata Xiang sambil menarik tang Zu ang dan mempersilahkan sang rubah untuk menuntun mereka menuju bunga mawar es malam..


"apakah kalian tak kedinginan?" tanya sang rubah sambil berjalan santai..


"aku tak kedinginan karena elemen apiku ,apakah kau kedinginan Xiang?" tanya Zu ang..


"dingin apanya..disini sangat panas dan pengap tauu!?" kata Xiang sembari menyuruh untuk mempercepat langkah mereka..


Mereka sampai di ujung gua yang berisi kristal es yang berkilau, juga sebuah potongan pohon kecil ,seperti sebuah tahta ditengahnya terdapat bunga mawar tembus pandang yang sangat indah dikelilingi mana es yang sangat banyak..



*Rubah hitam es



*bunga mawar es malam


"sudah sampai..kenapa kalian mencari bunga itu?" kata sang rubah tenang..


kata Zu ang


"elemen apa ibumu??" kata rubah itu


"tentu saja elemen api sama sepertiku" jawab Zu ang


'apa??, hoo jadi begitu ..hahhh" kata Xiang tertawa devil seram..


"i..iya sebenarnya jika ibumu memakan ramuan dari bunga ini, i..ibumu bisa mati" kata sang rubah takut melihat senyum Xiang..


"apa?!!! laku bagaimana cara menghilangkan racun ditubuh ibuku?!" teriak Zu ang terkaget juga marah karena telah di bohongi oleh tabib ..


"sebenarnya kau juga tepat datang kesini, ambilah beberapa daun lalu tumbuk lalu airnya minumkan kepada ibumu.."kata rubah itu sembari memetik beberapa daun bunga mawar es malam..


"ini, sekarang kau bisa pulang dengan tenang" kata rubah itu sambil memberikan beberapa daun..


Xiang menyuruh Zu ang untuk pergi terlebih dahulu ke tempat mereka beristirahat semula, "


"no..nona bolehkah aku menjadi hewan kontrak mu??" tanya rubah itu kepada Xiang memohon dengan puppy eyes miliknya..


"ahhh,sebenarnya aku mau menolak karena milikku sudah terlalu banyak tapi...."


"huhu..kumohon nona aku ingin menjadi hewan kontrak mu" rengek rubah itu


"lagi pula ,elemen ku es, juga aku bisa mengajarimu jurus siluman "ku mohon nona??" kata rubah itu bersih keras..


"aghhh'... baiklah-baiklah , srettt..sringg rubah itu sudah menjadi hewan kontrak Xiang..

__ADS_1


"huh, bertambah lagi bebanku, memangnya di kepalaku tertulis "butuh banyak hewan kontrak " gitu?!!" batin Xiang


"hmnn, yasudah pertama ubah saja bentukmu, menjadi lebih imut aku tak ingin mengundang banyak perhatian"kata Xiang ..


'haha..baiklah nona..sringggg.. " rubah itu berubah menjadi kucing hitam, seperti tas 'Mine Coon ' bermata biru, dan di dadanya terdapat kalung bulan yang sangat indah..



"wahh, tapi kenapa kau berubah menjadi kucing??" tanya Xiang sembari mengambil kucing itu kemudian di gendongnya lalu melanjutkan perjalanan mennyusul Zu ang..


"hehe karena nona bilang imut, aku hanya membaca gambaran di pikiran nona" kata sang kucing..


"hmn, padahal aku sedang memikirkan muffin bentuk kucing, 'ahh baiklah bagaimana kalau kuberi nama Moon saja??" kata Xiang..


"terimakasih nona.."jawab Moon senang mendapat nama barunya ..


"iyaa, nanti ketika pulang akan ku tunjukan sesuatu yang menarik "kata Xiang ..


syuttt.. sesampainya Xiang di tempat tadi dia beristirahat sudah terlihat Zu ang yang sudah mendirikan tenda juga perapian ,..


"wahh bagus ,baiklah ayo kita tidur dulu.."kata Xiang masuk kedalam tenda ..


" xi'er kucing siapa itu??" tanya Zu ang sambil menumpukan dedaunan bersih untuk di gunakan sebagai alas untuk mereka tidur..


"ohh tadi aku pungut di jalan"kata Xiang sambil membantu Zu ang..


"hikss sungguh kejam sekali tuanku yang satu ini' batin Moon mengangis dalam hatinya


keesokan paginya mereka melanjutkan perjalanan menuju istana Ang, sesampainya di pintu masuk kerajaan...


"Kalian di larang masuk !!" hadang prajurit satunya ..


"ohh, sejak kapan kalian melarang putri kerajaan ini untuk masuk kedalam?!" kata Zu ang melepas cadarnya ..


"maaf tuan putri " kata prajurit itu menunduk hormat..


"silahkan nona tapi gadis itu dilarang masuk" kata prajurit yang satunya lagi..


"dialah yang akan menyembuhkan ibunda cepat buka gerbangnya!!" kata Zu ang menahan emosinya..


"tapi putri..."


"tak usah ikut campur, buka gerbangnya" kata Zu ang


"baik tuan putri" kata prajurit itu serempak..


-


-


-


-


-


-


Bersambung..


kira-kira apa yang terjadi di kerajaan ang ya??

__ADS_1


nantikan terus up author jangan lupa like Coment,juga vote karya author 💕😘💕


__ADS_2